TO-2 Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis
0 dari 20 pertanyaan telah diselesaikan
Pertanyaan:
PETUNJUK:
Selamat Belajar !
Sudah dikerjakan
Kuis sedang loading...
Anda harus masuk atau mendaftar untuk memulai kuis.
Anda harus menyelesaikan kuis dibawah ini, untuk memulai kuis ini:
0 dari 20 pertanyaan terjawab dengan benar
Waktu Anda:
Waktu yang telah berlalu
Anda mendapatkan 0 poin dari total 0 poin, (0)
| Nilai rata-rata |
|
| Nilai Anda |
|
Yess, kamu berhasil mencapat poin >= 50%. Selamat ya:)
Yaah, kamu belum berhasil mencapai point >=50%. Ayo coba lagi, dan tetap Semangat ya!
| No. | Nama | Masuk ke | Poin | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Tabel sedang loading | ||||
| Data tidak tersedia | ||||
(1) Keributan kembali terjadi dua tahun kemudian di Surabaya. (2) … mahasiswa Papua dikepung ormas dan polisi di asrama Kamasan di Jalan Kalasan. (3) Sejak pagi, mahasiswa Papua yang belajar di Jawa dan Bali, tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua. (4) Menggelar aksi demo memperingati 1 Desember, dianggap sebagai hari kedaulatan Papua. (5) Mereka melakukan aksi jalan kaki dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Grahadi. (6) Aksi itu berujung pada kericuhan. (7) Mahasiswa dilempari batu oleh ormas, mengakibatkan tiga mahasiswa bocor kepalanya. (8) Bukan menangkap para pelaku pelempar batu, polisi Indonesia justru memulangkan mahasiswa dan membiarkan kasus kekerasan itu menguap. Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah…
Kalimat terakhir dalam teks tersebut polisi Indonesia justru memulangkan mahasiswa dan membiarkan kasus kekerasan itu menguap sehingga kalimat yang tepat sebagai lanjutan adalah Akhirnya, kasus itu pun dilupakan.
Kalimat terakhir dalam teks tersebut polisi Indonesia justru memulangkan mahasiswa dan membiarkan kasus kekerasan itu menguap sehingga kalimat yang tepat sebagai lanjutan adalah Akhirnya, kasus itu pun dilupakan.
Anak-anak sedang bermain sepak bola. Dalam kalimat tersebut yang menunjukkan pelengkap kalimat adalah ….
Ingat! Ingat!
Salah satu ciri pelengkap adalah kalimatnya tidak bisa dipasifkan.
Kalimat Anak-anak (S) sedang bermain (P) sepak bola (pelengkap) memiliki predikat sedang bermain. Bermain merupakan kata kerja aktif intransitif yang tidak bisa dipasifkan sehingga kata yang mengikutnya berupa pelengkap.
Ingat! Ingat!
Salah satu ciri pelengkap adalah kalimatnya tidak bisa dipasifkan.
Kalimat Anak-anak (S) sedang bermain (P) sepak bola (pelengkap) memiliki predikat sedang bermain. Bermain merupakan kata kerja aktif intransitif yang tidak bisa dipasifkan sehingga kata yang mengikutnya berupa pelengkap.
(1) Secara umum, pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini bertujuan agar tidak terjadi penyakit yang dapat menganggu belajar dan kecerdasan anak. (2) Pemeliharaan kesehatan itu bisa dilakukan dengan penjagaan kebersihan diri anak dan lingkungannya, penjagaan jenis makanan yang dikonsumsi, imunisasi tepat waktu, pembiasaan perawatan diri yang baik, dan pembiasaan mengatur pola hidup anak yang baik.
(3) Pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dengan dua cara, yaitu memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. (4) Mendidik anak sejak usia dini untuk menjaga kebersihan akan memberikan manfaat bagi kesehatannya yang harus didukung oleh orang-orang sekitarnya. (5) Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia dini. (6) Dalam pemberian makanan pada anak, usahakan makanan tersebut terlihat menarik, agar anak tertarik untuk memakannya. (7) Ketika anak tidak menyukai suatu makanan, kita dapat memanipulasi makanan tersebut dengan bentuk dan warna yang menarik sehingga anak mau memakannya. (8) Tentu saja makanan yang disediakan harus baik, sehat, dan tidak membahayakan anak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Apa inti dari teks tersebut?
Inti teks bisa kita dapatkan dari gagasan utama tiap teks. Paragraf (1) berisi tujuan pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini, sedangkan paragraf (2) berisi pemeliharaan Kesehatan pada anak usia dini diawali dengan memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Pilihan Jawaban: yang paling sesuai adalah kesehatan anak usia dini perlu dijaga dengan menjaga kebersihan anak dan memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi.
