UTBK-8 Subtes Literasi Bahasa Indonesia
0 dari 30 pertanyaan telah diselesaikan
Pertanyaan:
PETUNJUK:
Selamat Berlatih !
Sudah dikerjakan
Kuis sedang loading...
Anda harus masuk atau mendaftar untuk memulai kuis.
Anda harus menyelesaikan kuis dibawah ini, untuk memulai kuis ini:
0 dari 30 pertanyaan terjawab dengan benar
Waktu Anda:
Waktu yang telah berlalu
Anda mendapatkan 0 poin dari total 0 poin, (0)
| Nilai rata-rata |
|
| Nilai Anda |
|
Yess, kamu berhasil. Selamat Ya!
Yaah, kamu belum berhasil. Ayo coba lagi yaa! Semangat!
| No. | Nama | Masuk ke | Poin | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Tabel sedang loading | ||||
| Data tidak tersedia | ||||
(1) Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan, terutama di era modern ini. (2) Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan memperhatikan pola makan. (3) Pola makan yang seimbang antara protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral sangatlah penting. (4) Namun, tidak semua orang bisa mematuhi pola makan yang sehat karena berbagai alasan, seperti kesibukan atau kebiasaan makan yang buruk. (5) Untuk itu, diperlukan kesadaran pribadi dan disiplin dalam menerapkan pola makan sehat. (6) Selain pola makan, aktivitas fisik seperti olahraga juga penting dalam menjaga kebugaran tubuh. (7) Olahraga teratur, minimal 30 menit sehari, dapat membantu meningkatkan sistem imun dan memperkuat otot. (8) Aktivitas fisik dan pola makan sehat harus berjalan beriringan agar hasil yang diperoleh lebih optimal. (9) Dengan memperhatikan pola makan dan rutin berolahraga, kesehatan tubuh dapat terjaga dalam jangka panjang.
6. Level 3
Tanggapan berupa opini yang sesuai dengan teks tersebut adalah…..
Opini adalah sebuah gagasan atau pendapat mengenai suatu hal.
Teks menegaskan pentingnya pola makan yang seimbang (protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral) dan olahraga teratur. Keduanya dianggap sangat penting untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, sehingga ini adalah opini yang paling sesuai dengan gagasan utama teks.
Opini adalah sebuah gagasan atau pendapat mengenai suatu hal.
Teks menegaskan pentingnya pola makan yang seimbang (protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral) dan olahraga teratur. Keduanya dianggap sangat penting untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, sehingga ini adalah opini yang paling sesuai dengan gagasan utama teks.
Pencernaan kimiawi pertama kali terjadi dalam mulut. Pencernaan secara kimiawi yang terjadi di mulut bertujuan untuk mencerna lemak dan karbohidrat kompleks. Di dalam mulut, kelenjar lingual menyekresikan lipase lingual. Lipase lingual berfungsi memecah lemak dalam bentuk trigliserida menjadi asam lemak, monogliserida, dan digliserida. Kelenjar ludah juga menyekresikan amilase dan ptialin dalam mulut. Amilase berfungsi untuk memecah karbohidrat kompleks (polisakarida) menjadi disakarida dan trisakarida. Adapun, ptialin berfungsi memecah pati dan amilum menjadi maltosa dan maltotriosa.
Makanan yang dicerna di mulut kemudian dikirim ke perut (lambung) melalui kerongkongan. Dalam kerongkongan tidak terjadi pencernaan kimiawi. Makanan kemudian melewati kerongkongan dan mengalami pencernaan kimiawi di lambung. Di dalam lambung pencernaan kimia terjadi dengan bantuan asam klorida dan enzim. Asam klorida dalam lambung dapat melarutkan makanan.
Adapun enzim yang bekerja adalah enzim pepsin yang memecah protein menjadi peptida. Enzim lipase dalam lambung juga memecah trigliserida menjadi asam lemak dan monoasilgliserida. Sehingga, dalam lambung terjadi pencernaan kimia protein dan lemak.
Menurut Justin J. Patricia dan Amit S.
Dhamoon dalam Physiology: Disgestion (2021), sebagian besar pencernaan kimiawi terjadi di usus halus. Dalam usus halus, makanan dicerna secara kimia oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung banyak enzim. Dilansir dari Biology LibreTexts, cairan tersebut membantu pencernaan kimia karbohidrat, lemak, polipeptida, dan asam nukleat dalam usus halus.
Sumber: Utami, Silmi Nurul/kompas.com (2022)
Nasi yang berubah menjadi manis setelah dikunyah karena pengaruh enzim…
Teks pada soal membahas pencernaan makanan secara kimiawi di mulut, lambung, dan usus. Pencernaan kimiawi di mulut bertujuan untuk mencerna lemak dan karbohidrat kompleks. Berdasarkan informasi pada paragraf 1, kalimat terakhir, enzim ptialin yang dikeluarkan mulut saat mengunyah dapat mengubah pati (karbohidrat kompleks) menjadi maltosa (karbohidrat manis). Dengan demikian, enzim ptialin dapat mengubah rasa nasi menjadi manis saat dikunyah.
Teks pada soal membahas pencernaan makanan secara kimiawi di mulut, lambung, dan usus. Pencernaan kimiawi di mulut bertujuan untuk mencerna lemak dan karbohidrat kompleks. Berdasarkan informasi pada paragraf 1, kalimat terakhir, enzim ptialin yang dikeluarkan mulut saat mengunyah dapat mengubah pati (karbohidrat kompleks) menjadi maltosa (karbohidrat manis). Dengan demikian, enzim ptialin dapat mengubah rasa nasi menjadi manis saat dikunyah.
Pencernaan kimiawi pertama kali terjadi dalam mulut. Pencernaan secara kimiawi yang terjadi di mulut bertujuan untuk mencerna lemak dan karbohidrat kompleks. Di dalam mulut, kelenjar lingual menyekresikan lipase lingual. Lipase lingual berfungsi memecah lemak dalam bentuk trigliserida menjadi asam lemak, monogliserida, dan digliserida. Kelenjar ludah juga menyekresikan amilase dan ptialin dalam mulut. Amilase berfungsi untuk memecah karbohidrat kompleks (polisakarida) menjadi disakarida dan trisakarida. Adapun, ptialin berfungsi memecah pati dan amilum menjadi maltosa dan maltotriosa.
Makanan yang dicerna di mulut kemudian dikirim ke perut (lambung) melalui kerongkongan. Dalam kerongkongan tidak terjadi pencernaan kimiawi. Makanan kemudian melewati kerongkongan dan mengalami pencernaan kimiawi di lambung. Di dalam lambung pencernaan kimia terjadi dengan bantuan asam klorida dan enzim. Asam klorida dalam lambung dapat melarutkan makanan.
Adapun enzim yang bekerja adalah enzim pepsin yang memecah protein menjadi peptida. Enzim lipase dalam lambung juga memecah trigliserida menjadi asam lemak dan monoasilgliserida. Sehingga, dalam lambung terjadi pencernaan kimia protein dan lemak.
Menurut Justin J. Patricia dan Amit S.
Dhamoon dalam Physiology: Disgestion (2021), sebagian besar pencernaan kimiawi terjadi di usus halus. Dalam usus halus, makanan dicerna secara kimia oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung banyak enzim. Dilansir dari Biology LibreTexts, cairan tersebut membantu pencernaan kimia karbohidrat, lemak, polipeptida, dan asam nukleat dalam usus halus.
Sumber: Utami, Silmi Nurul/kompas.com (2022)
Pernyataan yang benar tentang pencernaan kimiawi di usus halus adalah…..
Teks pada soal membahas pencernaan makanan secara kimiawi di mulut, lambung, dan usus. Pada paragraf 3, kalimat 2 dijelaskan bahwa dalam usus halus, makanan dicerna secara kimia oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung banyak enzim. Dengan demikian, pernyataan pada opsi E sesuai dengan informasi tersebut bahwa pencernaan kimiawi di usus halus dilakukan oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung enzim.
Teks pada soal membahas pencernaan makanan secara kimiawi di mulut, lambung, dan usus. Pada paragraf 3, kalimat 2 dijelaskan bahwa dalam usus halus, makanan dicerna secara kimia oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung banyak enzim. Dengan demikian, pernyataan pada opsi E sesuai dengan informasi tersebut bahwa pencernaan kimiawi di usus halus dilakukan oleh cairan empedu, cairan pankreas, dan cairan usus yang mengandung enzim.
Investasi Emas
Emas telah lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman.
Dalam berbagai kondisi ekonomi dan politik, emas mampu mempertahankan nilainya, menjadikannya pilihan investasi jangka panjang yang tepercaya. Kini, dengan perkembangan teknologi, emas digital muncul sebagai cara baru untuk berinvestasi emas tanpa perlu repot menyimpan fisik. Tapi, apa yang membuat emas digital menjadi investasi jangka panjang yang aman? Berikut penjelasannya.
Salah satu alasan utama mengapa emas selalu dipilih sebagai investasi jangka panjang adalah kemampuannya untuk melindungi nilai aset dari inflasi. Seiring waktu, harga barang dan jasa cenderung meningkat, mengakibatkan penurunan nilai uang. Namun, nilai emas cenderung meningkat atau setidaknya tetap stabil di tengah inflasi. Emas digital merupakan aset yang bisa mengikuti kenaikan harga dari waktu ke waktu, menjadikannya salah satu investasi emas terbaik untuk menjaga daya beli jangka panjang.
Emas digital menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki emas fisik. Emas digital dapat dibeli dan dijual kapan saja melalui aplikasi atau platform online sehingga investasi emas menjadi lebih mudah diakses. Selain itu, emas digital dapat dibeli dengan modal kecil, memungkinkan siapa saja untuk mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Keamanan menjadi faktor penting dalam setiap investasi. Emas digital didukung oleh teknologi modern yang melindungi data dan transaksi dengan sistem enkripsi. Platform tersebut harus memiliki keamanan tinggi dan berada di bawah pengawasan lembaga keuangan yang berwenang. Dengan demikian, kita tidak perlu khawatir tentang kehilangan aset atau data pribadi. Sumber: Fitrianti, Mery/treasury.id (2024)
Pernyataan di bawah ini yang merupakan opini penulis sesuai bacaan adalah…..
Teks pada soal berisi tentang investasi emas digital sebagai investasi jangka panjang. Hal tersebut memunculkan opini bahwa investasi emas digital aman dilakukan. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan yang terdapat pada teks yaitu pada paragraf ke-4.
Teks pada soal berisi tentang investasi emas digital sebagai investasi jangka panjang. Hal tersebut memunculkan opini bahwa investasi emas digital aman dilakukan. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan yang terdapat pada teks yaitu pada paragraf ke-4.
Investasi Emas
Emas telah lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman.
Dalam berbagai kondisi ekonomi dan politik, emas mampu mempertahankan nilainya, menjadikannya pilihan investasi jangka panjang yang tepercaya. Kini, dengan perkembangan teknologi, emas digital muncul sebagai cara baru untuk berinvestasi emas tanpa perlu repot menyimpan fisik. Tapi, apa yang membuat emas digital menjadi investasi jangka panjang yang aman? Berikut penjelasannya.
Salah satu alasan utama mengapa emas selalu dipilih sebagai investasi jangka panjang adalah kemampuannya untuk melindungi nilai aset dari inflasi. Seiring waktu, harga barang dan jasa cenderung meningkat, mengakibatkan penurunan nilai uang. Namun, nilai emas cenderung meningkat atau setidaknya tetap stabil di tengah inflasi. Emas digital merupakan aset yang bisa mengikuti kenaikan harga dari waktu ke waktu, menjadikannya salah satu investasi emas terbaik untuk menjaga daya beli jangka panjang.
