TO-1 Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis
0 dari 20 pertanyaan telah diselesaikan
Pertanyaan:
PETUNJUK:
Selamat Belajar !
Sudah dikerjakan
Kuis sedang loading...
Anda harus masuk atau mendaftar untuk memulai kuis.
Anda harus menyelesaikan kuis dibawah ini, untuk memulai kuis ini:
0 dari 20 pertanyaan terjawab dengan benar
Waktu Anda:
Waktu yang telah berlalu
Anda mendapatkan 0 poin dari total 0 poin, (0)
| Nilai rata-rata |
|
| Nilai Anda |
|
Yess, kamu berhasil mencapat poin >= 50%. Selamat ya:)
Yaah, kamu belum berhasil mencapai point >=50%. Ayo coba lagi, dan tetap Semangat ya!
| No. | Nama | Masuk ke | Poin | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Tabel sedang loading | ||||
| Data tidak tersedia | ||||
(1) Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (2) Hal tersebut telah menjadi Pembahasan para peneliti selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak kajian yang berhasil menemukan kaitan keduanya. (3) Universitas Pennsylvania melakukan hal yang berbeda, yaitu memusatkan studi tersebut pada tiga media sosial: Facebook, Snapchat, dan Instagram.
sosial, (4) Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok. (5) Kelompok pertama melakukan kebiasaan menggunakan media sedangkan kelompok kedua mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari. (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain. (7) Aktivitas media sosial mereka dipantau selama tiga minggu. (8) Setelah itu, para peserta akan ditanya kembali mengenai beberapa hal, seperti soal kekhawatiran akan rasa kehilangan, kecemasan, depresi dan kesepian. (9) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat dan jelas antara penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (10) Ada dua hal utama yang membuat media sosial dapat menimbulkan rasa depresi dan kesepian. (11) Pertama, media sosial menimbulkan perbandingan sosial ke arah negatif. (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang. (13) Kedua, ketika mengakses media sosial dan menghabiskan setiap menitnya, orang yang candu pada media sosial akan menjauh dari orang-orang di sekitarnya.
Ingat! Ingat!
Salah satu syarat kalimat efektif adalah adanya subjek dan predikat yang jelas.
Kalimat (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang merupakan kalimat yang tidak efektif karena tidak jelas unsur P-nya (kata yang) dan ada pengulangan S yang sama (kata ganti ia). Kita perlu menghilangkan kata yang dan kata ia. Jadi, perbaikannya adalah Seseorang merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat melihat orang lain di media sosial bersenang-senang.
Ingat! Ingat!
Salah satu syarat kalimat efektif adalah adanya subjek dan predikat yang jelas.
Kalimat (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang merupakan kalimat yang tidak efektif karena tidak jelas unsur P-nya (kata yang) dan ada pengulangan S yang sama (kata ganti ia). Kita perlu menghilangkan kata yang dan kata ia. Jadi, perbaikannya adalah Seseorang merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat melihat orang lain di media sosial bersenang-senang.
(1) Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (2) Hal tersebut telah menjadi Pembahasan para peneliti selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak kajian yang berhasil menemukan kaitan keduanya. (3) Universitas Pennsylvania melakukan hal yang berbeda, yaitu memusatkan studi tersebut pada tiga media sosial: Facebook, Snapchat, dan Instagram.
sosial, (4) Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok. (5) Kelompok pertama melakukan kebiasaan menggunakan media sedangkan kelompok kedua mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari. (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain. (7) Aktivitas media sosial mereka dipantau selama tiga minggu. (8) Setelah itu, para peserta akan ditanya kembali mengenai beberapa hal, seperti soal kekhawatiran akan rasa kehilangan, kecemasan, depresi dan kesepian. (9) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat dan jelas antara penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (10) Ada dua hal utama yang membuat media sosial dapat menimbulkan rasa depresi dan kesepian. (11) Pertama, media sosial menimbulkan perbandingan sosial ke arah negatif. (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang. (13) Kedua, ketika mengakses media sosial dan menghabiskan setiap menitnya, orang yang candu pada media sosial akan menjauh dari orang-orang di sekitarnya. Kalimat manakah yang dapat ditambahkan pada paragraf 1?
Paragraf 1 memiliki gagasan utama para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. Kalimat yang ditambahkan dalam paragraf 1 harus menjelaskan gagasan utama tersebut, yakni tentang hal yang dilakukan para peneliti. Kalimat yang tepat adalah Para peneliti itu telah melakukan penelitian tentang hubungan media sosial dengan depresi dan kesepian.
Paragraf 1 memiliki gagasan utama para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. Kalimat yang ditambahkan dalam paragraf 1 harus menjelaskan gagasan utama tersebut, yakni tentang hal yang dilakukan para peneliti. Kalimat yang tepat adalah Para peneliti itu telah melakukan penelitian tentang hubungan media sosial dengan depresi dan kesepian.