Inti teks bisa kita dapatkan dari gagasan utama tiap teks. Paragraf (1) berisi tujuan pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini, sedangkan paragraf (2) berisi pemeliharaan Kesehatan pada anak usia dini diawali dengan memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Pilihan Jawaban: yang paling sesuai adalah kesehatan anak usia dini perlu dijaga dengan menjaga kebersihan anak dan memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi.
(1) Secara umum, pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini bertujuan agar tidak terjadi penyakit yang dapat menganggu belajar dan kecerdasan anak. (2) Pemeliharaan kesehatan itu bisa dilakukan dengan penjagaan kebersihan diri anak dan lingkungannya, penjagaan jenis makanan yang dikonsumsi, imunisasi tepat waktu, pembiasaan perawatan diri yang baik, dan pembiasaan mengatur pola hidup anak yang baik.
(3) Pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dengan dua cara, yaitu memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. (4) Mendidik anak sejak usia dini untuk menjaga kebersihan akan memberikan manfaat bagi kesehatannya yang harus didukung oleh orang-orang sekitarnya. (5) Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia dini. (6) Dalam pemberian makanan pada anak, usahakan makanan tersebut terlihat menarik, agar anak tertarik untuk memakannya. (7) Ketika anak tidak menyukai suatu makanan, kita dapat memanipulasi makanan tersebut dengan bentuk dan warna yang menarik sehingga anak mau memakannya. (8) Tentu saja makanan yang disediakan harus baik, sehat, dan tidak membahayakan anak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kata memanipulasi dalam kalimat (7) bermakna…
Makna kata terbagi menjadi dua, yakni makna denotasi (makna sebenarnya) dan makna konotasi (makna yang bukan sebenarnya; berupa ungkapan).
Kata memanipulasi pada kalimat (7) bermakna konotasi karena konteks kalimatnya tentang makanan. Makna yang paling tepat adalah mengolah dalam KBBI bermakna memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna.
Makna kata terbagi menjadi dua, yakni makna denotasi (makna sebenarnya) dan makna konotasi (makna yang bukan sebenarnya; berupa ungkapan).
Kata memanipulasi pada kalimat (7) bermakna konotasi karena konteks kalimatnya tentang makanan. Makna yang paling tepat adalah mengolah dalam KBBI bermakna memasak (mengerjakan, mengusahakan) sesuatu supaya menjadi lain atau menjadi lebih sempurna.
(1) Secara umum, pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini bertujuan agar tidak terjadi penyakit yang dapat menganggu belajar dan kecerdasan anak. (2) Pemeliharaan kesehatan itu bisa dilakukan dengan penjagaan kebersihan diri anak dan lingkungannya, penjagaan jenis makanan yang dikonsumsi, imunisasi tepat waktu, pembiasaan perawatan diri yang baik, dan pembiasaan mengatur pola hidup anak yang baik.
(3) Pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dengan dua cara, yaitu memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. (4) Mendidik anak sejak usia dini untuk menjaga kebersihan akan memberikan manfaat bagi kesehatannya yang harus didukung oleh orang-orang sekitarnya. (5) Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia dini. (6) Dalam pemberian makanan pada anak, usahakan makanan tersebut terlihat menarik, agar anak tertarik untuk memakannya. (7) Ketika anak tidak menyukai suatu makanan, kita dapat memanipulasi makanan tersebut dengan bentuk dan warna yang menarik sehingga anak mau memakannya. (8) Tentu saja makanan yang disediakan harus baik, sehat, dan tidak membahayakan anak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Mengapa pada paragraf kedua perlu ditambahkan kalimat?
Hubungan kalimat (3) dan (4) kurang padu karena gagasan kalimat (4) tiba-tiba menjelaskan mendidik anak untuk menjaga kesehatan. Supaya hubungan antarkalimat tersebut padu, perlu ditambahkan penjelasan tentang pentingnya mendidik anak sebelum kalimat (4).
Hubungan kalimat (3) dan (4) kurang padu karena gagasan kalimat (4) tiba-tiba menjelaskan mendidik anak untuk menjaga kesehatan. Supaya hubungan antarkalimat tersebut padu, perlu ditambahkan penjelasan tentang pentingnya mendidik anak sebelum kalimat (4).
(1) Secara umum, pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini bertujuan agar tidak terjadi penyakit yang dapat menganggu belajar dan kecerdasan anak. (2) Pemeliharaan kesehatan itu bisa dilakukan dengan penjagaan kebersihan diri anak dan lingkungannya, penjagaan jenis makanan yang dikonsumsi, imunisasi tepat waktu, pembiasaan perawatan diri yang baik, dan pembiasaan mengatur pola hidup anak yang baik.