Emas digital menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki emas fisik. Emas digital dapat dibeli dan dijual kapan saja melalui aplikasi atau platform online sehingga investasi emas menjadi lebih mudah diakses. Selain itu, emas digital dapat dibeli dengan modal kecil, memungkinkan siapa saja untuk mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Keamanan menjadi faktor penting dalam setiap investasi. Emas digital didukung oleh teknologi modern yang melindungi data dan transaksi dengan sistem enkripsi. Platform tersebut harus memiliki keamanan tinggi dan berada di bawah pengawasan lembaga keuangan yang berwenang. Dengan demikian, kita tidak perlu khawatir tentang kehilangan aset atau data pribadi. Sumber: Fitrianti, Mery/treasury.id (2024)
Simpulan yang tepat berdasarkan bacaan di atas adalah…..
Sebuah simpulan dapat berupa rangkuman keseluruhan atau berupa hasil pemikiran dari fakta-fakta yang ada. Fakta-fakta yang terdapat pada bacaan tersebut di antaranya sebagai berikut.
a. Emas adalah salah satu instrumen investasi yang paling aman.
yang dapat melindungi nilai aset dari inflasi.
c. Emas digital menawarkan fleksibilitas
dibandingkan emas fisik.
d. Investasi emas digital di bawah
pengawasan lembaga berwenang.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, simpulan yang tepat adalah Investasi emas, baik fisik maupun digital, merupakan investasi jangka panjang yang aman.
Sebuah simpulan dapat berupa rangkuman keseluruhan atau berupa hasil pemikiran dari fakta-fakta yang ada. Fakta-fakta yang terdapat pada bacaan tersebut di antaranya sebagai berikut.
a. Emas adalah salah satu instrumen investasi yang paling aman.
yang dapat melindungi nilai aset dari inflasi.
c. Emas digital menawarkan fleksibilitas
dibandingkan emas fisik.
d. Investasi emas digital di bawah
pengawasan lembaga berwenang.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, simpulan yang tepat adalah Investasi emas, baik fisik maupun digital, merupakan investasi jangka panjang yang aman.
Investasi Emas
Emas telah lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman.
Dalam berbagai kondisi ekonomi dan politik, emas mampu mempertahankan nilainya, menjadikannya pilihan investasi jangka panjang yang tepercaya. Kini, dengan perkembangan teknologi, emas digital muncul sebagai cara baru untuk berinvestasi emas tanpa perlu repot menyimpan fisik. Tapi, apa yang membuat emas digital menjadi investasi jangka panjang yang aman? Berikut penjelasannya.
Salah satu alasan utama mengapa emas selalu dipilih sebagai investasi jangka panjang adalah kemampuannya untuk melindungi nilai aset dari inflasi. Seiring waktu, harga barang dan jasa cenderung meningkat, mengakibatkan penurunan nilai uang. Namun, nilai emas cenderung meningkat atau setidaknya tetap stabil di tengah inflasi. Emas digital merupakan aset yang bisa mengikuti kenaikan harga dari waktu ke waktu, menjadikannya salah satu investasi emas terbaik untuk menjaga daya beli jangka panjang.
Emas digital menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki emas fisik. Emas digital dapat dibeli dan dijual kapan saja melalui aplikasi atau platform online sehingga investasi emas menjadi lebih mudah diakses. Selain itu, emas digital dapat dibeli dengan modal kecil, memungkinkan siapa saja untuk mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Keamanan menjadi faktor penting dalam setiap investasi. Emas digital didukung oleh teknologi modern yang melindungi data dan transaksi dengan sistem enkripsi. Platform tersebut harus memiliki keamanan tinggi dan berada di bawah pengawasan lembaga keuangan yang berwenang. Dengan demikian, kita tidak perlu khawatir tentang kehilangan aset atau data pribadi. Sumber: Fitrianti, Mery/treasury.id (2024)
Makna paling tepat untuk kata inflasi dalam bacaan adalah
Makna kata dapat dilihat secara gramatikal dan leksikal. Makna kata yang dilihat secara gramatikal berdasar pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sementara itu, makna kata secara leksikal berdasar pada penggunaannya dalam kalimat. Secara leksikal, kata inflasi dapat diartikan penurunan nilai mata uang dan pemuaian drastis. Secara gramatikal, kata inflasi memiliki makna penurunan nilai mata uang. Baik secara gramatikal maupun leksikal, kata inflasi berdasarkan bacaan pada soal dapat bermakna menurunnya nilai mata uang.
Makna kata dapat dilihat secara gramatikal dan leksikal. Makna kata yang dilihat secara gramatikal berdasar pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sementara itu, makna kata secara leksikal berdasar pada penggunaannya dalam kalimat. Secara leksikal, kata inflasi dapat diartikan penurunan nilai mata uang dan pemuaian drastis. Secara gramatikal, kata inflasi memiliki makna penurunan nilai mata uang. Baik secara gramatikal maupun leksikal, kata inflasi berdasarkan bacaan pada soal dapat bermakna menurunnya nilai mata uang.
Stetoskop akustik adalah peralatan media untuk mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh manusia. Stetoskop terdiri atas tiga bagian, bagian pertama yang ditempelkan pada tubuh pasien, bagian kedua yang diletakkan pada lubang telinga tenaga medis, dan bagian ketiga berupa selang kecil berisi udara yang menghubungkan bagian pertama dan kedua. Selang biasanya dibuat mencabang sehingga kedua sisi telinga tenaga medis dapat dihubungkan dengan stetoskop. Melalui stetoskop, tenaga medis dapat medengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop.
Cara kerja stetoskop akustik adalah sebagai berikut. Gelombang bunyi dari dalam tubuh menggetarkan pelat logam tipis yang terdapat di bagian pertama stetoskop. Getaran pelat tersebut menimbulkan perubahan tekanan udara yang berada di dalam selang secara periodik. Pada akhirnya, perubahan tekanan tersebut menggetarkan pelat tipis pada bagian kedua dan menghasilkan bunyi yang kemudian ditangkap telinga tenaga medis.
Stetoskop akustik tidak mampu mendeteksi bunyi dengan tingkat bunyi rendah. Oleh karena itu, dikembangkan stetoskop elektronik yang mampu mengatasi masalah tersebut. Stetoskop elektronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Kebutuhan tenaga medis untuk mendapatkan informasi keadaan gerak suatu organ di dalam tubuh tidak dapat dipenuhi oleh kedua stetoskop di atas. Para ahli teknologi medis kemudian mengembangkan stetoskop doppler untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Stetoskop doppler memanfaatkan konsep efek doppler untuk mendeteksi organ di dalam tubuh yang bergerak.
Efek doppler adalah efek gerak sumber gelombang relatif terhadap gerak pengamat. Gerak relatif tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi antara frekuensi gelombang yang diukur pengamat dengan frekuensi asli gelombang tersebut. Pada stetoskop doppler, efek doppler terjadi ketika gerak organ tubuh memantulkan gelombang bunyi sehingga frekuensi gelombang yang dipantulkannya teramati memiliki frekuensi yang berbeda dengan frekuensi gelombang sebelum dipantulkan. Adanya keperluan penelitian dan pendidikan medis mendorong pengembangan stetoskop digital yang mampu mengubah sinyal listrik yang mengandung informasi frekuensi dan amplitudo gelombang bunyi yang dipantulkan pasien menjadi sinyal digital. Sinyal ini dapat disimpan di komputer sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian. Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital.
Ke depan, stetoskop digital diharapkan semakin murah sehingga dapat dimiliki setiap orang. Keberadaan stetoskop digital sangat mendukung pengobatan digital, istilah untuk konsultasi jarak jauh pasien ke dokter dengan menggunakan teknologi informasi. Pengobatan digital sangat bermanfaat bagi orang yang berada di pelosok, orang yang sibuk, dan orang yang sedang bepergian. Namun, penyedia aplikasi kesehatan harus bisa menjamin keamanan data kesehatan pasien yang dikirim secara elektronik.
Ketika stetoskop akustik sedang digunakan, terjadi penjalaran…
Pernyataan dalam paragraf pertama menyampaikan bahwa melalui stetoskop, tenaga medis dapat mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop. Jadi, jawaban yang tepat adalah gelombang bunyi dari pasien ke tenaga medis.
Pernyataan dalam paragraf pertama menyampaikan bahwa melalui stetoskop, tenaga medis dapat mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop. Jadi, jawaban yang tepat adalah gelombang bunyi dari pasien ke tenaga medis.
Stetoskop akustik adalah peralatan media untuk mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh manusia. Stetoskop terdiri atas tiga bagian, bagian pertama yang ditempelkan pada tubuh pasien, bagian kedua yang diletakkan pada lubang telinga tenaga medis, dan bagian ketiga berupa selang kecil berisi udara yang menghubungkan bagian pertama dan kedua. Selang biasanya dibuat mencabang sehingga kedua sisi telinga tenaga medis dapat dihubungkan dengan stetoskop. Melalui stetoskop, tenaga medis dapat medengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop.
Cara kerja stetoskop akustik adalah sebagai berikut. Gelombang bunyi dari dalam tubuh menggetarkan pelat logam tipis yang terdapat di bagian pertama stetoskop. Getaran pelat tersebut menimbulkan perubahan tekanan udara yang berada di dalam selang secara periodik. Pada akhirnya, perubahan tekanan tersebut menggetarkan pelat tipis pada bagian kedua dan menghasilkan bunyi yang kemudian ditangkap telinga tenaga medis.
Stetoskop akustik tidak mampu mendeteksi bunyi dengan tingkat bunyi rendah. Oleh karena itu, dikembangkan stetoskop elektronik yang mampu mengatasi masalah tersebut. Stetoskop elektronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Kebutuhan tenaga medis untuk mendapatkan informasi keadaan gerak suatu organ di dalam tubuh tidak dapat dipenuhi oleh kedua stetoskop di atas. Para ahli teknologi medis kemudian mengembangkan stetoskop doppler untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Stetoskop doppler memanfaatkan konsep efek doppler untuk mendeteksi organ di dalam tubuh yang bergerak.
Efek doppler adalah efek gerak sumber gelombang relatif terhadap gerak pengamat. Gerak relatif tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi antara frekuensi gelombang yang diukur pengamat dengan frekuensi asli gelombang tersebut. Pada stetoskop doppler, efek doppler terjadi ketika gerak organ tubuh memantulkan gelombang bunyi sehingga frekuensi gelombang yang dipantulkannya teramati memiliki frekuensi yang berbeda dengan frekuensi gelombang sebelum dipantulkan. Adanya keperluan penelitian dan pendidikan medis mendorong pengembangan stetoskop digital yang mampu mengubah sinyal listrik yang mengandung informasi frekuensi dan amplitudo gelombang bunyi yang dipantulkan pasien menjadi sinyal digital. Sinyal ini dapat disimpan di komputer sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian. Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital.
Ke depan, stetoskop digital diharapkan semakin murah sehingga dapat dimiliki setiap orang. Keberadaan stetoskop digital sangat mendukung pengobatan digital, istilah untuk konsultasi jarak jauh pasien ke dokter dengan menggunakan teknologi informasi. Pengobatan digital sangat bermanfaat bagi orang yang berada di pelosok, orang yang sibuk, dan orang yang sedang bepergian. Namun, penyedia aplikasi kesehatan harus bisa menjamin keamanan data kesehatan pasien yang dikirim secara elektronik.
Peralatan medis jenis elektronik yang disebutkan dalam bacaan adalah peralatan yang fungsinya mengubah gelombang bunyi dari organ tubuh pasien menjadi…
Kalimat dalam paragraf ketiga menyebutkan bahwa Stetoskop elekronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Jawaban yang tepat adalah sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal listrik, dan mengubah sinyal menjadi gelombang sehingga didengar tenaga medis.