(1) Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (2) Hal tersebut telah menjadi Pembahasan para peneliti selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak kajian yang berhasil menemukan kaitan keduanya. (3) Universitas Pennsylvania melakukan hal yang berbeda, yaitu memusatkan studi tersebut pada tiga media sosial: Facebook, Snapchat, dan Instagram.
sosial, (4) Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok. (5) Kelompok pertama melakukan kebiasaan menggunakan media sedangkan kelompok kedua mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari. (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain. (7) Aktivitas media sosial mereka dipantau selama tiga minggu. (8) Setelah itu, para peserta akan ditanya kembali mengenai beberapa hal, seperti soal kekhawatiran akan rasa kehilangan, kecemasan, depresi dan kesepian. (9) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat dan jelas antara penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (10) Ada dua hal utama yang membuat media sosial dapat menimbulkan rasa depresi dan kesepian. (11) Pertama, media sosial menimbulkan perbandingan sosial ke arah negatif. (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang. (13) Kedua, ketika mengakses media sosial dan menghabiskan setiap menitnya, orang yang candu pada media sosial akan menjauh dari orang-orang di sekitarnya. Kalimat yang tidak diperlukan dalam tulisan di atas adalah…
Kalimat yang tidak diperlukan dalam paragraf artinya sama dengan kalimat yang tidak padu atau tidak menjelaskan gagasan utama. Paragraf 1 memiliki gagasan utama para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian, sedangkan paragraf 2 memiliki gagasan utama sasaran penelitian dibagi menjadi dua kelompok partisipan dalam menggunakan sosial media.
Kalimat (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain tidak menjelaskan gagasan utama paragraf 2 karena hal yang dibahas tidak berkaitan dengan tahapan ataupun hasil penelitian.
Kalimat yang tidak diperlukan dalam paragraf artinya sama dengan kalimat yang tidak padu atau tidak menjelaskan gagasan utama. Paragraf 1 memiliki gagasan utama para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian, sedangkan paragraf 2 memiliki gagasan utama sasaran penelitian dibagi menjadi dua kelompok partisipan dalam menggunakan sosial media.
Kalimat (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain tidak menjelaskan gagasan utama paragraf 2 karena hal yang dibahas tidak berkaitan dengan tahapan ataupun hasil penelitian.
(1) Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas Pennsylvania mengaitkan penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (2) Hal tersebut telah menjadi Pembahasan para peneliti selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak kajian yang berhasil menemukan kaitan keduanya. (3) Universitas Pennsylvania melakukan hal yang berbeda, yaitu memusatkan studi tersebut pada tiga media sosial: Facebook, Snapchat, dan Instagram.
sosial, (4) Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok. (5) Kelompok pertama melakukan kebiasaan menggunakan media sedangkan kelompok kedua mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari. (6) Media sosial berkaitan dengan media daring yang penggunanya dapat menciptakan konten meliputi blog, jejaring sosial, dan lain-lain. (7) Aktivitas media sosial mereka dipantau selama tiga minggu. (8) Setelah itu, para peserta akan ditanya kembali mengenai beberapa hal, seperti soal kekhawatiran akan rasa kehilangan, kecemasan, depresi dan kesepian. (9) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat dan jelas antara penggunaan media sosial dengan peningkatan depresi dan kesepian. (10) Ada dua hal utama yang membuat media sosial dapat menimbulkan rasa depresi dan kesepian. (11) Pertama, media sosial menimbulkan perbandingan sosial ke arah negatif. (12) Seseorang yang akan merasa ditinggalkan atau dikucilkan saat ia melihat orang lain di media sosial bersenang-senang. (13) Kedua, ketika mengakses media sosial dan menghabiskan setiap menitnya, orang yang candu pada media sosial akan menjauh dari orang-orang di sekitarnya. Manakah hasil penggabungan yang paling tepat dari kalimat (4) dan kalimat (5)?
Kalimat (4) berisi partisipan dibagi ke dalam dua kelompok, sedangkan kalimat (5) berisi rincian keterangan dari kalimat (4) kelompok pertama dan kelompok kedua. Jadi, penggabungan yang tepat adalah Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok yang melakukan kebiasaan menggunakan media sosial dan kelompok yang mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari.
Kalimat (4) berisi partisipan dibagi ke dalam dua kelompok, sedangkan kalimat (5) berisi rincian keterangan dari kalimat (4) kelompok pertama dan kelompok kedua. Jadi, penggabungan yang tepat adalah Partisipan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok yang melakukan kebiasaan menggunakan media sosial dan kelompok yang mengakses media sosial hanya 10 menit setiap hari.
(1) Tren teknologi masa kini yang paling banyak digunakan ialah internet of things (IoT). (2) IoT merupakan sistem internet yang menghubungkan objek fisik dengan manusia. (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem loT ialah Dycodex. (4) Mereka punya produk teknologi berbasis loT bernama SmarTernak yang menjadikan sapi sebagai objeknya. (5) Sapi tidak dapat memberi tahu secara langsung kepada peternak mengenai kondisinya sehingga harus selalu dicek setiap waktu. (6) Hal itu sangat tidak efisien […] sebuah peternakan memiliki banyak sapi, “Sapi tersebut sedang sakit atau tidak atau mungkin saja sedang berahi, kita tidak tahu pasti,” ujar Andri Yadi, Co-Founder dan CEO Dycodex. (7) Masalah seperti itu bisa teratasi jika setiap sapi dikalungi sebuah alat.