(3) Pemeliharaan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dengan dua cara, yaitu memberikan makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. (4) Mendidik anak sejak usia dini untuk menjaga kebersihan akan memberikan manfaat bagi kesehatannya yang harus didukung oleh orang-orang sekitarnya. (5) Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia dini. (6) Dalam pemberian makanan pada anak, usahakan makanan tersebut terlihat menarik, agar anak tertarik untuk memakannya. (7) Ketika anak tidak menyukai suatu makanan, kita dapat memanipulasi makanan tersebut dengan bentuk dan warna yang menarik sehingga anak mau memakannya. (8) Tentu saja makanan yang disediakan harus baik, sehat, dan tidak membahayakan anak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tanda baca yang salah terdapat pada…
Ingat! Ingat!
Tanda koma dipakai sebelum kata peng- hubung, seperti tetapi, melainkan, dan se- dangkan, dalam kalimat majemuk (setara).
Tanda baca koma sebelum kata agar pada kalimat (6) kurang tepat karena termasuk konjungsi dalam kalimat majemuk bertingkat. Konjungsi dalam kalimat majemuk bertingkat tidak boleh diberi tanda baca koma sebelum ataupun sesudahnya.
Ingat! Ingat!
Tanda koma dipakai sebelum kata peng- hubung, seperti tetapi, melainkan, dan se- dangkan, dalam kalimat majemuk (setara).
Tanda baca koma sebelum kata agar pada kalimat (6) kurang tepat karena termasuk konjungsi dalam kalimat majemuk bertingkat. Konjungsi dalam kalimat majemuk bertingkat tidak boleh diberi tanda baca koma sebelum ataupun sesudahnya.
(1) Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) memberikan perubahan dan tekanan dalam kehidupan. (2) Pengaruh globalisasi setidaknya telah merusak watak dan karakter anak didik yang cenderung mengabaikan pendidikan moral. (3) Tujuan ideal pendidikan tidak sekadar membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas, tetapi berupaya mem- bentuk anak didik memiliki moral sehingga memiliki kepribadian luhur sesuai dengan karakter bangsa.
(4) Pendidikan moral di zaman sekarang sangat penting karena banyak kasus kenakalan remaja. (5) Oleh karena hal itu, orang tua harus selalu memberikan nasihat dan ilmu agama kepada anak-anaknya. (6) Pendidikan moral sangat penting diajarkan kepada anak-anak sejak dini supaya tercipta akhlak yang baik dan anak tersebut memiliki pengetahuan tentang agama yang kuat dan mengetahui perbedaan perbuatan yang baik dengan perbuatan yang tidak baik, (7) Dengan demikian, setiap keluarga, terutama orang tua, bisa memberikan Pelajaran pendidikan moral kepada anak- anaknya. (8) Contoh yang bagus dalam menjalani kehidupan dengan penuh sikap dan moral yang positif, sangat berpengaruh untuk anak. Kata itu pada kalimat (5) mengacu…
Kata tunjuk dalam sebuah kalimat mengacu atau merujuk pada hal pokok kalimat sebelumnya. Kata tunjuk itu pada kalimat (5) merujuk pada hal pokok kalimat (4), yakni tetang pendidikan moral sangat penting.
Kata tunjuk dalam sebuah kalimat mengacu atau merujuk pada hal pokok kalimat sebelumnya. Kata tunjuk itu pada kalimat (5) merujuk pada hal pokok kalimat (4), yakni tetang pendidikan moral sangat penting.
(1) Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) memberikan perubahan dan tekanan dalam kehidupan. (2) Pengaruh globalisasi setidaknya telah merusak watak dan karakter anak didik yang cenderung mengabaikan pendidikan moral. (3) Tujuan ideal pendidikan tidak sekadar membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas, tetapi berupaya mem- bentuk anak didik memiliki moral sehingga memiliki kepribadian luhur sesuai dengan karakter bangsa.
(4) Pendidikan moral di zaman sekarang sangat penting karena banyak kasus kenakalan remaja. (5) Oleh karena hal itu, orang tua harus selalu memberikan nasihat dan ilmu agama kepada anak-anaknya. (6) Pendidikan moral sangat penting diajarkan kepada anak-anak sejak dini supaya tercipta akhlak yang baik dan anak tersebut memiliki pengetahuan tentang agama yang kuat dan mengetahui perbedaan perbuatan yang baik dengan perbuatan yang tidak baik, (7) Dengan demikian, setiap keluarga, terutama orang tua, bisa memberikan Pelajaran pendidikan moral kepada anak- anaknya. (8) Contoh yang bagus dalam menjalani kehidupan dengan penuh sikap dan moral yang positif, sangat berpengaruh untuk anak. Anda perlu menambahkan kalimat berikut dalam paragraf kedua.