Kalimat dalam paragraf ketiga menyebutkan bahwa Stetoskop elekronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Jawaban yang tepat adalah sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal listrik, dan mengubah sinyal menjadi gelombang sehingga didengar tenaga medis.
Stetoskop akustik adalah peralatan media untuk mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh manusia. Stetoskop terdiri atas tiga bagian, bagian pertama yang ditempelkan pada tubuh pasien, bagian kedua yang diletakkan pada lubang telinga tenaga medis, dan bagian ketiga berupa selang kecil berisi udara yang menghubungkan bagian pertama dan kedua. Selang biasanya dibuat mencabang sehingga kedua sisi telinga tenaga medis dapat dihubungkan dengan stetoskop. Melalui stetoskop, tenaga medis dapat medengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop.
Cara kerja stetoskop akustik adalah sebagai berikut. Gelombang bunyi dari dalam tubuh menggetarkan pelat logam tipis yang terdapat di bagian pertama stetoskop. Getaran pelat tersebut menimbulkan perubahan tekanan udara yang berada di dalam selang secara periodik. Pada akhirnya, perubahan tekanan tersebut menggetarkan pelat tipis pada bagian kedua dan menghasilkan bunyi yang kemudian ditangkap telinga tenaga medis.
Stetoskop akustik tidak mampu mendeteksi bunyi dengan tingkat bunyi rendah. Oleh karena itu, dikembangkan stetoskop elektronik yang mampu mengatasi masalah tersebut. Stetoskop elektronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Kebutuhan tenaga medis untuk mendapatkan informasi keadaan gerak suatu organ di dalam tubuh tidak dapat dipenuhi oleh kedua stetoskop di atas. Para ahli teknologi medis kemudian mengembangkan stetoskop doppler untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Stetoskop doppler memanfaatkan konsep efek doppler untuk mendeteksi organ di dalam tubuh yang bergerak.
Efek doppler adalah efek gerak sumber gelombang relatif terhadap gerak pengamat. Gerak relatif tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi antara frekuensi gelombang yang diukur pengamat dengan frekuensi asli gelombang tersebut. Pada stetoskop doppler, efek doppler terjadi ketika gerak organ tubuh memantulkan gelombang bunyi sehingga frekuensi gelombang yang dipantulkannya teramati memiliki frekuensi yang berbeda dengan frekuensi gelombang sebelum dipantulkan. Adanya keperluan penelitian dan pendidikan medis mendorong pengembangan stetoskop digital yang mampu mengubah sinyal listrik yang mengandung informasi frekuensi dan amplitudo gelombang bunyi yang dipantulkan pasien menjadi sinyal digital. Sinyal ini dapat disimpan di komputer sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian. Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital.
Ke depan, stetoskop digital diharapkan semakin murah sehingga dapat dimiliki setiap orang. Keberadaan stetoskop digital sangat mendukung pengobatan digital, istilah untuk konsultasi jarak jauh pasien ke dokter dengan menggunakan teknologi informasi. Pengobatan digital sangat bermanfaat bagi orang yang berada di pelosok, orang yang sibuk, dan orang yang sedang bepergian. Namun, penyedia aplikasi kesehatan harus bisa menjamin keamanan data kesehatan pasien yang dikirim secara elektronik.
Di antara dua pasangan stetoskop berikut, yang paling lengkap memberikan informasi kondisi denyut jantung pasien adalah…
Paragraf ketiga berisi informasi tentang Sstetoskop elekronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Paragraf keempat ada informasi tentang Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital. Jadi, stetoskop yang paling lengkap memberikan informasi kondisi denyut jantung pasien adalah stetoskop elektronik dan stetoskop fetal.
Paragraf ketiga berisi informasi tentang Sstetoskop elekronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Paragraf keempat ada informasi tentang Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital. Jadi, stetoskop yang paling lengkap memberikan informasi kondisi denyut jantung pasien adalah stetoskop elektronik dan stetoskop fetal.
Puluhan layang-layang yang berada di atas kepalaku terlihat seperti rangkaian burung yang sedang bermigrasi. Angin pantai yang berhembus kencang membuat mereka terbang lebih jauh dan tinggi, tapi tetap di bawah kendali kekangan tali kenur. Aku ingin seperti layang-layang. Walau beberapa orang yang kukenal mengatakan, hidup seperti layang-layang tidak sepenuhnya bebas. Sekilas terlihat bebas, tapi sebuah tali tipis namun kuat mengaturnya.
Tapi aku tetap ingin menjadi layang-layang yang terbang tinggi di langit Pangandaran yang cerah ini.
Aku melihat sekeliling, pertengahan bulan Juli memang puncak liburan di mana-mana. Banyak wisatawan asing yang sedang bermain di Pantai Selatan ini. Entah itu bermain layang-layang atau hanya sekadar duduk-duduk menikmati pemandangan Pantai Pangandaran yang cerah ini. Aku sendiri sedang duduk di depan kios Uwak Imas yang berjualan pakaian.
Bau amis khas laut (dan juga karena pabrik ikan asin yang tidak jauh dari tempatku sekarang) sudah menjadi udara sehari-hari yang kuhirup. Sinar matahari yang terik menyentuh kulitku dengan ganas, tapi aku tetap bertahan duduk di luar kios. Pasalnya, Uwak Imas tengah sibuk melayani turis asing yang ingin membeli dagangannya. Aku tidak mau masuk, karena pasti Uwak Imas akan menyuruhku untuk melayani turis-turis itu, walaupun dia tahu kalau aku hanya bisa “yes” dan “no”.
Ketika aku mengalihkan pandangan dari layang- layang, aku melihat Bapak dan tiga orang lainnya berada di bibir pantai, bersiap untuk berlayar. Seingatku, Bapak sudah berlayar tadi malam, dan baru kembali tadi subuh. Kenapa sekarang mereka siap-siap ingin berlayar lagi? Apa tiba-tiba radar di kapal milik Haji Miun menangkap segerombolan ikan tuna di tengah laut sana? Eiy … itu pemikiran bodoh! Satu-satunya alat canggih yang mereka gunakan adalah naluri nelayan mereka yang sudah berpuluh-puluh tahun lamanya.
Kakiku bergerak ke arah mereka. Angin berhembus sangat keras di telingaku. Dibesarkan di pesisir pantai membuat aku memiliki ketakutan yang berbeda dari orang lain. Di saat orang lain ketakutan melihat keluarganya terombang-ambing ombak, aku merasakan hal yang jauh daripada itu. Aku takut membenci laut. Aku takut jika laut yang selama ini kuanggap teman, berbalik menjadi musuhku dan melenyapkan segala yang kucintai. Bagiku laut adalah rumah, dan rumahku adalah laut.
Saat aku sudah berada dekat dengan bibir pantai, Bapak melambai padaku sambil tersenyum. Kulitnya hitam karena terbakar matahari, rambutnya sudah memudar, bukan karena uban tapi karena sering terkena air laut. Bapakku masih terlihat segar, meski wajahnya sudah dipenuhi keriput.
Mata Bapak yang berwarna hitam pekat tampak bercahaya saat melihatku, seperti air laut yang memantulkan sinar matahari. Aku selalu suka Bapak yang tersenyum seperti itu, tapi entah kenapa kakiku bergetar melihat Beliau sekarang.
“Bapak bade ka laut deui (Bapak mau ngelaut lagi)?”
Bapak meletakkan jaring yang baru selesai ia rapikan ke dalam perahu. “Sanes, Jang. Iyeu Pak Sudir ngajak museup, mempeung cuacana sae (Enggak, Jang. Ini Pak Sudir ngajak mancing, mumpung cerah katanya).”
“Ujang bade ngiring moal (Ujang mau ikut juga)?”
Sejenak aku ragu dengan ajakan Pak Sudir itu. Tidak, bukannya aku takut laut, hanya saja… seperti ada yang mengganjal di hatiku. Jujur saja, perasaan seperti ini sudah sangat sering kurasakan, terutama saat melihat Bapak pergi berlayar tengah malam. Tapi tetap saja aku merasa asing dengan rasa takut ini. Seperti perahu di tengah badai, di tengah laut.
“Ah… atos wae, atuh maneh jaga kios Uwak bae lah (udah, kamu jagain kios Uwak-mu sana).”
Aku tidak bisa menjawab kata-kata terakhir Bapak sebelum Beliau naik ke atas perahu dan berlayar bersama tiga orang pria lainnya. Rasanya… sama seperti melihat Ibu meninggalkan rumah di hari itu. Umurku saat itu sudah menginjak dua belas tahun, cukup mengerti tentang situasi macam itu. Dan sejak saat itu aku tidak pernah menangis lagi untuk Ibu, karena air mata ini tidak cukup untuk membawanya kembali.
Tapi, apakah aku harus menangis hari ini? Untuk membuat perahu yang ditumpangi Bapak berbalik lagi?
Hari semakin sore, matahari pun sudah tidak seterik sebelumnya. Meski kekhawatiran itu masih ada, aku beranjak dari bebatuan dan kembali ke kios Uwak Imas. Begitu aku sampai di sana, Uwak Imas langsung menyambutku dengan semprotan mulut bawelnya. Aku hanya nyengir, tidak mau melawan sekaligus menutupi kekhawatiranku. Aku baru akan merasa lega kalau sudah melihat Bapak kembali.
Konflik yang terjadi pada teks di atas adalah…..
Dalam teks, penulis mengungkapkan ketakutannya terhadap laut dan bagaimana laut yang seharusnya menjadi teman bisa berbalik menjadi musuh. Ini merupakan konflik batin yang dihadapi penulis, terutama saat melihat Bapaknya berlayar.
Dalam teks, penulis mengungkapkan ketakutannya terhadap laut dan bagaimana laut yang seharusnya menjadi teman bisa berbalik menjadi musuh. Ini merupakan konflik batin yang dihadapi penulis, terutama saat melihat Bapaknya berlayar.
Puluhan layang-layang yang berada di atas kepalaku terlihat seperti rangkaian burung yang sedang bermigrasi. Angin pantai yang berhembus kencang membuat mereka terbang lebih jauh dan tinggi, tapi tetap di bawah kendali kekangan tali kenur. Aku ingin seperti layang-layang. Walau beberapa orang yang kukenal mengatakan, hidup seperti layang-layang tidak sepenuhnya bebas. Sekilas terlihat bebas, tapi sebuah tali tipis namun kuat mengaturnya.
Tapi aku tetap ingin menjadi layang-layang yang terbang tinggi di langit Pangandaran yang cerah ini.
Aku melihat sekeliling, pertengahan bulan Juli memang puncak liburan di mana-mana. Banyak wisatawan asing yang sedang bermain di Pantai Selatan ini. Entah itu bermain layang-layang atau hanya sekadar duduk-duduk menikmati pemandangan Pantai Pangandaran yang cerah ini. Aku sendiri sedang duduk di depan kios Uwak Imas yang berjualan pakaian.
Bau amis khas laut (dan juga karena pabrik ikan asin yang tidak jauh dari tempatku sekarang) sudah menjadi udara sehari-hari yang kuhirup. Sinar matahari yang terik menyentuh kulitku dengan ganas, tapi aku tetap bertahan duduk di luar kios. Pasalnya, Uwak Imas tengah sibuk melayani turis asing yang ingin membeli dagangannya. Aku tidak mau masuk, karena pasti Uwak Imas akan menyuruhku untuk melayani turis-turis itu, walaupun dia tahu kalau aku hanya bisa “yes” dan “no”.
Ketika aku mengalihkan pandangan dari layang- layang, aku melihat Bapak dan tiga orang lainnya berada di bibir pantai, bersiap untuk berlayar. Seingatku, Bapak sudah berlayar tadi malam, dan baru kembali tadi subuh. Kenapa sekarang mereka siap-siap ingin berlayar lagi? Apa tiba-tiba radar di kapal milik Haji Miun menangkap segerombolan ikan tuna di tengah laut sana? Eiy … itu pemikiran bodoh! Satu-satunya alat canggih yang mereka gunakan adalah naluri nelayan mereka yang sudah berpuluh-puluh tahun lamanya.