8) Alat berbentuk kotak kecil yang dikalungkan pada sapi sudah berisi sistem IoT. (9) Peternakan yang sudah menjalankan program SmarTernak ini dapat mendeteksi jika sapi bermasalah. (10) Bukan hanya mengecek sakit atau tidak, peternak juga dapat memantau produktivitas sapi dari gerakannya. (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif. (12) Dapat diketahui juga keadaan sapi dari seberapa sering sapi mengunyah makanannya.
(13) “Sapi yang dibebaskan juga bisa kita ketahui keberadaan mereka. (14) Kita pasang pagar virtual sehingga begitu sapi melewati satu koordinat tertentu, walau pagar tidak berbentuk dan tidak kelihatan, alat ini akan berbunyi dan sapi sudah tahu bahwa dia harus balik lagi. (15) Jadi memang seperti menggiring sapi juga, sebab ada GPS terpasang,” papar Andri. Anda akan menambahkan kalimat berikut pada paragraf 1.
Teknologi IoT memudahkan pemantauan berbagai hal tanpa kehadiran pemantau. Letak yang tepat untuk kalimat tersebut adalah…
Dalam sebuah paragraf, hubungan antarkalimatnya harus memiliki kepaduan baik secara bentuk maupun maknanya. Kalimat Teknologi IoT memudahkan pemantauan berbagai hal tanpa kehadiran pemantau memiliki informasi tentang teknologi loT yang memudahkan manusia. Kalimat (2) berisi informasi tentang loT menghubungkan objek fisik dengan manusia. Kalimat Teknologi IoT memudahkan pemantauan berbagai hal tanpa kehadiran pemantau paling tepat ditempatkan setelah kalimat (2).
Dalam sebuah paragraf, hubungan antarkalimatnya harus memiliki kepaduan baik secara bentuk maupun maknanya. Kalimat Teknologi IoT memudahkan pemantauan berbagai hal tanpa kehadiran pemantau memiliki informasi tentang teknologi loT yang memudahkan manusia. Kalimat (2) berisi informasi tentang loT menghubungkan objek fisik dengan manusia. Kalimat Teknologi IoT memudahkan pemantauan berbagai hal tanpa kehadiran pemantau paling tepat ditempatkan setelah kalimat (2).
(1) Tren teknologi masa kini yang paling banyak digunakan ialah internet of things (IoT). (2) IoT merupakan sistem internet yang menghubungkan objek fisik dengan manusia. (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem loT ialah Dycodex. (4) Mereka punya produk teknologi berbasis loT bernama SmarTernak yang menjadikan sapi sebagai objeknya. (5) Sapi tidak dapat memberi tahu secara langsung kepada peternak mengenai kondisinya sehingga harus selalu dicek setiap waktu. (6) Hal itu sangat tidak efisien […] sebuah peternakan memiliki banyak sapi, “Sapi tersebut sedang sakit atau tidak atau mungkin saja sedang berahi, kita tidak tahu pasti,” ujar Andri Yadi, Co-Founder dan CEO Dycodex. (7) Masalah seperti itu bisa teratasi jika setiap sapi dikalungi sebuah alat.
8) Alat berbentuk kotak kecil yang dikalungkan pada sapi sudah berisi sistem IoT. (9) Peternakan yang sudah menjalankan program SmarTernak ini dapat mendeteksi jika sapi bermasalah. (10) Bukan hanya mengecek sakit atau tidak, peternak juga dapat memantau produktivitas sapi dari gerakannya. (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif. (12) Dapat diketahui juga keadaan sapi dari seberapa sering sapi mengunyah makanannya.
(13) “Sapi yang dibebaskan juga bisa kita ketahui keberadaan mereka. (14) Kita pasang pagar virtual sehingga begitu sapi melewati satu koordinat tertentu, walau pagar tidak berbentuk dan tidak kelihatan, alat ini akan berbunyi dan sapi sudah tahu bahwa dia harus balik lagi. (15) Jadi memang seperti menggiring sapi juga, sebab ada GPS terpasang,” papar Andri. Kata sambung yang tepat untuk melengkapi […] pada kalimat 6 adalah …
Ingat! Ingat!
Kata sambung atau konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Kalimat (6) memuat informasi tentang akibat suatu peristiwa => hal itu tidak efisien; dan sebab suatu peristiwa => peternakan memiliki banyak sapi. Konjungsi antarklausa yang menyatakan hubungan sebab akibat adalah karena.
Ingat! Ingat!
Kata sambung atau konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Kalimat (6) memuat informasi tentang akibat suatu peristiwa => hal itu tidak efisien; dan sebab suatu peristiwa => peternakan memiliki banyak sapi. Konjungsi antarklausa yang menyatakan hubungan sebab akibat adalah karena.