Akan semakin bagus dan efektif jika pendidikan moral dimasukkan ke dalam keluarga. Kalimat tersebut paling tepat ditempatkan setelah…
Dalam sebuah paragraf, hubungan antarkalimatnya harus memiliki kepaduan baik secara bentuk maupun maknanya. Kalimat akan semakin bagus dan efektif jika pendidikan moral dimasukkan ke dalam keluarga memiliki informasi tentang pendidikan moral dan keluarga. Kalimat (4) berisi informasi tentang pendidikan moral, sedangkan kalimat (5) terdapat kata kunci orang tua (yang mengacu pada keluarga). Kalimat Akan semakin bagus dan efektif jika pendidikan moral dimasukkan ke dalam keluarga paling tepat ditempatkan setelah kalimat (4).
Dalam sebuah paragraf, hubungan antarkalimatnya harus memiliki kepaduan baik secara bentuk maupun maknanya. Kalimat akan semakin bagus dan efektif jika pendidikan moral dimasukkan ke dalam keluarga memiliki informasi tentang pendidikan moral dan keluarga. Kalimat (4) berisi informasi tentang pendidikan moral, sedangkan kalimat (5) terdapat kata kunci orang tua (yang mengacu pada keluarga). Kalimat Akan semakin bagus dan efektif jika pendidikan moral dimasukkan ke dalam keluarga paling tepat ditempatkan setelah kalimat (4).
(1) Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) memberikan perubahan dan tekanan dalam kehidupan. (2) Pengaruh globalisasi setidaknya telah merusak watak dan karakter anak didik yang cenderung mengabaikan pendidikan moral. (3) Tujuan ideal pendidikan tidak sekadar membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas, tetapi berupaya mem- bentuk anak didik memiliki moral sehingga memiliki kepribadian luhur sesuai dengan karakter bangsa.
(4) Pendidikan moral di zaman sekarang sangat penting karena banyak kasus kenakalan remaja. (5) Oleh karena hal itu, orang tua harus selalu memberikan nasihat dan ilmu agama kepada anak-anaknya. (6) Pendidikan moral sangat penting diajarkan kepada anak-anak sejak dini supaya tercipta akhlak yang baik dan anak tersebut memiliki pengetahuan tentang agama yang kuat dan mengetahui perbedaan perbuatan yang baik dengan perbuatan yang tidak baik, (7) Dengan demikian, setiap keluarga, terutama orang tua, bisa memberikan Pelajaran pendidikan moral kepada anak- anaknya. (8) Contoh yang bagus dalam menjalani kehidupan dengan penuh sikap dan moral yang positif, sangat berpengaruh untuk anak. Penulisan kata “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) pada kalimat (1) seharusnya…
Ingat! Ingat! Penulisan bukan nama diri menggunakan huruf kecil.
Akronim bukan nama diri yang berupa gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil.
Penulisan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) tidak tepat karena Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bukan nama diri dan IPTEK bukan akronim gabungan suku kata yang menunjuk pada nama diri. Penulisan yang tepat adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
Ingat! Ingat! Penulisan bukan nama diri menggunakan huruf kecil.
Akronim bukan nama diri yang berupa gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil.
Penulisan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) tidak tepat karena Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bukan nama diri dan IPTEK bukan akronim gabungan suku kata yang menunjuk pada nama diri. Penulisan yang tepat adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
(1) Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” (IPTEK) memberikan perubahan dan tekanan dalam kehidupan. (2) Pengaruh globalisasi setidaknya telah merusak watak dan karakter anak didik yang cenderung mengabaikan pendidikan moral. (3) Tujuan ideal pendidikan tidak sekadar membentuk anak didik yang cerdas dan memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas, tetapi berupaya mem- bentuk anak didik memiliki moral sehingga memiliki kepribadian luhur sesuai dengan karakter bangsa.
(4) Pendidikan moral di zaman sekarang sangat penting karena banyak kasus kenakalan remaja. (5) Oleh karena hal itu, orang tua harus selalu memberikan nasihat dan ilmu agama kepada anak-anaknya. (6) Pendidikan moral sangat penting diajarkan kepada anak-anak sejak dini supaya tercipta akhlak yang baik dan anak tersebut memiliki pengetahuan tentang agama yang kuat dan mengetahui perbedaan perbuatan yang baik dengan perbuatan yang tidak baik, (7) Dengan demikian, setiap keluarga, terutama orang tua, bisa memberikan Pelajaran pendidikan moral kepada anak- anaknya. (8) Contoh yang bagus dalam menjalani kehidupan dengan penuh sikap dan moral yang positif, sangat berpengaruh untuk anak. Tujuan penulis menghasilkan teks tersebut adalah…
Gagasan penting dalam paragraf (1) adalah akibat dari kemajuan iptek. Gagasan ini memberikan pengantar tentang kemajuan iptek membawa akibat buruk pada moral anak didik. Gagasan penting paragraf (2) adalah pentingnya pendidikan moral. Gagasan ini merupakan informasi utama yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penulis yang paling tepat adalah menjelaskan pentingnya pendidikan moral.