Kakiku bergerak ke arah mereka. Angin berhembus sangat keras di telingaku. Dibesarkan di pesisir pantai membuat aku memiliki ketakutan yang berbeda dari orang lain. Di saat orang lain ketakutan melihat keluarganya terombang-ambing ombak, aku merasakan hal yang jauh daripada itu. Aku takut membenci laut. Aku takut jika laut yang selama ini kuanggap teman, berbalik menjadi musuhku dan melenyapkan segala yang kucintai. Bagiku laut adalah rumah, dan rumahku adalah laut.
Saat aku sudah berada dekat dengan bibir pantai, Bapak melambai padaku sambil tersenyum. Kulitnya hitam karena terbakar matahari, rambutnya sudah memudar, bukan karena uban tapi karena sering terkena air laut. Bapakku masih terlihat segar, meski wajahnya sudah dipenuhi keriput.
Mata Bapak yang berwarna hitam pekat tampak bercahaya saat melihatku, seperti air laut yang memantulkan sinar matahari. Aku selalu suka Bapak yang tersenyum seperti itu, tapi entah kenapa kakiku bergetar melihat Beliau sekarang.
“Bapak bade ka laut deui (Bapak mau ngelaut lagi)?”
Bapak meletakkan jaring yang baru selesai ia rapikan ke dalam perahu. “Sanes, Jang. Iyeu Pak Sudir ngajak museup, mempeung cuacana sae (Enggak, Jang. Ini Pak Sudir ngajak mancing, mumpung cerah katanya).”
“Ujang bade ngiring moal (Ujang mau ikut juga)?”
Sejenak aku ragu dengan ajakan Pak Sudir itu. Tidak, bukannya aku takut laut, hanya saja… seperti ada yang mengganjal di hatiku. Jujur saja, perasaan seperti ini sudah sangat sering kurasakan, terutama saat melihat Bapak pergi berlayar tengah malam. Tapi tetap saja aku merasa asing dengan rasa takut ini. Seperti perahu di tengah badai, di tengah laut.
“Ah… atos wae, atuh maneh jaga kios Uwak bae lah (udah, kamu jagain kios Uwak-mu sana).”
Aku tidak bisa menjawab kata-kata terakhir Bapak sebelum Beliau naik ke atas perahu dan berlayar bersama tiga orang pria lainnya. Rasanya… sama seperti melihat Ibu meninggalkan rumah di hari itu. Umurku saat itu sudah menginjak dua belas tahun, cukup mengerti tentang situasi macam itu. Dan sejak saat itu aku tidak pernah menangis lagi untuk Ibu, karena air mata ini tidak cukup untuk membawanya kembali.
Tapi, apakah aku harus menangis hari ini? Untuk membuat perahu yang ditumpangi Bapak berbalik lagi?
Hari semakin sore, matahari pun sudah tidak seterik sebelumnya. Meski kekhawatiran itu masih ada, aku beranjak dari bebatuan dan kembali ke kios Uwak Imas. Begitu aku sampai di sana, Uwak Imas langsung menyambutku dengan semprotan mulut bawelnya. Aku hanya nyengir, tidak mau melawan sekaligus menutupi kekhawatiranku. Aku baru akan merasa lega kalau sudah melihat Bapak kembali.
Pernyataan berikut berhubungan, baik secara eksplisit dan implisit dengan bacaan di atas kecuali ….
Dalam teks, penulis justru merasa khawatir dan cemas ketika Bapaknya berlayar, bukan merasa tenang. Semua pilihan lain menunjukkan hubungan dengan perasaan penulis yang terekam dalam teks.
Dalam teks, penulis justru merasa khawatir dan cemas ketika Bapaknya berlayar, bukan merasa tenang. Semua pilihan lain menunjukkan hubungan dengan perasaan penulis yang terekam dalam teks.
Puluhan layang-layang yang berada di atas kepalaku terlihat seperti rangkaian burung yang sedang bermigrasi. Angin pantai yang berhembus kencang membuat mereka terbang lebih jauh dan tinggi, tapi tetap di bawah kendali kekangan tali kenur. Aku ingin seperti layang-layang. Walau beberapa orang yang kukenal mengatakan, hidup seperti layang-layang tidak sepenuhnya bebas. Sekilas terlihat bebas, tapi sebuah tali tipis namun kuat mengaturnya.
Tapi aku tetap ingin menjadi layang-layang yang terbang tinggi di langit Pangandaran yang cerah ini.
Aku melihat sekeliling, pertengahan bulan Juli memang puncak liburan di mana-mana. Banyak wisatawan asing yang sedang bermain di Pantai Selatan ini. Entah itu bermain layang-layang atau hanya sekadar duduk-duduk menikmati pemandangan Pantai Pangandaran yang cerah ini. Aku sendiri sedang duduk di depan kios Uwak Imas yang berjualan pakaian.
Bau amis khas laut (dan juga karena pabrik ikan asin yang tidak jauh dari tempatku sekarang) sudah menjadi udara sehari-hari yang kuhirup. Sinar matahari yang terik menyentuh kulitku dengan ganas, tapi aku tetap bertahan duduk di luar kios. Pasalnya, Uwak Imas tengah sibuk melayani turis asing yang ingin membeli dagangannya. Aku tidak mau masuk, karena pasti Uwak Imas akan menyuruhku untuk melayani turis-turis itu, walaupun dia tahu kalau aku hanya bisa “yes” dan “no”.
Ketika aku mengalihkan pandangan dari layang- layang, aku melihat Bapak dan tiga orang lainnya berada di bibir pantai, bersiap untuk berlayar. Seingatku, Bapak sudah berlayar tadi malam, dan baru kembali tadi subuh. Kenapa sekarang mereka siap-siap ingin berlayar lagi? Apa tiba-tiba radar di kapal milik Haji Miun menangkap segerombolan ikan tuna di tengah laut sana? Eiy … itu pemikiran bodoh! Satu-satunya alat canggih yang mereka gunakan adalah naluri nelayan mereka yang sudah berpuluh-puluh tahun lamanya.
Kakiku bergerak ke arah mereka. Angin berhembus sangat keras di telingaku. Dibesarkan di pesisir pantai membuat aku memiliki ketakutan yang berbeda dari orang lain. Di saat orang lain ketakutan melihat keluarganya terombang-ambing ombak, aku merasakan hal yang jauh daripada itu. Aku takut membenci laut. Aku takut jika laut yang selama ini kuanggap teman, berbalik menjadi musuhku dan melenyapkan segala yang kucintai. Bagiku laut adalah rumah, dan rumahku adalah laut.
Saat aku sudah berada dekat dengan bibir pantai, Bapak melambai padaku sambil tersenyum. Kulitnya hitam karena terbakar matahari, rambutnya sudah memudar, bukan karena uban tapi karena sering terkena air laut. Bapakku masih terlihat segar, meski wajahnya sudah dipenuhi keriput.
Mata Bapak yang berwarna hitam pekat tampak bercahaya saat melihatku, seperti air laut yang memantulkan sinar matahari. Aku selalu suka Bapak yang tersenyum seperti itu, tapi entah kenapa kakiku bergetar melihat Beliau sekarang.
“Bapak bade ka laut deui (Bapak mau ngelaut lagi)?”
Bapak meletakkan jaring yang baru selesai ia rapikan ke dalam perahu. “Sanes, Jang. Iyeu Pak Sudir ngajak museup, mempeung cuacana sae (Enggak, Jang. Ini Pak Sudir ngajak mancing, mumpung cerah katanya).”
“Ujang bade ngiring moal (Ujang mau ikut juga)?”
Sejenak aku ragu dengan ajakan Pak Sudir itu. Tidak, bukannya aku takut laut, hanya saja… seperti ada yang mengganjal di hatiku. Jujur saja, perasaan seperti ini sudah sangat sering kurasakan, terutama saat melihat Bapak pergi berlayar tengah malam. Tapi tetap saja aku merasa asing dengan rasa takut ini. Seperti perahu di tengah badai, di tengah laut.
“Ah… atos wae, atuh maneh jaga kios Uwak bae lah (udah, kamu jagain kios Uwak-mu sana).”
Aku tidak bisa menjawab kata-kata terakhir Bapak sebelum Beliau naik ke atas perahu dan berlayar bersama tiga orang pria lainnya. Rasanya… sama seperti melihat Ibu meninggalkan rumah di hari itu. Umurku saat itu sudah menginjak dua belas tahun, cukup mengerti tentang situasi macam itu. Dan sejak saat itu aku tidak pernah menangis lagi untuk Ibu, karena air mata ini tidak cukup untuk membawanya kembali.
Tapi, apakah aku harus menangis hari ini? Untuk membuat perahu yang ditumpangi Bapak berbalik lagi?
Hari semakin sore, matahari pun sudah tidak seterik sebelumnya. Meski kekhawatiran itu masih ada, aku beranjak dari bebatuan dan kembali ke kios Uwak Imas. Begitu aku sampai di sana, Uwak Imas langsung menyambutku dengan semprotan mulut bawelnya. Aku hanya nyengir, tidak mau melawan sekaligus menutupi kekhawatiranku. Aku baru akan merasa lega kalau sudah melihat Bapak kembali.
Cerita tersebut memberikan inspirasi kepada kita bahwa ….
Teks menggambarkan bahwa meskipun penulis ingin merasakan kebebasan seperti layang- layang, ia menyadari bahwa kebebasan itu diikat oleh tanggung jawab, baik terhadap keluarga maupun terhadap laut.
Teks menggambarkan bahwa meskipun penulis ingin merasakan kebebasan seperti layang- layang, ia menyadari bahwa kebebasan itu diikat oleh tanggung jawab, baik terhadap keluarga maupun terhadap laut.
Beberapa detik setelah Sunu membuka pintu dengan kunci dari pemilik rumah, terdengar derit engsel yang sudah berkarat. Di hadapan kami terbentang sebuah ruangan yang sangat luas dengan lantai yang tampaknya tak pernah disapu berbulan-bulan; beberapa kursi yang berserakan tampak lapuk busuk karena terkena bocoran air hujan di beberapa titik. Ada dua buah jendela panjang menghadap ke teras dan dua jendela pada setiap sisi kiri dinding. Sebagian besar kaca jendela itu sudah pecah. Sebelah kanan dinding juga terdiri atas satu jendela yang sudah rusak dan sia-sia. Alex yang selalu berbicara dengan kameranya mulai memotret setiap pojok, setiap jengkal lantai dengan kotoran setebal dua sentimeter, setiap pintu dan jendela yang menurut Sunu terbuat dari kayu jati itu. Aku merasa Alex memutuskan merekam sudut rumah yang menarik hatinya sebelum Gusti yang matanya seperti lensa itu melampauinya. Persaingan kedua mahasiswa yang bercita-cita merekam dunia ini sering merepotkan kami. Alex amat hemat dalam merekam, tapi sekali jadi: hasilnya amat jitu dan tajam. Jika Alex terlihat emosional hingga terekam pada foto-fotonya sehingga aku cenderung lebih menyukai karyanya – maka Gusti yang pendiam itu mengirim rasa misteri, berjarak, dan dingin terhadap subjek yang direkamnya. Jika Alex cukup menghabiskan setengah rol film untuk satu peristiwa, Gusti bisa menggunakan beberapa rol.