(1) Tren teknologi masa kini yang paling banyak digunakan ialah internet of things (IoT). (2) IoT merupakan sistem internet yang menghubungkan objek fisik dengan manusia. (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem loT ialah Dycodex. (4) Mereka punya produk teknologi berbasis loT bernama SmarTernak yang menjadikan sapi sebagai objeknya. (5) Sapi tidak dapat memberi tahu secara langsung kepada peternak mengenai kondisinya sehingga harus selalu dicek setiap waktu. (6) Hal itu sangat tidak efisien […] sebuah peternakan memiliki banyak sapi, “Sapi tersebut sedang sakit atau tidak atau mungkin saja sedang berahi, kita tidak tahu pasti,” ujar Andri Yadi, Co-Founder dan CEO Dycodex. (7) Masalah seperti itu bisa teratasi jika setiap sapi dikalungi sebuah alat.
8) Alat berbentuk kotak kecil yang dikalungkan pada sapi sudah berisi sistem IoT. (9) Peternakan yang sudah menjalankan program SmarTernak ini dapat mendeteksi jika sapi bermasalah. (10) Bukan hanya mengecek sakit atau tidak, peternak juga dapat memantau produktivitas sapi dari gerakannya. (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif. (12) Dapat diketahui juga keadaan sapi dari seberapa sering sapi mengunyah makanannya.
(13) “Sapi yang dibebaskan juga bisa kita ketahui keberadaan mereka. (14) Kita pasang pagar virtual sehingga begitu sapi melewati satu koordinat tertentu, walau pagar tidak berbentuk dan tidak kelihatan, alat ini akan berbunyi dan sapi sudah tahu bahwa dia harus balik lagi. (15) Jadi memang seperti menggiring sapi juga, sebab ada GPS terpasang,” papar Andri. Agar menjadi logis, kalimat 11 harus diperbaiki dengan cara ….
Kalimat (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif perlu diperbaiki karena memiliki dua konjungsi kalimat majemuk bertingkat (tidak mempunyai induk kalimat). Perbaikannya adalah menghilangkan konjungsi maka sehingga kalimat tersebut memiliki induk kalimat => sapi sedang tidak produktif.
Kalimat (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif perlu diperbaiki karena memiliki dua konjungsi kalimat majemuk bertingkat (tidak mempunyai induk kalimat). Perbaikannya adalah menghilangkan konjungsi maka sehingga kalimat tersebut memiliki induk kalimat => sapi sedang tidak produktif.
(1) Tren teknologi masa kini yang paling banyak digunakan ialah internet of things (IoT). (2) IoT merupakan sistem internet yang menghubungkan objek fisik dengan manusia. (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem loT ialah Dycodex. (4) Mereka punya produk teknologi berbasis loT bernama SmarTernak yang menjadikan sapi sebagai objeknya. (5) Sapi tidak dapat memberi tahu secara langsung kepada peternak mengenai kondisinya sehingga harus selalu dicek setiap waktu. (6) Hal itu sangat tidak efisien […] sebuah peternakan memiliki banyak sapi, “Sapi tersebut sedang sakit atau tidak atau mungkin saja sedang berahi, kita tidak tahu pasti,” ujar Andri Yadi, Co-Founder dan CEO Dycodex. (7) Masalah seperti itu bisa teratasi jika setiap sapi dikalungi sebuah alat.
8) Alat berbentuk kotak kecil yang dikalungkan pada sapi sudah berisi sistem IoT. (9) Peternakan yang sudah menjalankan program SmarTernak ini dapat mendeteksi jika sapi bermasalah. (10) Bukan hanya mengecek sakit atau tidak, peternak juga dapat memantau produktivitas sapi dari gerakannya. (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif. (12) Dapat diketahui juga keadaan sapi dari seberapa sering sapi mengunyah makanannya.
(13) “Sapi yang dibebaskan juga bisa kita ketahui keberadaan mereka. (14) Kita pasang pagar virtual sehingga begitu sapi melewati satu koordinat tertentu, walau pagar tidak berbentuk dan tidak kelihatan, alat ini akan berbunyi dan sapi sudah tahu bahwa dia harus balik lagi. (15) Jadi memang seperti menggiring sapi juga, sebab ada GPS terpasang,” papar Andri. Kata yang paling tepat untuk melengkapi […] pada kalimat 3 adalah…
Berdasarkan konteks kalimat (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem IoT ialah Dycodex, kata yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang adalah menyediakan.
Berdasarkan konteks kalimat (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem IoT ialah Dycodex, kata yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang adalah menyediakan.
(1) Tren teknologi masa kini yang paling banyak digunakan ialah internet of things (IoT). (2) IoT merupakan sistem internet yang menghubungkan objek fisik dengan manusia. (3) Salah satu perusahaan yang […] produk bersistem loT ialah Dycodex. (4) Mereka punya produk teknologi berbasis loT bernama SmarTernak yang menjadikan sapi sebagai objeknya. (5) Sapi tidak dapat memberi tahu secara langsung kepada peternak mengenai kondisinya sehingga harus selalu dicek setiap waktu. (6) Hal itu sangat tidak efisien […] sebuah peternakan memiliki banyak sapi, “Sapi tersebut sedang sakit atau tidak atau mungkin saja sedang berahi, kita tidak tahu pasti,” ujar Andri Yadi, Co-Founder dan CEO Dycodex. (7) Masalah seperti itu bisa teratasi jika setiap sapi dikalungi sebuah alat.