Gagasan penting dalam paragraf (1) adalah akibat dari kemajuan iptek. Gagasan ini memberikan pengantar tentang kemajuan iptek membawa akibat buruk pada moral anak didik. Gagasan penting paragraf (2) adalah pentingnya pendidikan moral. Gagasan ini merupakan informasi utama yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penulis yang paling tepat adalah menjelaskan pentingnya pendidikan moral.
(1) Generasi milenial perlu berperan dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. (2) Dengan kemudahan akses teknologi informasi, generasi milenial bisa menyebarkan pesan- pesan konservasi ke khalayak luas. (3) Kepala Balai Taman Nasional (TN), Taka Bonerate, menjelaskan bahwa generasi milenial sebaiknya memberikan contoh kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan. (4) Generasi milenial bisa memulai. (5) Generasi milenial juga bisa melakukan upaya-upaya konservasi atau memiliki gaya hidup yang tidak menguras atau merusak sumber daya alam hayati yang ada di alam baik di Taman Nasional Takabonerate sendiri maupun di tempat tinggal mereka masing-masing. (6) Teknologi informasi saat ini, khususnya media sosial, bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi konservasi sumber daya alam dan ekosistem. (7) Generasi milenial diharapkan dapat membagikan informasi tersebut melalui media sosial. Kata menjelaskan pada kalimat (3) tidak tepat sehingga harus diganti dengan kata…
Dalam kalimat (3), Kepala Balai Taman Nasional (TN), Taka Bonerate, mengajukan gagasannya kepada pembaca agar gagasannya dipertimbangkan. Dengan kata lain, Taka Bonerate mengemukakan pendapatnya.
Dalam kalimat (3), Kepala Balai Taman Nasional (TN), Taka Bonerate, mengajukan gagasannya kepada pembaca agar gagasannya dipertimbangkan. Dengan kata lain, Taka Bonerate mengemukakan pendapatnya.
(1) Generasi milenial perlu berperan dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. (2) Dengan kemudahan akses teknologi informasi, generasi milenial bisa menyebarkan pesan- pesan konservasi ke khalayak luas. (3) Kepala Balai Taman Nasional (TN), Taka Bonerate, menjelaskan bahwa generasi milenial sebaiknya memberikan contoh kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan. (4) Generasi milenial bisa memulai. (5) Generasi milenial juga bisa melakukan upaya-upaya konservasi atau memiliki gaya hidup yang tidak menguras atau merusak sumber daya alam hayati yang ada di alam baik di Taman Nasional Takabonerate sendiri maupun di tempat tinggal mereka masing-masing. (6) Teknologi informasi saat ini, khususnya media sosial, bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi konservasi sumber daya alam dan ekosistem. (7) Generasi milenial diharapkan dapat membagikan informasi tersebut melalui media sosial. Kalimat manakah yang paling tepat sebagai perluasan kalimat (4) agar padu dengan kalimat yang lain?
Agar hubungan antarkalimat itu padu, kita perlu mengetahui gagasan kalimat sebelum atau sesudah kalimat (4). Kalimat (3) berisi penjelasan kepala taman nasional tentang generasi milenial yang memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dalam kalimat (5) terdapat kata juga yang berarti menambahkan informasi dari kalimat sebelumnya tentang generasi milenial. Perluasan kalimat (4) agar padu adalah Sebagai contoh, generasi milenial bisa memulai dengan kegiatan sederhana.
Agar hubungan antarkalimat itu padu, kita perlu mengetahui gagasan kalimat sebelum atau sesudah kalimat (4). Kalimat (3) berisi penjelasan kepala taman nasional tentang generasi milenial yang memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dalam kalimat (5) terdapat kata juga yang berarti menambahkan informasi dari kalimat sebelumnya tentang generasi milenial. Perluasan kalimat (4) agar padu adalah Sebagai contoh, generasi milenial bisa memulai dengan kegiatan sederhana.