Terdengar lenguhan Daniel yang mencoba menebak-nebak manusia di zaman apa yang terakhir menempati rumah itu. Mungkin zaman Belanda, katanya bersungut-sungut menjawab pertanyaannya sendiri. Atau mungkin zaman batu, demikian ia menambahkan. Kinan asyik mengamati tembok kotor yang sudah tak jelas warnanya, atau krem atau cokelat jorok. Sunu bergumam, dan hanya aku yang bisa mengerti apa kata-kata yang dikeluarkan di antara sepasang bibirnya yang jarang bicara itu: Kita bisa berpatungan untuk membeli cat. Kinan seolah tak mendengar ucapan Sunu atau lenguhan Daniel yang mirip suara kerbau karena lebih sibuk mengusap-usap tembok seolah permukaan tembok kotor itu adalah hamparan kain sutera.
“Ruang besar ini bisa kita gunakan untuk tempat diskusi. Pasang tikar saja,” aku coba mengatasi suara gerundelan Daniel yang kini mencoba menyodok-nyodok sarang laba- laba di pojok plafon dengan menggunakan sebatang kayu yang semula tergeletak di pojok ruangan. Sunu kelihatan tak peduli komentar Daniel. Dia membuka pintu ruangan yang terletak tepat di sisi kiri belakang. Aku membuntuti Sunu dan rasanya kami sama- sama langsung tahu ruangan besar itu harus kami sulap menjadi sekretariat, tempat kami kelak melakukakan kegiatan administratif untuk diskusi dan rencana gerakan. Gerakan mahasiswa Winatra sudah dideklarasikan secara serentak di beberapa kota. Kaki rasanya gatal jika kami hanya berdiskusi sepanjang abad tanpa melakukan tindakan apapun.
Deskripsi rangkaian peristiwa yang memperjelas karakter tokoh-tokoh cerita tersebut adalah…
Di awal cerita tersebut disampaikan berbagai reaksi para tokoh terhadap rumah yang baru mereka sewa. Masing-masing tokoh menunjukkan tindakan yang berbeda dalam menyikapi tempat tersebut. Jadi, deskripsi rangkaian peristiwa yang memperjelas karakter tokoh-tokoh cerita tersebut adalah karakteristik orang-orang unik yang suka diskusi ditunjukkan dengan cara aksi tokoh dalam menghadapi perbedaan pemikiran, visi, dan misi sebuah organisasi.
Di awal cerita tersebut disampaikan berbagai reaksi para tokoh terhadap rumah yang baru mereka sewa. Masing-masing tokoh menunjukkan tindakan yang berbeda dalam menyikapi tempat tersebut. Jadi, deskripsi rangkaian peristiwa yang memperjelas karakter tokoh-tokoh cerita tersebut adalah karakteristik orang-orang unik yang suka diskusi ditunjukkan dengan cara aksi tokoh dalam menghadapi perbedaan pemikiran, visi, dan misi sebuah organisasi.
Beberapa detik setelah Sunu membuka pintu dengan kunci dari pemilik rumah, terdengar derit engsel yang sudah berkarat. Di hadapan kami terbentang sebuah ruangan yang sangat luas dengan lantai yang tampaknya tak pernah disapu berbulan-bulan; beberapa kursi yang berserakan tampak lapuk busuk karena terkena bocoran air hujan di beberapa titik. Ada dua buah jendela panjang menghadap ke teras dan dua jendela pada setiap sisi kiri dinding. Sebagian besar kaca jendela itu sudah pecah. Sebelah kanan dinding juga terdiri atas satu jendela yang sudah rusak dan sia-sia. Alex yang selalu berbicara dengan kameranya mulai memotret setiap pojok, setiap jengkal lantai dengan kotoran setebal dua sentimeter, setiap pintu dan jendela yang menurut Sunu terbuat dari kayu jati itu. Aku merasa Alex memutuskan merekam sudut rumah yang menarik hatinya sebelum Gusti yang matanya seperti lensa itu melampauinya. Persaingan kedua mahasiswa yang bercita-cita merekam dunia ini sering merepotkan kami. Alex amat hemat dalam merekam, tapi sekali jadi: hasilnya amat jitu dan tajam. Jika Alex terlihat emosional hingga terekam pada foto-fotonya sehingga aku cenderung lebih menyukai karyanya – maka Gusti yang pendiam itu mengirim rasa misteri, berjarak, dan dingin terhadap subjek yang direkamnya. Jika Alex cukup menghabiskan setengah rol film untuk satu peristiwa, Gusti bisa menggunakan beberapa rol.
Terdengar lenguhan Daniel yang mencoba menebak-nebak manusia di zaman apa yang terakhir menempati rumah itu. Mungkin zaman Belanda, katanya bersungut-sungut menjawab pertanyaannya sendiri. Atau mungkin zaman batu, demikian ia menambahkan. Kinan asyik mengamati tembok kotor yang sudah tak jelas warnanya, atau krem atau cokelat jorok. Sunu bergumam, dan hanya aku yang bisa mengerti apa kata-kata yang dikeluarkan di antara sepasang bibirnya yang jarang bicara itu: Kita bisa berpatungan untuk membeli cat. Kinan seolah tak mendengar ucapan Sunu atau lenguhan Daniel yang mirip suara kerbau karena lebih sibuk mengusap-usap tembok seolah permukaan tembok kotor itu adalah hamparan kain sutera.
“Ruang besar ini bisa kita gunakan untuk tempat diskusi. Pasang tikar saja,” aku coba mengatasi suara gerundelan Daniel yang kini mencoba menyodok-nyodok sarang laba- laba di pojok plafon dengan menggunakan sebatang kayu yang semula tergeletak di pojok ruangan. Sunu kelihatan tak peduli komentar Daniel. Dia membuka pintu ruangan yang terletak tepat di sisi kiri belakang. Aku membuntuti Sunu dan rasanya kami sama- sama langsung tahu ruangan besar itu harus kami sulap menjadi sekretariat, tempat kami kelak melakukakan kegiatan administratif untuk diskusi dan rencana gerakan. Gerakan mahasiswa Winatra sudah dideklarasikan secara serentak di beberapa kota. Kaki rasanya gatal jika kami hanya berdiskusi sepanjang abad tanpa melakukan tindakan apapun.
Hal yang dipikirkan Kinan ketika melihat sekeliling rumah tua yang dipilih teman- temannya adalah…
Penggambaran sosok Kinan dalam bacaan tersebut Kinan lebih sibuk mengusap-usap tembok seolah permukaan tembok kotor itu adalah hamparan kain sutera. Dari perilaku Kinan mengusap tembok seolah kain sutera yang halus melambangkan keraguan. Tokoh Sunu mengatakan bahwa mereka bisa berpatungan untuk membeli cat. Hal itu ia ucapkan untuk meyakinkan Kinan. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah merasa sangsi rumah yang kotor itu bisa dijadikan sekretariat organisasi.
Penggambaran sosok Kinan dalam bacaan tersebut Kinan lebih sibuk mengusap-usap tembok seolah permukaan tembok kotor itu adalah hamparan kain sutera. Dari perilaku Kinan mengusap tembok seolah kain sutera yang halus melambangkan keraguan. Tokoh Sunu mengatakan bahwa mereka bisa berpatungan untuk membeli cat. Hal itu ia ucapkan untuk meyakinkan Kinan. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah merasa sangsi rumah yang kotor itu bisa dijadikan sekretariat organisasi.
Stetoskop akustik adalah peralatan media untuk mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh manusia. Stetoskop terdiri atas tiga bagian, bagian pertama yang ditempelkan pada tubuh pasien, bagian kedua yang diletakkan pada lubang telinga tenaga medis, dan bagian ketiga berupa selang kecil berisi udara yang menghubungkan bagian pertama dan kedua. Selang biasanya dibuat mencabang sehingga kedua sisi telinga tenaga medis dapat dihubungkan dengan stetoskop. Melalui stetoskop, tenaga medis dapat medengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop.
Cara kerja stetoskop akustik adalah sebagai berikut. Gelombang bunyi dari dalam tubuh menggetarkan pelat logam tipis yang terdapat di bagian pertama stetoskop. Getaran pelat tersebut menimbulkan perubahan tekanan udara yang berada di dalam selang secara periodik. Pada akhirnya, perubahan tekanan tersebut menggetarkan pelat tipis pada bagian kedua dan menghasilkan bunyi yang kemudian ditangkap telinga tenaga medis.
tidak Stetoskop akustik mampu mendeteksi bunyi dengan tingkat bunyi rendah. Oleh karena itu, dikembangkan stetoskop elektronik yang mampu mengatasi masalah tersebut. Stetoskop elektronik adalah stetoskop yang mengubah gelombang bunyi menjadi sinyal listrik, memperkuat amplitudo sinyal, dan kemudian mengubah sinyal menjadi gelombang bunyi yang lebih kuat. Kebutuhan tenaga medis untuk mendapatkan informasi keadaan gerak suatu organ di dalam tubuh tidak dapat dipenuhi oleh kedua stetoskop di atas. Para ahli teknologi medis kemudian mengembangkan stetoskop doppler untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Stetoskop doppler memanfaatkan konsep efek doppler untuk mendeteksi organ di dalam tubuh yang bergerak.
Efek doppler adalah efek gerak sumber gelombang relatif terhadap gerak pengamat. Gerak relatif tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi antara frekuensi gelombang yang diukur pengamat dengan frekuensi asli gelombang tersebut. Pada stetoskop doppler, efek doppler terjadi ketika gerak organ tubuh memantulkan gelombang bunyi sehingga frekuensi gelombang yang dipantulkannya teramati memiliki frekuensi yang berbeda dengan frekuensi gelombang sebelum dipantulkan. Adanya keperluan penelitian dan pendidikan medis mendorong pengembangan stetoskop digital yang mampu mengubah sinyal listrik yang mengandung informasi frekuensi dan amplitudo gelombang bunyi yang dipantulkan pasien menjadi sinyal digital. Sinyal ini dapat disimpan di komputer sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian. Stetoskop fetal yang khusus untuk memeriksa jantung janin termasuk jenis stetoskop digital.
Ke depan, stetoskop digital diharapkan semakin murah sehingga dapat dimiliki setiap orang. Keberadaan stetoskop digital sangat mendukung pengobatan digital, istilah untuk konsultasi jarak jauh pasien ke dokter dengan menggunakan teknologi informasi. Pengobatan digital sangat bermanfaat bagi orang yang berada di pelosok, orang yang sibuk, dan orang yang sedang bepergian. Namun, penyedia aplikasi kesehatan harus bisa menjamin keamanan data kesehatan pasien yang dikirim secara elektronik.
Ketika stetoskop akustik sedang digunakan, terjadi penjalaran…
Pernyataan dalam paragraf pertama menyampaikan bahwa melalui stetoskop, tenaga medis dapat mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop. Jadi, jawaban yang tepat adalah gelombang bunyi dari pasien ke tenaga medis.
Pernyataan dalam paragraf pertama menyampaikan bahwa melalui stetoskop, tenaga medis dapat mendengarkan bunyi yang berasal dari dalam tubuh pasien. Tenaga medis akan mendapatkan gambaran kesehatan pasien melalui ketidaknormalan bunyi yang terdengar melalui stetoskop. Jadi, jawaban yang tepat adalah gelombang bunyi dari pasien ke tenaga medis.
Selama ini, Alzheimer dikenal sebagai penyakit yang menyerang otak dan menyebabkan gangguan daya ingat serta fungsi kognitif. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan mengejutkan: Alzheimer bukan sekadar penyakit biasa, melainkan bisa jadi merupakan infeksi. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa ada kaitan erat antara penyakit gusi dengan Alzheimer. Penelitian ini menemukan keberadaan bakteri Porphyromonas gingivalis- patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi)-di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal dunia. Sebelumnya, para ilmuwan sudah mencurigai adanya hubungan antara kedua kondisi ini, tetapi penelitian ini memberikan bukti yang lebih kuat. Dalam eksperimen pada tikus, infeksi bakteri di mulut ternyata menyebabkan bakteri ini menyebar ke otak dan meningkatkan produksi protein lengket yang disebut amyloid beta, yang selama ini dikaitkan dengan perkembangan Alzheimer.
