TO-10 Pengetahun dan Pemahaman Umum
0 dari 20 pertanyaan telah diselesaikan
Pertanyaan:
PETUNJUK:
Selamat Belajar !
Sudah dikerjakan
Kuis sedang loading...
Anda harus masuk atau mendaftar untuk memulai kuis.
Anda harus menyelesaikan kuis dibawah ini, untuk memulai kuis ini:
0 dari 20 pertanyaan terjawab dengan benar
Waktu Anda:
Waktu yang telah berlalu
Anda mendapatkan 0 poin dari total 0 poin, (0)
| Nilai rata-rata |
|
| Nilai Anda |
|
Yess, kamu berhasil mencapat poin >= 50%. Selamat ya:)
Yaah, kamu belum berhasil mencapai point >=50%. Ayo coba lagi, dan tetap Semangat ya!
| No. | Nama | Masuk ke | Poin | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Tabel sedang loading | ||||
| Data tidak tersedia | ||||
(1) Puntung rokok adalah salah satu bentuk sampah yang paling umum di dunia yang menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. (2) Analisis distribusi sampah puntung rokok di lingkungan perkotaan dapat menghasilkan wawasan yang berguna untuk intervensi lebih lanjut mengurangi sampah ini. (3) Informasi tentang puntung rokok yang dibuang di ruang publik dikumpulkan melalui pengamatan sosial sistematis di berbagai sampel daerah di Madrid, Spanyol. (…). (4) Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan lokasi sebagai parameter utama.
(5) Ditemukan bahwa lokasi perhotelan dan perhentian angkutan umum merupakan tempat dengan konsentrasi puntung rokok tertinggi. (6) Lokasi selanjutnya adalah pintu masuk lokasi pendidikan dan taman bermain. (7) Daerah (…) kota menunjukkan jumlah puntung rokok tertinggi dibandingkan dengan daerah pinggiran kota. (8) Penelitian ini merupakan studi yang memperkirakan dan memetakan sampah puntung rokok di wilayah perkotaan besar. (9) Temuan dalam penelitian ini menunjukkan sifat puntung rokok yang ada di mana-mana di lingkungan perkotaan. (10) Oleh karena itu, diperlukan adanya intervensi untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah…
Ingat! Ingat!
Kalimat pasif memiliki ciri-ciri:
Subjeknya orang ke-3:
1) Subjek akan berubah menjadi objek dan objek akan berubah menjadi subjek.
2) Imbuhan predikat akan berubah, me menjadi di, memper- menjadi diper-, dll
Subjeknya orang pertama:
1) Objek akan berubah menjadi subjek
2) Imbuhan pada predikat akan dihilan gkan dan menjadi kata dasar.
3) Subjek dan predikat yang berubah menjadi kata dasar akan bergabung membentuk predikat.
Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah Pengumpulan data dilakukan untuk mengukur kepadatan puntung rokok di ruang publik di seluruh kota. Hal tersebut disesuaikan dengan kalimat sebelumnya dan sesudahnya.
Ingat! Ingat!
Kalimat pasif memiliki ciri-ciri:
Subjeknya orang ke-3:
1) Subjek akan berubah menjadi objek dan objek akan berubah menjadi subjek.
2) Imbuhan predikat akan berubah, me menjadi di, memper- menjadi diper-, dll
Subjeknya orang pertama:
1) Objek akan berubah menjadi subjek
2) Imbuhan pada predikat akan dihilan gkan dan menjadi kata dasar.
3) Subjek dan predikat yang berubah menjadi kata dasar akan bergabung membentuk predikat.
Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah Pengumpulan data dilakukan untuk mengukur kepadatan puntung rokok di ruang publik di seluruh kota. Hal tersebut disesuaikan dengan kalimat sebelumnya dan sesudahnya.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah…
Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah pembauran. Berdasarkan KBBI, difusi memiliki makna percampuran. Percampuran sama dengan pembauran.
Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah pembauran. Berdasarkan KBBI, difusi memiliki makna percampuran. Percampuran sama dengan pembauran.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Frasa yang tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata…
Frasa tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata tradisional. Berdasarkan KBBI, tradisional bermakna sikap atau cara berpikir serta bertindak selalu berpegang teguh pada norma dan adat secara turun temurun. Asosiatif merupakan pergeseran makna dari suatu kata yang timbul akibat adanya persamaan sifat.
Frasa tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata tradisional. Berdasarkan KBBI, tradisional bermakna sikap atau cara berpikir serta bertindak selalu berpegang teguh pada norma dan adat secara turun temurun. Asosiatif merupakan pergeseran makna dari suatu kata yang timbul akibat adanya persamaan sifat.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Perumpamaan pada teks di atas ditemukan pada…
Perumpamaan merupakan perbandingan antara manusia/ benda dengan hal lainnya yang memiliki persamaan sifat. Bentuk perbandingan langsung dinyatakan dengan kata seperti, bagaikan, ibarat, seumpama, bak. Sementara itu, perbandingan secara tidak langsung dinyatakan secara implisit tanpa menggunakan kata perbandingan.