(1) Generasi milenial perlu berperan dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. (2) Dengan kemudahan akses teknologi informasi, generasi milenial bisa menyebarkan pesan- pesan konservasi ke khalayak luas. (3) Kepala Balai Taman Nasional (TN), Taka Bonerate, menjelaskan bahwa generasi milenial sebaiknya memberikan contoh kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan. (4) Generasi milenial bisa memulai. (5) Generasi milenial juga bisa melakukan upaya-upaya konservasi atau memiliki gaya hidup yang tidak menguras atau merusak sumber daya alam hayati yang ada di alam baik di Taman Nasional Takabonerate sendiri maupun di tempat tinggal mereka masing-masing. (6) Teknologi informasi saat ini, khususnya media sosial, bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi konservasi sumber daya alam dan ekosistem. (7) Generasi milenial diharapkan dapat membagikan informasi tersebut melalui media sosial. Apa makna kalimat (5) pada teks tersebut?
Kalimat (5) Generasi milenial juga bisa melakukan upaya-upaya konservasi atau memiliki gaya hidup yang tidak menguras atau merusak sumber daya alam hayati yang ada di alam baik di Taman Nasional Takabonerate sendiri maupun di tempat tinggal mereka masing-masing. Dalam kalimat tersebut terdapat kata konservasi yang memiliki makna melestarikan. Makna kalimat (5) adalah Generasi milenial dapat melestarikan lingkungan dengan tidak merusak sumber daya alam baik di Taman Nasional Takabonerate maupun di lingkungan masing-masing.
Kalimat (5) Generasi milenial juga bisa melakukan upaya-upaya konservasi atau memiliki gaya hidup yang tidak menguras atau merusak sumber daya alam hayati yang ada di alam baik di Taman Nasional Takabonerate sendiri maupun di tempat tinggal mereka masing-masing. Dalam kalimat tersebut terdapat kata konservasi yang memiliki makna melestarikan. Makna kalimat (5) adalah Generasi milenial dapat melestarikan lingkungan dengan tidak merusak sumber daya alam baik di Taman Nasional Takabonerate maupun di lingkungan masing-masing.
(1) Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. (2) Indonesia memiliki banyak daerah dengan kekhasan budaya masing-masing.
(3) Mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, adat istiadat. (4) Dengan perbedaan itu seharusnya kita dapat memaknainya sebagai kekayaan yang harus kita manfaatkan sebaik baiknya sebagai sarana untuk saling melengkapi, bukan malah memecahkan persatuan karena ada perbedaan antarsuku, budaya. dan ras. (5) Namun, pada faktanya banyak sekali masyarakat Indonesia yang kurang peduli dan mencintai kebudayaan negaranya. (6) Terlebih pada era yang serba modern ini, banyak orang yang meninggalkan kebudayaan karena lebih mementingkan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (7) Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu merupakan hal yang sangat penting agar tidak tertinggal.
(8) Oleh karena itu, kita sebagai warga Indonesia sudah seharusnya sadar untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya pada era globalisasi ini. (9) Melalui pelestarian itu, kita akan hidup damai, aman, dan sejahtera. (10) Melalui pelestarian itu pula, kesatuan negara kita akan tetap terjaga. Apa judul yang paling tepat untuk teks tersebut?
Judul merupakan gambaran isi teks secara keseluruhan. Kita bisa memperoleh gambaran isi teks dari gagasan utama dan kata-kata kunci dari tiap paragraf. Paragraf (1) berisi budaya Indonesia bermacam-macam, tetapi masyarakat kurang peduli dan mencintainya. Paragraf (2) berisi masyarakat Indonesia harus sadar untuk melestarikannya. Judul yang dapat mewakili gagasan-gagasan tersebut adalah Perlunya Pelestarian Budaya Indonesia.
Judul merupakan gambaran isi teks secara keseluruhan. Kita bisa memperoleh gambaran isi teks dari gagasan utama dan kata-kata kunci dari tiap paragraf. Paragraf (1) berisi budaya Indonesia bermacam-macam, tetapi masyarakat kurang peduli dan mencintainya. Paragraf (2) berisi masyarakat Indonesia harus sadar untuk melestarikannya. Judul yang dapat mewakili gagasan-gagasan tersebut adalah Perlunya Pelestarian Budaya Indonesia.
(1) Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. (2) Indonesia memiliki banyak daerah dengan kekhasan budaya masing-masing.
(3) Mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, adat istiadat. (4) Dengan perbedaan itu seharusnya kita dapat memaknainya sebagai kekayaan yang harus kita manfaatkan sebaik baiknya sebagai sarana untuk saling melengkapi, bukan malah memecahkan persatuan karena ada perbedaan antarsuku, budaya. dan ras. (5) Namun, pada faktanya banyak sekali masyarakat Indonesia yang kurang peduli dan mencintai kebudayaan negaranya. (6) Terlebih pada era yang serba modern ini, banyak orang yang meninggalkan kebudayaan karena lebih mementingkan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (7) Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu merupakan hal yang sangat penting agar tidak tertinggal.