Selain menemukan bakteri dalam otak pasien Alzheimer, penelitian ini juga mengidentifikasi enzim beracun yang disebut gingipains yang diproduksi oleh P. gingivalis. Enzim ini ditemukan dalam jumlah tinggi pada otak pasien Alzheimer dan berkorelasi dengan dua penanda utama penyakit ini, yaitu protein tau dan protein ubiquitin. Yang lebih mengejutkan, enzim beracun ini juga ditemukan di otak orang yang belum pernah didiagnosis Alzheimer. Hal ini menunjukkan bahwa infeksi bakteri mungkin terjadi sebelum gejala demensia muncul. Para ilmuwan menjelaskan dalam makalah mereka, “Penemuan antigen gingipain di otak individu dengan patologi Alzheimer, tetapi tanpa diagnosis demensia, menunjukkan bahwa infeksi otak dengan P. gingivalis bukanlah akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan merupakan kejadian awal yang dapat menjelaskan patologi yang ditemukan pada individu paruh baya sebelum terjadi penurunan kognitif.”
Penelitian ini membawa secercah harapan dalam pengobatan Alzheimer. Tim ilmuwan mengembangkan senyawa bernama COR388, yang dalam uji coba pada tikus terbukti mampu mengurangi jumlah bakteri P. gingivalis di otak, sekaligus menekan produksi amyloid-beta dan peradangan saraf. Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal dan uji coba, baru dilakukan pada tikus, para ahli optimistis bahwa pendekatan ini bisa menjadi salah satu langkah baru dalam mengatasi Alzheimer. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science Advances dan komunitas ilmiah kini menunggu hasil studi lanjutan untuk mengonfirmasi hubungan antara penyakit gusi dan Alzheimer. Jika hipotesis ini terbukti benar, menjaga kesehatan gigi dan mulut mungkin akan menjadi salah satu cara untuk mencegah Alzheimer di masa depan.
“Penemuan antigen gingipain di otak individu dengan patologi Alzheimer, tetapi tanpa diagnosis demensia, menunjukkan bahwa infeksi otak dengan P. gingivalis bukanlah akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan merupakan kejadian awal yang dapat menjelaskan patologi yang ditemukan pada individu paruh baya sebelum terjadi penurunan kognitif” maksud pernyataan tersebut adalah…
Pembahasan: Berdasarkan informasi pada paragraf kedua, maksud penyataan tersebut adalah infeksi otak dengan P. gingivalis bukan akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan dari kejadian sebelum terjadi demensia.
Pembahasan: Berdasarkan informasi pada paragraf kedua, maksud penyataan tersebut adalah infeksi otak dengan P. gingivalis bukan akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan dari kejadian sebelum terjadi demensia.
Selama ini, Alzheimer dikenal sebagai penyakit yang menyerang otak dan menyebabkan gangguan daya ingat serta fungsi kognitif. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan mengejutkan: Alzheimer bukan sekadar penyakit biasa, melainkan bisa jadi merupakan infeksi. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa ada kaitan erat antara penyakit gusi dengan Alzheimer. Penelitian ini menemukan keberadaan bakteri Porphyromonas gingivalis- patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi)-di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal dunia. Sebelumnya, para ilmuwan sudah mencurigai adanya hubungan antara kedua kondisi ini, tetapi penelitian ini memberikan bukti yang lebih kuat. Dalam eksperimen pada tikus, infeksi bakteri di mulut ternyata menyebabkan bakteri ini menyebar ke otak dan meningkatkan produksi protein lengket yang disebut amyloid beta, yang selama ini dikaitkan dengan perkembangan Alzheimer.
Selain menemukan bakteri dalam otak pasien Alzheimer, penelitian ini juga mengidentifikasi enzim beracun yang disebut gingipains yang diproduksi oleh P. gingivalis. Enzim ini ditemukan dalam jumlah tinggi pada otak pasien Alzheimer dan berkorelasi dengan dua penanda utama penyakit ini, yaitu protein tau dan protein ubiquitin. Yang lebih mengejutkan, enzim beracun ini juga ditemukan di otak orang yang belum pernah didiagnosis Alzheimer. Hal ini menunjukkan bahwa infeksi bakteri mungkin terjadi sebelum gejala demensia muncul. Para ilmuwan menjelaskan dalam makalah mereka, “Penemuan antigen gingipain di otak individu dengan patologi Alzheimer, tetapi tanpa diagnosis demensia, menunjukkan bahwa infeksi otak dengan P. gingivalis bukanlah akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan merupakan kejadian awal yang dapat menjelaskan patologi yang ditemukan pada individu paruh baya sebelum terjadi penurunan kognitif.”
Penelitian ini membawa secercah harapan dalam pengobatan Alzheimer. Tim ilmuwan mengembangkan senyawa bernama COR388, yang dalam uji coba pada tikus terbukti mampu mengurangi jumlah bakteri P. gingivalis di otak, sekaligus menekan produksi amyloid-beta dan peradangan saraf. Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal dan uji coba, baru dilakukan pada tikus, para ahli optimistis bahwa pendekatan ini bisa menjadi salah satu langkah baru dalam mengatasi Alzheimer. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science Advances dan komunitas ilmiah kini menunggu hasil studi lanjutan untuk mengonfirmasi hubungan antara penyakit gusi dan Alzheimer. Jika hipotesis ini terbukti benar, menjaga kesehatan gigi dan mulut mungkin akan menjadi salah satu cara untuk mencegah Alzheimer di masa depan.
Menurut bacaan, pengembangan senyawa COR388 di masa depan memungkinkan…
Berdasarkan informasi dalam paragraf ketiga, senyawa COR388 yang dalam uji coba pada tikus terbukti mampu mengurangi jumlah bakteri P. gingivalis di otak, sekaligus menekan produksi amyloid-beta dan peradangan saraf. Jika hipotesis tersebut terbukti benar, menjaga kesehatan gigi dan mulut mungkin akan menjadi salah satu cara untuk mencegah Alzheimer di masa depan.
Berdasarkan informasi dalam paragraf ketiga, senyawa COR388 yang dalam uji coba pada tikus terbukti mampu mengurangi jumlah bakteri P. gingivalis di otak, sekaligus menekan produksi amyloid-beta dan peradangan saraf. Jika hipotesis tersebut terbukti benar, menjaga kesehatan gigi dan mulut mungkin akan menjadi salah satu cara untuk mencegah Alzheimer di masa depan.
Selama ini, Alzheimer dikenal sebagai penyakit yang menyerang otak dan menyebabkan gangguan daya ingat serta fungsi kognitif. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan mengejutkan: Alzheimer bukan sekadar penyakit biasa, melainkan bisa jadi merupakan infeksi. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa ada kaitan erat antara penyakit gusi dengan Alzheimer. Penelitian ini menemukan keberadaan bakteri Porphyromonas gingivalis- patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi)-di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal dunia. Sebelumnya, para ilmuwan sudah mencurigai adanya hubungan antara kedua kondisi ini, tetapi penelitian ini memberikan bukti yang lebih kuat. Dalam eksperimen pada tikus, infeksi bakteri di mulut ternyata menyebabkan bakteri ini menyebar ke otak dan meningkatkan produksi protein lengket yang disebut amyloid beta, yang selama ini dikaitkan dengan perkembangan Alzheimer.
Selain menemukan bakteri dalam otak pasien Alzheimer, penelitian ini juga mengidentifikasi enzim beracun yang disebut gingipains yang diproduksi oleh P. gingivalis. Enzim ini ditemukan dalam jumlah tinggi pada otak pasien Alzheimer dan berkorelasi dengan dua penanda utama penyakit ini, yaitu protein tau dan protein ubiquitin. Yang lebih mengejutkan, enzim beracun ini juga ditemukan di otak orang yang belum pernah didiagnosis Alzheimer. Hal ini menunjukkan bahwa infeksi bakteri mungkin terjadi sebelum gejala demensia muncul. Para ilmuwan menjelaskan dalam makalah mereka, “Penemuan antigen gingipain di otak individu dengan patologi Alzheimer, tetapi tanpa diagnosis demensia, menunjukkan bahwa infeksi otak dengan P. gingivalis bukanlah akibat dari perawatan gigi yang buruk setelah timbulnya demensia, melainkan merupakan kejadian awal yang dapat menjelaskan patologi yang ditemukan pada individu paruh baya sebelum terjadi penurunan kognitif.”
Penelitian ini membawa secercah harapan dalam pengobatan Alzheimer. Tim ilmuwan mengembangkan senyawa bernama COR388, yang dalam uji coba pada tikus terbukti mampu mengurangi jumlah bakteri P. gingivalis di otak, sekaligus menekan produksi amyloid-beta dan peradangan saraf. Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal dan uji coba, baru dilakukan pada tikus, para ahli optimistis bahwa pendekatan ini bisa menjadi salah satu langkah baru dalam mengatasi Alzheimer. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science Advances dan komunitas ilmiah kini menunggu hasil studi lanjutan untuk mengonfirmasi hubungan antara penyakit gusi dan Alzheimer. Jika hipotesis ini terbukti benar, menjaga kesehatan gigi dan mulut mungkin akan menjadi salah satu cara untuk mencegah Alzheimer di masa depan.
Berdasarkan bacaan, bakteri Porphyromonas gingivalis adalah…
Dalam paragraf pertama terdapat kalimat Penelitian ini menemukan keberadaan bakteri Porphyromonas gingivalis-patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi)- di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal dunia. Berdasarkan kalimat tersebut, kita dapatkan informasi bakteri Porphyromonas gingivalis adalah patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi).
Dalam paragraf pertama terdapat kalimat Penelitian ini menemukan keberadaan bakteri Porphyromonas gingivalis-patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi)- di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal dunia. Berdasarkan kalimat tersebut, kita dapatkan informasi bakteri Porphyromonas gingivalis adalah patogen utama penyebab periodontitis kronis (penyakit gusi).
Sepak takraw adalah permainan bola kecil yang memadukan setidaknya dua teknik olahraga populer, yakni voli dan sepak bola. Istilah sepak takraw terdiri dari dua kata, kata “sepak” (Bahasa Melayu) berarti menendang dan “takraw” yang berarti bola natan (Bahasa Thailand). Olahraga tradisional ini punya permainan mirip bola voli, namun dalam aktivitas untuk menggunakan kaki. Olahraga ini mulai dikenal pada abad ke-15 dengan inti dari permainan adalah menendang bola melewati net dan masuk ke lapangan lawan dengan pihak lawan perlu mampu mengembalikan bola melewati net dengan tidak lebih dari tiga kali sentuhan.
Tinggi tiang net untuk putra dan putri tidak sama. Pada pertandingan resmi nasional maupun internasional untuk putra setinggi 1,55 m, dan tinggi net putri setinggi 1,45 m. Setiap regu mendapatkan dua kesempatan pergantian pemain dalam satu set. Jika tim kekurangan pemain maka dianggap kalah dan pemain yang mendapatkan kartu merah dapat diganti sesuai dengan ketentuan belum ada pergantian pemain sebelumnya. Pergantian pemain dapat dilakukan setiap bola mati dan harus dengan persetujuan manajer dan wasit sebagai official pertandingan.
Berbeda dari permainan voli, pemain sepak takraw tidak boleh melakukan kontak bola dengan tangan atau lengan. Namun, pemain diperbolehkan untuk menggunakan kaki, kepala, atau dada untuk menyentuh bola. Permainan sepak takraw mempertandingkan dua regu, dengan masing-masing terdiri dari tiga pemain. Setiap anggota tim memiliki peran tertentu dalam permainan, yaitu tekong, feeder, atau killer. Dalam permainan sepak takraw, tim yang memenangkan pertandingan harus mencapai skor 21 poin terlebih dahulu. Jika pertandingan berakhir seri atau deuce maka pertandingan dilanjutkan hingga terjadi selisih 2 angka dan memiliki batas skor 25 poin.