8) Alat berbentuk kotak kecil yang dikalungkan pada sapi sudah berisi sistem IoT. (9) Peternakan yang sudah menjalankan program SmarTernak ini dapat mendeteksi jika sapi bermasalah. (10) Bukan hanya mengecek sakit atau tidak, peternak juga dapat memantau produktivitas sapi dari gerakannya. (11) Jika sehat namun diam saja, maka sapi sedang tidak produktif. (12) Dapat diketahui juga keadaan sapi dari seberapa sering sapi mengunyah makanannya.
(13) “Sapi yang dibebaskan juga bisa kita ketahui keberadaan mereka. (14) Kita pasang pagar virtual sehingga begitu sapi melewati satu koordinat tertentu, walau pagar tidak berbentuk dan tidak kelihatan, alat ini akan berbunyi dan sapi sudah tahu bahwa dia harus balik lagi. (15) Jadi memang seperti menggiring sapi juga, sebab ada GPS terpasang,” papar Andri. Kalimat manakah yang paling tepat untuk melengkapi paragraf 2?
Paragraf 2 berisi kegunaan alat yang dikalungkan pada sapi yang sudah berisi sistem IoT. Kalimat yang ditambahkan dalam paragraf 2 harus mendukung isi tersebut, yakni tentang kegunaan atau manfaat dari alat yang berisi sistem IoT. Kalimat yang tepat adalah Banyak manfaat yang didatangkan dari penggunaan alat bersistem loT tersebut.
Paragraf 2 berisi kegunaan alat yang dikalungkan pada sapi yang sudah berisi sistem IoT. Kalimat yang ditambahkan dalam paragraf 2 harus mendukung isi tersebut, yakni tentang kegunaan atau manfaat dari alat yang berisi sistem IoT. Kalimat yang tepat adalah Banyak manfaat yang didatangkan dari penggunaan alat bersistem loT tersebut.
(1) Badan penelitian angkasa Brasil mengungkap kebakaran hutan di hutan hujan Amazon dalam 16 hari terakhir merupakan rekor terbaru tahun ini. (2) Bahkan hastag #SaveAmazon dan #PrayForTheAmazon rame digunakan pengguna Twitter untuk menggambarkan fenomena ini. (3) Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama. (4) Dilansir AFP, hampir 73.000 kebakaran hutan tercatat sepanjang Januari hingga Agustus. (5) Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 39.759. (6) Sementara itu, National Geographic memberitakan adanya dampak terkait dari terjadinya sebuah peristiwa kebakaran hutan di Amazon adalah kepungan asap tebal yang menyelimuti kota- kota terdekat. (7) Hingga saat ini ukuran kebakaran belum jelas, tapi sudah menyebar ke beberapa negara bagian Amazon di barat laut Brasil. (8) Pada Minggu (11/8/2019), NASA mencatat kobaran api cukup besar hingga bisa terlihat dari luar angkasa. (9) “Hal seperti ini tak pernah terjadi sebelumnya. Hanya ada satu atau dua kali kejadian seperti ini di Amazon,” ujar Thomas Lovejoy, seorang ahli ekologi.
10) “Tidak diragukan lagi, ini adalah kon- sekuensi dari peningkatan deforestasi baru-ba- ru ini,” tegas Lovejoy. (11) Deforestasi merupa- kan proses penghilangan hutan dengan cara penebangan untuk diambil kayu. (12) Dengan kata lain, deforestasi mengubah peruntukan lahan hutan menjadi nonhutan. Berikut ini perbaikan kalimat nomor (3) yang benar adalah….
Kalimat (4) Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama merupakan kalimat yang tidak efektif karena penggunaan pilihan kata yang tidak tepat. Kita perlu mengganti kata berdasar menjadi berdasarkan dan kata tingkatan menjadi peningkatan.
Kalimat (4) Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama merupakan kalimat yang tidak efektif karena penggunaan pilihan kata yang tidak tepat. Kita perlu mengganti kata berdasar menjadi berdasarkan dan kata tingkatan menjadi peningkatan.
(1) Badan penelitian angkasa Brasil mengungkap kebakaran hutan di hutan hujan Amazon dalam 16 hari terakhir merupakan rekor terbaru tahun ini. (2) Bahkan hastag #SaveAmazon dan #PrayForTheAmazon rame digunakan pengguna Twitter untuk menggambarkan fenomena ini. (3) Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama. (4) Dilansir AFP, hampir 73.000 kebakaran hutan tercatat sepanjang Januari hingga Agustus. (5) Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 39.759. (6) Sementara itu, National Geographic memberitakan adanya dampak terkait dari terjadinya sebuah peristiwa kebakaran hutan di Amazon adalah kepungan asap tebal yang menyelimuti kota- kota terdekat. (7) Hingga saat ini ukuran kebakaran belum jelas, tapi sudah menyebar ke beberapa negara bagian Amazon di barat laut Brasil. (8) Pada Minggu (11/8/2019), NASA mencatat kobaran api cukup besar hingga bisa terlihat dari luar angkasa. (9) “Hal seperti ini tak pernah terjadi sebelumnya. Hanya ada satu atau dua kali kejadian seperti ini di Amazon,” ujar Thomas Lovejoy, seorang ahli ekologi.