(8) Oleh karena itu, kita sebagai warga Indonesia sudah seharusnya sadar untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya pada era globalisasi ini. (9) Melalui pelestarian itu, kita akan hidup damai, aman, dan sejahtera. (10) Melalui pelestarian itu pula, kesatuan negara kita akan tetap terjaga. Kalimat mana yang merupakan hasil pemaduan kalimat (1) dan (2)?
Memadukan dua kalimat bisa kita lakukan dengan menambahkan konjungsi. Kalimat (1) dan kalimat (2) memiliki hubungan sebab akibat. Kalimat (1) berupa akibat, sedangkan kalimat (2) berupa sebab. Jadi, konjungsi yang paling tepat untuk memadukan kedua kalimat tersebut adalah karena.
Memadukan dua kalimat bisa kita lakukan dengan menambahkan konjungsi. Kalimat (1) dan kalimat (2) memiliki hubungan sebab akibat. Kalimat (1) berupa akibat, sedangkan kalimat (2) berupa sebab. Jadi, konjungsi yang paling tepat untuk memadukan kedua kalimat tersebut adalah karena.
(1) Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. (2) Indonesia memiliki banyak daerah dengan kekhasan budaya masing-masing.
(3) Mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, adat istiadat. (4) Dengan perbedaan itu seharusnya kita dapat memaknainya sebagai kekayaan yang harus kita manfaatkan sebaik baiknya sebagai sarana untuk saling melengkapi, bukan malah memecahkan persatuan karena ada perbedaan antarsuku, budaya. dan ras. (5) Namun, pada faktanya banyak sekali masyarakat Indonesia yang kurang peduli dan mencintai kebudayaan negaranya. (6) Terlebih pada era yang serba modern ini, banyak orang yang meninggalkan kebudayaan karena lebih mementingkan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (7) Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu merupakan hal yang sangat penting agar tidak tertinggal.
(8) Oleh karena itu, kita sebagai warga Indonesia sudah seharusnya sadar untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya pada era globalisasi ini. (9) Melalui pelestarian itu, kita akan hidup damai, aman, dan sejahtera. (10) Melalui pelestarian itu pula, kesatuan negara kita akan tetap terjaga. Kalimat yang menyebabkan ketidakpaduan ide paragraf pertama adalah….
Kalimat tidak padu adalah kalimat yang tidak menjelaskan kalimat utama atau sering disebut kalimat sumbang/ tidak koheren. Gagasan utama paragraf (1) adalah Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. Kalimat (7) membicarakan pentingnya mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kalimat tersebut tidak padu.
Kalimat tidak padu adalah kalimat yang tidak menjelaskan kalimat utama atau sering disebut kalimat sumbang/ tidak koheren. Gagasan utama paragraf (1) adalah Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. Kalimat (7) membicarakan pentingnya mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kalimat tersebut tidak padu.
(1) Indonesia memiliki bermacam-macam budaya. (2) Indonesia memiliki banyak daerah dengan kekhasan budaya masing-masing.
(3) Mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, adat istiadat. (4) Dengan perbedaan itu seharusnya kita dapat memaknainya sebagai kekayaan yang harus kita manfaatkan sebaik baiknya sebagai sarana untuk saling melengkapi, bukan malah memecahkan persatuan karena ada perbedaan antarsuku, budaya. dan ras. (5) Namun, pada faktanya banyak sekali masyarakat Indonesia yang kurang peduli dan mencintai kebudayaan negaranya. (6) Terlebih pada era yang serba modern ini, banyak orang yang meninggalkan kebudayaan karena lebih mementingkan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (7) Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu merupakan hal yang sangat penting agar tidak tertinggal.
(8) Oleh karena itu, kita sebagai warga Indonesia sudah seharusnya sadar untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya pada era globalisasi ini. (9) Melalui pelestarian itu, kita akan hidup damai, aman, dan sejahtera. (10) Melalui pelestarian itu pula, kesatuan negara kita akan tetap terjaga. Kalimat mana yang merupakan hasil perbaikan kalimat (3)?
Kalimat (3) tidak menunjukkan kepaduan dengan kalimat (2). Selain itu, kalimat (3) tidak memiliki unsur subjek dan predikat yang jelas. Supaya padu dengan kalimat (2) yang menunjuk pada kekhasan budaya di Indonesia dan mempunyai S P yang jelas, perlu diperbaiki menjadi Ada banyak kekhasan di Indonesia mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, dan adat istiadat.