Pernyataan tentang sepak takraw berikut yang sesuai dengan isi bacaan adalah…..
Berdasarkan teks, sepak takraw adalah permainan bola yang menggabungkan elemen voli dan sepak bola, tetapi menggunakan kaki, kepala, dan dada, bukan tangan atau lengan, sebagai penggerak utama untuk memainkan bola
Berdasarkan teks, sepak takraw adalah permainan bola yang menggabungkan elemen voli dan sepak bola, tetapi menggunakan kaki, kepala, dan dada, bukan tangan atau lengan, sebagai penggerak utama untuk memainkan bola
Sepak takraw adalah permainan bola kecil yang memadukan setidaknya dua teknik olahraga populer, yakni voli dan sepak bola. Istilah sepak takraw terdiri dari dua kata, kata “sepak” (Bahasa Melayu) berarti menendang dan “takraw” yang berarti bola natan (Bahasa Thailand). Olahraga tradisional ini punya permainan mirip bola voli, namun dalam aktivitas untuk menggunakan kaki. Olahraga ini mulai dikenal pada abad ke-15 dengan inti dari permainan adalah menendang bola melewati net dan masuk ke lapangan lawan dengan pihak lawan perlu mampu mengembalikan bola melewati net dengan tidak lebih dari tiga kali sentuhan.
Tinggi tiang net untuk putra dan putri tidak sama. Pada pertandingan resmi nasional maupun internasional untuk putra setinggi 1,55 m, dan tinggi net putri setinggi 1,45 m. Setiap regu mendapatkan dua kesempatan pergantian pemain dalam satu set. Jika tim kekurangan pemain maka dianggap kalah dan pemain yang mendapatkan kartu merah dapat diganti sesuai dengan ketentuan belum ada pergantian pemain sebelumnya. Pergantian pemain dapat dilakukan setiap bola mati dan harus dengan persetujuan manajer dan wasit sebagai official pertandingan.
Berbeda dari permainan voli, pemain sepak takraw tidak boleh melakukan kontak bola dengan tangan atau lengan. Namun, pemain diperbolehkan untuk menggunakan kaki, kepala, atau dada untuk menyentuh bola. Permainan sepak takraw mempertandingkan dua regu, dengan masing-masing terdiri dari tiga pemain. Setiap anggota tim memiliki peran tertentu dalam permainan, yaitu tekong, feeder, atau killer. Dalam permainan sepak takraw, tim yang memenangkan pertandingan harus mencapai skor 21 poin terlebih dahulu. Jika pertandingan berakhir seri atau deuce maka pertandingan dilanjutkan hingga terjadi selisih 2 angka dan memiliki batas skor 25 poin.
Pernyataan yang tepat tentang permainan sepak takraw adalah …..
Berdasarkan teks, pemain yang mendapatkan kartu merah dapat diganti, asalkan tim belum menggunakan kuota pergantian pemain sebelumnya.
Berdasarkan teks, pemain yang mendapatkan kartu merah dapat diganti, asalkan tim belum menggunakan kuota pergantian pemain sebelumnya.
Penyakit parkinson adalah penyakit pada sistem saraf yang mengganggu kemampuan tubuh dalam mengontrol gerakan dan keseimbangan. Kondisi ini menimbulkan beragam keluhan, seperti tremor, kaku otot, hingga gangguan koordinasi. Terdapat dua macam penyakit parkinson, yaitu parkinson primer dan Parkinson sekunder. Parkinson primer disebabkan berkurangnya dopamin karena bertambahnya usia. Parkinson sekunder disebabkan terhambatnya pengaliran dopamin yang bisa saja disebabkan oleh tumor, stroke, gangguan pembuluh darah, dan trauma.
Gejala parkinson yang sering dijumpai adalah tremor pada saat beristirahat di satu sisi badan, kesulitan memulai pergerakan, dan kekakuan otot. Penyakit parkinson disebabkan oleh kerusakan atau kematian sel-sel saraf di otak. Penyebab kerusakan atau kematian sel tersebut belum diketahui.
Akan tetapi, riwayat penyakit parkinson pada keluarga dan paparan senyawa kimia bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini. Penyakit ini cenderung diturunkan walau terkadang faktor genetik tidak memegang peran utama. Pada tahap awal, penyakit parkinson menyebabkan ekspresi wajah yang datar, lengan tidak berayun saat berjalan, suara menjadi lebih kecil, hingga gangguan gerak tubuh. Jika otak memerintahkan suatu aktivitas, misalnya mengangkat lengan, sel-sel saraf dalam ganglia basalis akan membantu menghaluskan gerakan tersebut dan mengatur perubahan sikap tubuh. Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus, yang akan menyampaikan informasi yang telah diolah kembali korteks otak besar. Keseluruhan sinyal tersebut diantarkan oleh bahan kimia neurotransmitter sebagai impuls listrik di sepanjang jalur saraf dan di antara saraf-saraf. Neurotransmitter yang utama dalam ganglia basalis adalah dopamin. Penyebab terjadinya penyakit parkinson adalah kurangnya jumlah neurotransmitter dopamin di dalam susunan saraf. Pada penyakit parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit. Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin terkadang tidak diketahui.
Cara mencegah penyakit parkinson belum diketahui secara pasti. Namun, ada cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah perburukkan kondisi penderita, misalnya rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan melakukan senam otak. Pengobatan penyakit Parkinson bertujuan untuk mengurangi gejala dan membantu pasien menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri. Metode penanganannya bisa berupa pemberian obat-obatan, terapi, dan operasi.
Pernyataan mengenai Parkinson yang tepat menurut bacaan di atas adalah …..
Penyakit Parkinson adalah penyakit pada sistem saraf yang mengganggu kemampuan tubuh dalam mengontrol gerakan dan keseimbangan. Kondisi ini menyebabkan berbagai gejala seperti tremor, kaku otot, dan gangguan koordinasi. Oleh karena itu, Jawaban: yang paling tepat adalah karena ini mencakup esensi utama dari deskripsi penyakit Parkinson yang diberikan dalam teks: penyakit akibat kerusakan sel-sel saraf di otak yang menyebabkan sulit mengontrol gerakan.
Penyakit Parkinson adalah penyakit pada sistem saraf yang mengganggu kemampuan tubuh dalam mengontrol gerakan dan keseimbangan. Kondisi ini menyebabkan berbagai gejala seperti tremor, kaku otot, dan gangguan koordinasi. Oleh karena itu, Jawaban: yang paling tepat adalah karena ini mencakup esensi utama dari deskripsi penyakit Parkinson yang diberikan dalam teks: penyakit akibat kerusakan sel-sel saraf di otak yang menyebabkan sulit mengontrol gerakan.
Boneka Labubu kini menjadi fenomena populer, khususnya di kalangan kolektor, berkat desainnya yang khas dan strategi pemasaran yang inovatif. Produk dari perusahaan Pop Mart yang didirikan oleh miliarder muda Wang Ning tersebut memiliki kepala besar, mata bulat, ekspresi unik, dan cerita karakter yang kuat.
Salah satu strategi utama yang digunakan adalah blind box atau kotak kejutan yang menciptakan elemen ketidakpastian sehingga menarik minat konsumen. Strategi ini memperkuat daya tarik Labubu sehingga mendorong banyak orang untuk mengoleksinya.
Kepopuleran boneka Labubu semakin meningkat setelah Lisa dari Blackpink mengunggahnya di Instagram pada April 2024.
Fenomena Labubu juga menarik perhatian besar di Thailand dan negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Tren ini didorong oleh fear of missing out (FOMO). Dengan menciptakan eksklusivitas dan memanfaatkan pengaruh media sosial, produsen berhasil memengaruhi konsumen untuk membeli Labubu.
Strategi pemasaran Pop Mart juga memanfaatkan konsep kelangkaan (scarcity marketing) dengan memproduksi Labubu dalam jumlah terbatas. Hal ini menciptakan rasa urgensi dan membuat penggemar rela menunggu lama untuk membelinya. Kelangkaan ini juga meningkatkan nilai jual boneka tersebut di pasar sehingga harga Labubu naik seiring tingginya permintaan. Istilah blind box pada bacaan memiliki makna ….
Istilah “blind box” pada bacaan memiliki makna bahwa cara penjualan dengan kemasan tanpa memberikan kepastian jenis barangnya. Pada teks disampaikan bahwa salah satu strategi utama yang digunakan adalah “blind box” atau kotak kejutan yang menciptakan elemen ketidakpastian sehingga menarik minat konsumen.
Blind box merupakan metode penjualan dimana produk dikemas dalam kotak tertutup, sehingga pembeli tidak tahu persis item apa yang akan mereka dapatkan sampai kemasan itu dibuka.
Istilah “blind box” pada bacaan memiliki makna bahwa cara penjualan dengan kemasan tanpa memberikan kepastian jenis barangnya. Pada teks disampaikan bahwa salah satu strategi utama yang digunakan adalah “blind box” atau kotak kejutan yang menciptakan elemen ketidakpastian sehingga menarik minat konsumen.
Blind box merupakan metode penjualan dimana produk dikemas dalam kotak tertutup, sehingga pembeli tidak tahu persis item apa yang akan mereka dapatkan sampai kemasan itu dibuka.
Boneka Labubu kini menjadi fenomena populer, khususnya di kalangan kolektor, berkat desainnya yang khas dan strategi pemasaran yang inovatif. Produk dari perusahaan Pop Mart yang didirikan oleh miliarder muda Wang Ning tersebut memiliki kepala besar, mata bulat, ekspresi unik, dan cerita karakter yang kuat.
Salah satu strategi utama yang digunakan adalah blind box atau kotak kejutan yang menciptakan elemen ketidakpastian sehingga menarik minat konsumen. Strategi ini memperkuat daya tarik Labubu sehingga mendorong banyak orang untuk mengoleksinya.
Kepopuleran boneka Labubu semakin meningkat setelah Lisa dari Blackpink mengunggahnya di Instagram pada April 2024.
Fenomena Labubu juga menarik perhatian besar di Thailand dan negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Tren ini didorong oleh fear of missing out (FOMO). Dengan menciptakan eksklusivitas dan memanfaatkan pengaruh media sosial, produsen berhasil memengaruhi konsumen untuk membeli Labubu.
Strategi pemasaran Pop Mart juga memanfaatkan konsep kelangkaan (scarcity marketing) dengan memproduksi Labubu dalam jumlah terbatas. Hal ini menciptakan rasa urgensi dan membuat penggemar rela menunggu lama untuk membelinya. Kelangkaan ini juga meningkatkan nilai jual boneka tersebut di pasar sehingga harga Labubu naik seiring tingginya permintaan. Kenaikan harga Labubu akibat strategi scarcity marketing dapat ditunjukkan melalui ….
Kenaikan harga Labubu akibat strategi scarcity marketing pada bacaan dapat ditunjukkan dalam diagram permintaan dan penawaran melalui pergeseran kurva permintaan ke kanan.
Permintaan meningkat karena adanya kelangkaan dan eksklusivitas Labubu menciptakan FOMO sehingga lebih banyak konsumen yang ingin membeli. Halini menyebabkan kurva permintaan bergeser ke kanan yang menunjukkan bahwa peningkatan permintaan pada setiap tingkat harga.
Strategi scarcity marketing juga tidak memengaruhi pergeseran kurva penawaran.
Kenaikan harga Labubu akibat strategi scarcity marketing pada bacaan dapat ditunjukkan dalam diagram permintaan dan penawaran melalui pergeseran kurva permintaan ke kanan.