10) “Tidak diragukan lagi, ini adalah kon- sekuensi dari peningkatan deforestasi baru-ba- ru ini,” tegas Lovejoy. (11) Deforestasi merupa- kan proses penghilangan hutan dengan cara penebangan untuk diambil kayu. (12) Dengan kata lain, deforestasi mengubah peruntukan lahan hutan menjadi nonhutan. Kata baku dari kata rame pada kalimat (2) adalah…
Penulisan kata rame tidak sesuai dengan KBBI. Bentuk bakunya adalah ramai.
Penulisan kata rame tidak sesuai dengan KBBI. Bentuk bakunya adalah ramai.
(1) Badan penelitian angkasa Brasil mengungkap kebakaran hutan di hutan hujan Amazon dalam 16 hari terakhir merupakan rekor terbaru tahun ini. (2) Bahkan hastag #SaveAmazon dan #PrayForTheAmazon rame digunakan pengguna Twitter untuk menggambarkan fenomena ini. (3) Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama. (4) Dilansir AFP, hampir 73.000 kebakaran hutan tercatat sepanjang Januari hingga Agustus. (5) Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 39.759. (6) Sementara itu, National Geographic memberitakan adanya dampak terkait dari terjadinya sebuah peristiwa kebakaran hutan di Amazon adalah kepungan asap tebal yang menyelimuti kota- kota terdekat. (7) Hingga saat ini ukuran kebakaran belum jelas, tapi sudah menyebar ke beberapa negara bagian Amazon di barat laut Brasil. (8) Pada Minggu (11/8/2019), NASA mencatat kobaran api cukup besar hingga bisa terlihat dari luar angkasa. (9) “Hal seperti ini tak pernah terjadi sebelumnya. Hanya ada satu atau dua kali kejadian seperti ini di Amazon,” ujar Thomas Lovejoy, seorang ahli ekologi.
10) “Tidak diragukan lagi, ini adalah kon- sekuensi dari peningkatan deforestasi baru-ba- ru ini,” tegas Lovejoy. (11) Deforestasi merupa- kan proses penghilangan hutan dengan cara penebangan untuk diambil kayu. (12) Dengan kata lain, deforestasi mengubah peruntukan lahan hutan menjadi nonhutan. Padanan kata hastag adalah ….
Kata hastag berasal dari bahasa Inggris. Padanan kata yang tepat adalah tagar yang merupakan pemendekan dari kata tanda pagar.
Kata hastag berasal dari bahasa Inggris. Padanan kata yang tepat adalah tagar yang merupakan pemendekan dari kata tanda pagar.
(1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan terdapat kekeringan. (2) Hal ini karena kemarau panjang yang terjadi, bahkan di sejumlah daerah sudah mengalaminya sejak Mei-Juni 2019. (3) Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019 dan lebih kering ke timbang 2018. (4) “Sehingga, perlu kewaspadaan dan antisipasi lebih dini dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya di Makassar. (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali akibat iklim. (6) Menurut dia, beberapa wilayah bahkan sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrim sejak awal Agustus 2019. (7) Tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak diguyur hujan, bahkan lebih dari 90 hari. (8) Kondisi cuaca yang memasuki kemarau seperti ini, menurut dokter SMF Paru dan Kedokteran Respirasi RSU UKI dr. Frans Abednego Barus, dapat memicu timbulnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya. (10) Sehingga mempermudah ISPA terjadi. (11) “Seluruh napas kita adalah organ terbuka. (12) Bila debu masuk akan menyebabkan peradangan dan mempermudah berkembangnya kuman. Penulisan kata “ekstrim” yang benar adalah …..
Berdasarkan KBBI, penulisan kata ekstrim tidak baku. Jika ditinjau dari asal kata serapan, kata tersebut berasal dari bahasa Inggris extreme kemudian mengalami proses adaptasi menjadi ekstrem.
Berdasarkan KBBI, penulisan kata ekstrim tidak baku. Jika ditinjau dari asal kata serapan, kata tersebut berasal dari bahasa Inggris extreme kemudian mengalami proses adaptasi menjadi ekstrem.
(1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan terdapat kekeringan. (2) Hal ini karena kemarau panjang yang terjadi, bahkan di sejumlah daerah sudah mengalaminya sejak Mei-Juni 2019. (3) Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019 dan lebih kering ke timbang 2018. (4) “Sehingga, perlu kewaspadaan dan antisipasi lebih dini dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya di Makassar. (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali akibat iklim. (6) Menurut dia, beberapa wilayah bahkan sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrim sejak awal Agustus 2019. (7) Tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak diguyur hujan, bahkan lebih dari 90 hari. (8) Kondisi cuaca yang memasuki kemarau seperti ini, menurut dokter SMF Paru dan Kedokteran Respirasi RSU UKI dr. Frans Abednego Barus, dapat memicu timbulnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya. (10) Sehingga mempermudah ISPA terjadi. (11) “Seluruh napas kita adalah organ terbuka. (12) Bila debu masuk akan menyebabkan peradangan dan mempermudah berkembangnya kuman. Berikut ini perbaikan kalimat nomor (9) yang benar adalah….