Kalimat (3) tidak menunjukkan kepaduan dengan kalimat (2). Selain itu, kalimat (3) tidak memiliki unsur subjek dan predikat yang jelas. Supaya padu dengan kalimat (2) yang menunjuk pada kekhasan budaya di Indonesia dan mempunyai S P yang jelas, perlu diperbaiki menjadi Ada banyak kekhasan di Indonesia mulai dari bahasa, budaya, ras, suku, dan adat istiadat.
(1) Hal yang sangat menggiurkan dari dunia bisnis adalah profit. (2) Keberhasilan seorang pebisnis bukan suatu kebetulan dan keberuntungan. (3) Keberhasilan itu diperoleh melalui kegiatan mempelajari perilaku dan kebiasaan dari pebisnis sukses lainnya. (4) Seseorang dapat mempelajari tingkah laku serta memolakan apa yang terjadi, yaitu dengan cara mengamati, meniru, dan memodifikasi. (5) [….], seseorang jangan hanya terpana melihat keberhasilan, tetapi cari tahu bagaimana proses mereka. (6) Kesuksesan seorang pebisnis tidak sekedar dilihat dari hasil, tetapi juga dari upaya yang terus-menerus dilakukan dengan kerja keras. (7) Sukses itu bukan kebetulan, melainkan hasil proses belajar dan pengorbanan. (8) Seorang pebisnis juga harus menerapkan konsep bahwa keberhasilan bukan kebetulan, keberhasilan harus dipelajari dengan melihat kebiasaan dan tingkah laku. Apa inti isi teks tersebut?
Inti suatu teks dapat kita lihat dari gagasan utamanya. Gagasan utama paragraf tersebut terletak pada kalimat (2) yakni tentang keberhasilan pebisnis bukan karena kebetulan dan keberuntungan.
Inti suatu teks dapat kita lihat dari gagasan utamanya. Gagasan utama paragraf tersebut terletak pada kalimat (2) yakni tentang keberhasilan pebisnis bukan karena kebetulan dan keberuntungan.
(1) Hal yang sangat menggiurkan dari dunia bisnis adalah profit. (2) Keberhasilan seorang pebisnis bukan suatu kebetulan dan keberuntungan. (3) Keberhasilan itu diperoleh melalui kegiatan mempelajari perilaku dan kebiasaan dari pebisnis sukses lainnya. (4) Seseorang dapat mempelajari tingkah laku serta memolakan apa yang terjadi, yaitu dengan cara mengamati, meniru, dan memodifikasi. (5) [….], seseorang jangan hanya terpana melihat keberhasilan, tetapi cari tahu bagaimana proses mereka. (6) Kesuksesan seorang pebisnis tidak sekedar dilihat dari hasil, tetapi juga dari upaya yang terus-menerus dilakukan dengan kerja keras. (7) Sukses itu bukan kebetulan, melainkan hasil proses belajar dan pengorbanan. (8) Seorang pebisnis juga harus menerapkan konsep bahwa keberhasilan bukan kebetulan, keberhasilan harus dipelajari dengan melihat kebiasaan dan tingkah laku. Penulisan kata bercetak tebal pada teks tersebut yang salah terdapat pada kalimat …
Penulisan kata sekedar tidak tidak sesuai dengan KBBI. Bentuk bakunya adalah sekadar.
Penulisan kata sekedar tidak tidak sesuai dengan KBBI. Bentuk bakunya adalah sekadar.
(1) Hal yang sangat menggiurkan dari dunia bisnis adalah profit. (2) Keberhasilan seorang pebisnis bukan suatu kebetulan dan keberuntungan. (3) Keberhasilan itu diperoleh melalui kegiatan mempelajari perilaku dan kebiasaan dari pebisnis sukses lainnya. (4) Seseorang dapat mempelajari tingkah laku serta memolakan apa yang terjadi, yaitu dengan cara mengamati, meniru, dan memodifikasi. (5) [….], seseorang jangan hanya terpana melihat keberhasilan, tetapi cari tahu bagaimana proses mereka. (6) Kesuksesan seorang pebisnis tidak sekedar dilihat dari hasil, tetapi juga dari upaya yang terus-menerus dilakukan dengan kerja keras. (7) Sukses itu bukan kebetulan, melainkan hasil proses belajar dan pengorbanan. (8) Seorang pebisnis juga harus menerapkan konsep bahwa keberhasilan bukan kebetulan, keberhasilan harus dipelajari dengan melihat kebiasaan dan tingkah laku. Kata sambung yang paling tepat melengkapi kalimat (5) adalah ….
Kalimat (5) memberikan informasi tambahan dari kalimat (4). Kata sambung yang menunjukkan hubungan penambahan adalah di samping itu.
Kalimat (5) memberikan informasi tambahan dari kalimat (4). Kata sambung yang menunjukkan hubungan penambahan adalah di samping itu.