Permintaan meningkat karena adanya kelangkaan dan eksklusivitas Labubu menciptakan FOMO sehingga lebih banyak konsumen yang ingin membeli. Halini menyebabkan kurva permintaan bergeser ke kanan yang menunjukkan bahwa peningkatan permintaan pada setiap tingkat harga.
Strategi scarcity marketing juga tidak memengaruhi pergeseran kurva penawaran.
Boneka Labubu kini menjadi fenomena populer, khususnya di kalangan kolektor, berkat desainnya yang khas dan strategi pemasaran yang inovatif. Produk dari perusahaan Pop Mart yang didirikan oleh miliarder muda Wang Ning tersebut memiliki kepala besar, mata bulat, ekspresi unik, dan cerita karakter yang kuat.
Salah satu strategi utama yang digunakan adalah blind box atau kotak kejutan yang menciptakan elemen ketidakpastian sehingga menarik minat konsumen. Strategi ini memperkuat daya tarik Labubu sehingga mendorong banyak orang untuk mengoleksinya.
Kepopuleran boneka Labubu semakin meningkat setelah Lisa dari Blackpink mengunggahnya di Instagram pada April 2024.
Fenomena Labubu juga menarik perhatian besar di Thailand dan negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Tren ini didorong oleh fear of missing out (FOMO). Dengan menciptakan eksklusivitas dan memanfaatkan pengaruh media sosial, produsen berhasil memengaruhi konsumen untuk membeli Labubu.
Strategi pemasaran Pop Mart juga memanfaatkan konsep kelangkaan (scarcity marketing) dengan memproduksi Labubu dalam jumlah terbatas. Hal ini menciptakan rasa urgensi dan membuat penggemar rela menunggu lama untuk membelinya. Kelangkaan ini juga meningkatkan nilai jual boneka tersebut di pasar sehingga harga Labubu naik seiring tingginya permintaan. Faktor utama yang memengaruhi permintaan konsumen akibat unggahan influencer adalah ….
Faktor utama yang memengaruhi permintaan konsumen akibat unggahan influencer di media sosial menurut bacaan adalah tren atau selera konsumen. Setelah adanya unggahan dari influencer maka akan memicu FOMO dan menciptakan viralitas sehingga akan muncul rasa must-have item.
Faktor utama yang memengaruhi permintaan konsumen akibat unggahan influencer di media sosial menurut bacaan adalah tren atau selera konsumen. Setelah adanya unggahan dari influencer maka akan memicu FOMO dan menciptakan viralitas sehingga akan muncul rasa must-have item.
(1) Dalam beberapa tahun terakhir, mulai banyak pasien anak dan remaja yang memiliki keluhan pada tulang belakang.
(2) Padahal, rasa sakit seperti ini biasanya dialami orang yang berusia 40 tahun ke atas.
(3) Anak dan remaja ini ternyata gemar menggunakan gadget, seperti telepon pintar, komputer, dan tablet.
(4) Banyak dari mereka yang bermain gadget sambil tengkurap, membungkuk, atau lehernya ke bawah untuk menatap layar monitor sehingga kepala membebani leher.
(5) Ada pula yang badannya bersandar di kursi dengan posisi layar lebih tinggi daripada mata.
(6) Di samping itu, juga ada yang memiringkan kepala ke satu sisi untuk menjepit gadget di antara telinga dan pundak ketika menelepon.
(7) Apabila ini dilakukan terus-menerus, tulang belakang akan “protes” dengan mengirimkan sinyal nyeri.
(8) Ada berbagai macam sensasi nyeri pada tulang belakang, seperti ditusuk-tusuk, kesemutan, tersetrum, dan nyeri cenat-cenut seperti sakit gigi.
(9) Pada nyeri yang diakibatkan gadget, biasanya sensasinya seperti tersetrum.
(10) Nyeri ini memang tak berbahaya.
(11) Tetapi, jika dibiarkan terus-menerus, nyeri ini bisa merusak postur tulang.
(12) Ada tiga tahapan nyeri pada tulang belakang, yaitu rasa nyeri yang dialami otot, kemudian menjalar ke sendi, dan terakhir mengenai tulang.
Manakah pertanyaan yang jawabannya tidak terdapat dalam teks?
Pertanyaan yang jawabannya tidak terdapat dalam teks adalah E, yaitu “Kapan para anak dan remaja biasanya menggunakan gadget?”
Jawaban ini tidak secara langsung dibahas dalam teks.
Pertanyaan yang jawabannya tidak terdapat dalam teks adalah E, yaitu “Kapan para anak dan remaja biasanya menggunakan gadget?”
Jawaban ini tidak secara langsung dibahas dalam teks.
Perhatikan teks di bawah ini!
Menangis adalah respons alamiah manusia terhadap luapan emosi yang dialaminya. Emosi yang membuat seseorang menangis biasanya berbentuk rasa sakit dan sedih, tetapi ada pula kondisi lain yang dapat memicunya. Contohnya, seseorang bisa gampang menangis saat melihat sesuatu yang indah atau ketika merasa terharu. Anda sama sekali tidak merasakan emosi negatif, tapi Anda justru menunjukkan respons yang sama dengan orang-orang yang mengalami kesedihan.
Menangis sebenarnya merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang terjadi pada diri Anda. Sadar maupun tidak, Anda mungkin sedang (…) sedih, frustrasi, mengalami luapan emosi, atau sekadar ingin mendapatkan perhatian orang lain. Perilaku ini diyakini dapat memberikan efek lega karena tubuh Anda melepas hormon penyebab stres dan berbagai jenis racun yang menyertainya. Rasa lega yang timbul akhirnya mampu menurunkan risiko depresi dan kecemasan. Inilah keuntungan bagi mereka yang gampang menangis.
Tidak berhenti sampai di situ, menangis juga berkaitan dengan fungsi manusia sebagai makhluk sosial. Perilaku ini menimbulkan empati pada orang-orang di sekitar Anda, terutama mereka yang memiliki hubungan baik dengan Anda.
Inti dari paragraf pertama pada teks di atas adalah A, yaitu menangis tidak hanya berkaitan dengan emosi negatif manusia.
Paragraf tersebut menjelaskan bahwa meskipun menangis sering kali dikaitkan dengan rasa sakit dan kesedihan, namun ada juga kondisi lain yang dapat memicu seseorang menangis, seperti melihat sesuatu yang indah atau merasa terharu. Oleh karena itu, menangis tidak hanya terkait dengan emosi negatif manusia.
Inti dari paragraf pertama pada teks di atas adalah A, yaitu menangis tidak hanya berkaitan dengan emosi negatif manusia.
Paragraf tersebut menjelaskan bahwa meskipun menangis sering kali dikaitkan dengan rasa sakit dan kesedihan, namun ada juga kondisi lain yang dapat memicu seseorang menangis, seperti melihat sesuatu yang indah atau merasa terharu. Oleh karena itu, menangis tidak hanya terkait dengan emosi negatif manusia.
Perhatikan teks di bawah ini!
Penjualan sisiknya untuk pengobatan tradisional Tiongkok dan dagingnya sebagai makanan lezat, telah menjadikan trenggiling sebagai mamalia yang diperdagangkan di dunia. Kelangsungan hidup trenggiling … sehingga pada 2016, perdagangan komersial internasional melarang perdagangan hewan tersebut. Namun begitu, yang disampaikan eksklusif kepada National Geographic menemukan bahwa perdagangan sisik dan daging trenggiling masih tinggi pada 2019. Di seluruh dunia, peningkatannya lebih dari 200 persen dari lima tahun sebelumnya. Ada sekitar 128 ton yang disita oleh penegak hukum.
Sumber: nationalgeographic.co.id (dengan modifikasi)
Frasa yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah…..
Frasa yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah B, yaitu “paling banyak sangat terancam” dan “sebuah laporan baru”.
Frasa yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah B, yaitu “paling banyak sangat terancam” dan “sebuah laporan baru”.
Malam itu, pasar malam di alun-alun kota dipenuhi cahaya lampu dan suara musik. Di antara keramaian, seorang pemuda menjual lukisan potret instan dengan arang di atas kertas putih.
Tangannya bergerak cepat, menangkap garis wajah setiap orang yang duduk di depannya. Orang-orang kagum pada keterampilannya. Namun, sedikit yang tahu bahwa ia dulunya adalah mahasiswa seni yang putus kuliah karena tak mampu membayar biaya.
Di sela pekerjaannya, ia memandangi panggung hiburan yang menampilkan penyanyi terkenal. Sesekali, ia bertanya pada dirinya sendiri: apakah suatu hari nanti ia akan kembali melukis di atas kanvas besar.
Saat pasar malam bubar, ia menatap tumpukan uang receh di kotaknya. Tidak banyak, tapi cukup untuk makan esok hari. Ringkasan terbaik teks tersebut adalah…
Ringkasan yang baik memuat tokoh utama, peristiwa inti, dan tujuan tokoh tanpa detail berlebihan. Teks menggambarkan pemuda pelukis yang mencari nafkah di pasar malam sambil memendam mimpi yang belum terwujud. Pilihan A memuat semua unsur tersebut secara padat.
Ringkasan yang baik memuat tokoh utama, peristiwa inti, dan tujuan tokoh tanpa detail berlebihan. Teks menggambarkan pemuda pelukis yang mencari nafkah di pasar malam sambil memendam mimpi yang belum terwujud. Pilihan A memuat semua unsur tersebut secara padat.
Malam itu, pasar malam di alun-alun kota dipenuhi cahaya lampu dan suara musik. Di antara keramaian, seorang pemuda menjual lukisan potret instan dengan arang di atas kertas putih.
Tangannya bergerak cepat, menangkap garis wajah setiap orang yang duduk di depannya. Orang-orang kagum pada keterampilannya. Namun, sedikit yang tahu bahwa ia dulunya adalah mahasiswa seni yang putus kuliah karena tak mampu membayar biaya.
Di sela pekerjaannya, ia memandangi panggung hiburan yang menampilkan penyanyi terkenal. Sesekali, ia bertanya pada dirinya sendiri: apakah suatu hari nanti ia akan kembali melukis di atas kanvas besar.
Saat pasar malam bubar, ia menatap tumpukan uang receh di kotaknya. Tidak banyak, tapi cukup untuk makan esok hari. Nilai sastra yang dapat ditemukan dalam teks tersebut adalah…
Nilai sastra adalah pesan atau nilai kehidupan yang tersirat. Tokoh dalam teks berjuang sendirian, menghadapi keterbatasan ekonomi, namun tetap bekerja keras dan menjaga mimpinya. Hal ini menunjukkan nilai perjuangan dalam kesendirian.
Nilai sastra adalah pesan atau nilai kehidupan yang tersirat. Tokoh dalam teks berjuang sendirian, menghadapi keterbatasan ekonomi, namun tetap bekerja keras dan menjaga mimpinya. Hal ini menunjukkan nilai perjuangan dalam kesendirian.
Di sebuah desa pegunungan, warga memiliki tradisi unik yang disebut “Ngopi Bersama”. Setiap minggu, penduduk berkumpul di balai desa untuk menikmati kopi hasil kebun sendiri sambil berdiskusi tentang masalah kampung. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menjadi ajang tukar informasi dan menyelesaikan persoalan bersama. Fungsi utama tradisi “Ngopi Bersama” adalah …
Fungsi utama tradisi “Ngopi Bersama” adalah mempererat hubungan sosial dan menyelesaikan persoalan bersama. Hal ini termasuk fungsi sosial dan komunikasi masyarakat desa.
Fungsi utama tradisi “Ngopi Bersama” adalah mempererat hubungan sosial dan menyelesaikan persoalan bersama. Hal ini termasuk fungsi sosial dan komunikasi masyarakat desa.