Kalimat (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya perlu diperbaiki karena terdapat kata yang berlebihan dan penggunaan kata tidak baku (mempengaruhi). Perbaikan yang tepat adalah Sebab kata Frans, suhu panas, dingin, dan kelembapan udara memengaruhi pernapasan.
Kalimat (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya perlu diperbaiki karena terdapat kata yang berlebihan dan penggunaan kata tidak baku (mempengaruhi). Perbaikan yang tepat adalah Sebab kata Frans, suhu panas, dingin, dan kelembapan udara memengaruhi pernapasan.
(1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan terdapat kekeringan. (2) Hal ini karena kemarau panjang yang terjadi, bahkan di sejumlah daerah sudah mengalaminya sejak Mei-Juni 2019. (3) Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019 dan lebih kering ke timbang 2018. (4) “Sehingga, perlu kewaspadaan dan antisipasi lebih dini dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya di Makassar. (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali akibat iklim. (6) Menurut dia, beberapa wilayah bahkan sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrim sejak awal Agustus 2019. (7) Tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak diguyur hujan, bahkan lebih dari 90 hari. (8) Kondisi cuaca yang memasuki kemarau seperti ini, menurut dokter SMF Paru dan Kedokteran Respirasi RSU UKI dr. Frans Abednego Barus, dapat memicu timbulnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya. (10) Sehingga mempermudah ISPA terjadi. (11) “Seluruh napas kita adalah organ terbuka. (12) Bila debu masuk akan menyebabkan peradangan dan mempermudah berkembangnya kuman. Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat nomor (5) adalah ….
Kalimat (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali suhu udara akibat iklim. Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah mengatakan, peningkatan, perubahan.
Kalimat (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali suhu udara akibat iklim. Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah mengatakan, peningkatan, perubahan.
(1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan terdapat kekeringan. (2) Hal ini karena kemarau panjang yang terjadi, bahkan di sejumlah daerah sudah mengalaminya sejak Mei-Juni 2019. (3) Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019 dan lebih kering ke timbang 2018. (4) “Sehingga, perlu kewaspadaan dan antisipasi lebih dini dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya di Makassar. (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali akibat iklim. (6) Menurut dia, beberapa wilayah bahkan sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrim sejak awal Agustus 2019. (7) Tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak diguyur hujan, bahkan lebih dari 90 hari. (8) Kondisi cuaca yang memasuki kemarau seperti ini, menurut dokter SMF Paru dan Kedokteran Respirasi RSU UKI dr. Frans Abednego Barus, dapat memicu timbulnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya. (10) Sehingga mempermudah ISPA terjadi. (11) “Seluruh napas kita adalah organ terbuka. (12) Bila debu masuk akan menyebabkan peradangan dan mempermudah berkembangnya kuman. Dalam teks tersebut terdapat penggunaan kata yang tidak sesuai pada kalimat…..
Penggunaan kata yang tidak sesuai KBBI adalah kata ekstrim. Bentuk bakunya adalah ekstrem.
Penggunaan kata yang tidak sesuai KBBI adalah kata ekstrim. Bentuk bakunya adalah ekstrem.
(1) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan terdapat kekeringan. (2) Hal ini karena kemarau panjang yang terjadi, bahkan di sejumlah daerah sudah mengalaminya sejak Mei-Juni 2019. (3) Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi, mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019 dan lebih kering ke timbang 2018. (4) “Sehingga, perlu kewaspadaan dan antisipasi lebih dini dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya di Makassar. (5) Adi … kekeringan panjang yang terjadi akibat faktor fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali akibat iklim. (6) Menurut dia, beberapa wilayah bahkan sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrim sejak awal Agustus 2019. (7) Tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak diguyur hujan, bahkan lebih dari 90 hari. (8) Kondisi cuaca yang memasuki kemarau seperti ini, menurut dokter SMF Paru dan Kedokteran Respirasi RSU UKI dr. Frans Abednego Barus, dapat memicu timbulnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (9) Sebab, kata Frans, suhu panas, angin, dan kelembapan udara mempengaruhi pernapasan kita nantinya. (10) Sehingga mempermudah ISPA terjadi. (11) “Seluruh napas kita adalah organ terbuka. (12) Bila debu masuk akan menyebabkan peradangan dan mempermudah berkembangnya kuman. Pada teks tersebut terdapat kesalahan penulisan kata pada….
Kesalahan penulisan kata terdapat pada kalimat (3), yakni ke timbang. Penulisan ke bukanlah sebagai preposisi sehingga yang tepat ditulis serangkai menjadi ketimbang.
Kesalahan penulisan kata terdapat pada kalimat (3), yakni ke timbang. Penulisan ke bukanlah sebagai preposisi sehingga yang tepat ditulis serangkai menjadi ketimbang.
Pemerintah Kenya belum lama ini menyatakan bahwa jerapah sebagai hewan yang terancam punah. Mereka juga meluncurkan usaha untuk mencegah hilangnya habitat tempat hewan-hewan itu hidup serta menghentikan perburuan liar dan penyakit yang bisa memusnahkan satwa itu. Menurut Charles Musyoki, Direktur Jenderal Dinas Satwa Liar Kenya, jerapah di Kenya telah anjlok 40 persen dalam waktu 30 tahun terakhir. Khususnya, jerapah jenis Rothschild yang kini tinggal 659 ekor. Hanya ada dua negara di Afrika yang memiliki jenis jerapah tersebut, yaitu Kenya dan Uganda, tetapi sebagian besar mereka hidup di Kenya. Musyoki mengatakan bahwa Kenya akan melakukan berbagai hal untuk mencegah turunnya populasi jerapah itu. Kenya melakukan berbagai usaha untuk mencegah perburuan liar dan memastikan bahwa proyek-proyek infrastruktur tidak akan merusak habitat jerapah. (Disadur dari https://sains.kompas.com/read/)
Gagasan utama yang tepat untuk melanjutkan paragraf tersebut adalah…
Informasi pada teks tersebut adalah pemerintah Kenya akan melakukan berbagi cara untuk mengatasi punahnya jerapah. Gagasan utama yang tepat untuk melanjutkan paragraf adalah harapan Kenya atas usaha yang dilakukan untuk mencegah punahnya jerapah.
Informasi pada teks tersebut adalah pemerintah Kenya akan melakukan berbagi cara untuk mengatasi punahnya jerapah. Gagasan utama yang tepat untuk melanjutkan paragraf adalah harapan Kenya atas usaha yang dilakukan untuk mencegah punahnya jerapah.
(1) Keributan kembali terjadi dua tahun kemudian di Surabaya. (2) … mahasiswa Papua dikepung ormas dan polisi di asrama Kamasan di Jalan Kalasan. (3) Sejak pagi, mahasiswa Papua yang belajar di Jawa dan Bali, tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua. (4) Menggelar aksi demo memperingati 1 Desember, dianggap sebagai hari kedaulatan Papua. (5) Mereka melakukan aksi jalan kaki dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Grahadi. (6) Aksi itu berujung pada kericuhan. (7) Mahasiswa dilempari batu oleh ormas, mengakibatkan tiga mahasiswa bocor kepalanya. (8) Bukan menangkap para pelaku pelempar batu, polisi Indonesia justru memulangkan mahasiswa dan membiarkan kasus kekerasan itu menguap. Konjungsi yang tepat untuk kalimat nomor (2) adalah….
Ingat! Ingat!
Kata sambung atau konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Kalimat (1) memuat informasi tentang keterangan waktu terjadinya keributan, sedangkan kalimat (2) menjelaskan peristiwa tersebut secara detail. Konjungsi waktu yang tepat untuk menghubungkan kedua kalimat tersebut adalah saat itu.
Ingat! Ingat!
Kata sambung atau konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Kalimat (1) memuat informasi tentang keterangan waktu terjadinya keributan, sedangkan kalimat (2) menjelaskan peristiwa tersebut secara detail. Konjungsi waktu yang tepat untuk menghubungkan kedua kalimat tersebut adalah saat itu.
(1) Keributan kembali terjadi dua tahun kemudian di Surabaya. (2) … mahasiswa Papua dikepung ormas dan polisi di asrama Kamasan di Jalan Kalasan. (3) Sejak pagi, mahasiswa Papua yang belajar di Jawa dan Bali, tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua. (4) Menggelar aksi demo memperingati 1 Desember, dianggap sebagai hari kedaulatan Papua. (5) Mereka melakukan aksi jalan kaki dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Grahadi. (6) Aksi itu berujung pada kericuhan. (7) Mahasiswa dilempari batu oleh ormas, mengakibatkan tiga mahasiswa bocor kepalanya. (8) Bukan menangkap para pelaku pelempar batu, polisi Indonesia justru memulangkan mahasiswa dan membiarkan kasus kekerasan itu menguap. Perbaikan kalimat nomor (4) yang benar adalah….
Ingat! Ingat!
Salah satu syarat kalimat efektif adalah adanya subjek dan predikat yang jelas.
Kalimat (4) Menggelar aksi demo memperingati 1 Desember, dianggap sebagai hari kedaulatan Papua merupakan kalimat yang tidak efektif karena tidak jelas pelaku/ subjek yang menggelar aksi demo. Kita perlu menambahkan pelaku yang berupa kata ganti orang ketiga jamak (mereka) karena pada kalimat (3) sudah disebut Alisansi Mahasiswa Papua.
Ingat! Ingat!
Salah satu syarat kalimat efektif adalah adanya subjek dan predikat yang jelas.
Kalimat (4) Menggelar aksi demo memperingati 1 Desember, dianggap sebagai hari kedaulatan Papua merupakan kalimat yang tidak efektif karena tidak jelas pelaku/ subjek yang menggelar aksi demo. Kita perlu menambahkan pelaku yang berupa kata ganti orang ketiga jamak (mereka) karena pada kalimat (3) sudah disebut Alisansi Mahasiswa Papua.