Bentuk perumpamaan ditemukan pada kalimat (E) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai-nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok.
Perumpamaan merupakan perbandingan antara manusia/ benda dengan hal lainnya yang memiliki persamaan sifat. Bentuk perbandingan langsung dinyatakan dengan kata seperti, bagaikan, ibarat, seumpama, bak. Sementara itu, perbandingan secara tidak langsung dinyatakan secara implisit tanpa menggunakan kata perbandingan.
Bentuk perumpamaan ditemukan pada kalimat (E) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai-nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok.
(1) Kota-kota besar di Indonesia saat ini telah mengembangkan diri untuk lebih ramah terhadap lingkungan serta berupaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (2) Di Yogyakarta, upaya mewujudkan nuansa kota yang ramah lingkungan dibentuk oleh kalangan pemuda yang melakukan kampanye tentang perlunya menanam tumbuhan rindang di perkotaan, juga mengajari tata cara berkebun di lahan sempit. (3) Aksi kolektif yang dibangun oleh masyarakat mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap penyelesaian masalah lingkungan yang dimulai dari skala individu. (4) Mereka bergabung untuk mewujudkan cita-cita yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau. (5) Kegiatan ini dikenal dengan Jogja Berkebun yang terdiri atas berbagai macam latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari profesional, wiraswasta, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
(6) Komunitas-komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan dari infrastruktur fisik atau nonfisik kampung hingga ruang publik. (7) Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung di mana masyarakatnya berusaha untuk menyelesaikan masalah lingkungan di kampungnya. (8) Didorong oleh pendampingan beberapa universitas di Jakarta. (9) Masyarakat kemudian mulai mengembangkan program kampung hijau sebagai kampanye menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan di kampung- kampung padat penduduk ibu kota. Tujuan penulisan kalimat (7) pada bacaan di atas adalah untuk ….
Dalam kalimat (6) berisi komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sedangkan kalimat (7) berisi Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung. Frasa di Jakarta menunjukkan contoh komunitas di perkotaan. Berdasarkan hubungan kalimatnya, tujuan penulisan kalimat (7) memberikan contoh.
Dalam kalimat (6) berisi komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sedangkan kalimat (7) berisi Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung. Frasa di Jakarta menunjukkan contoh komunitas di perkotaan. Berdasarkan hubungan kalimatnya, tujuan penulisan kalimat (7) memberikan contoh.
(1) Kota-kota besar di Indonesia saat ini telah mengembangkan diri untuk lebih ramah terhadap lingkungan serta berupaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (2) Di Yogyakarta, upaya mewujudkan nuansa kota yang ramah lingkungan dibentuk oleh kalangan pemuda yang melakukan kampanye tentang perlunya menanam tumbuhan rindang di perkotaan, juga mengajari tata cara berkebun di lahan sempit. (3) Aksi kolektif yang dibangun oleh masyarakat mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap penyelesaian masalah lingkungan yang dimulai dari skala individu. (4) Mereka bergabung untuk mewujudkan cita-cita yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau. (5) Kegiatan ini dikenal dengan Jogja Berkebun yang terdiri atas berbagai macam latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari profesional, wiraswasta, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
(6) Komunitas-komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan dari infrastruktur fisik atau nonfisik kampung hingga ruang publik. (7) Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung di mana masyarakatnya berusaha untuk menyelesaikan masalah lingkungan di kampungnya. (8) Didorong oleh pendampingan beberapa universitas di Jakarta. (9) Masyarakat kemudian mulai mengembangkan program kampung hijau sebagai kampanye menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan di kampung- kampung padat penduduk ibu kota. Frasa sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau pada kalimat (4) akan menjadi benar bila susunannya…
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat. Dengan kata lain, frasa tidak memi- liki unsur subjek dan predikat.
Susunan frasa sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang
hijau tidak tepat karena tidak sejajar bentuk katanya. Ketidaksejajaran ini disebabkan oleh perbedaan jenis kata yang digunakan.
sampah yang dibuang sembarangan = frasa benda
menurunnya kualitas kota = frasa kerja
kurangnya ruang hijau = frasa keterangan
Agar susunannya sejajar, frasa tersebut harus diubah menjadi pola frasa yang sama, yakni frasa kerja. => dibuangnya sampah secara sembarangan, turunnya kualitas kota, dan kekurangan ruang hijau
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat. Dengan kata lain, frasa tidak memi- liki unsur subjek dan predikat.
Susunan frasa sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang
hijau tidak tepat karena tidak sejajar bentuk katanya. Ketidaksejajaran ini disebabkan oleh perbedaan jenis kata yang digunakan.
sampah yang dibuang sembarangan = frasa benda
menurunnya kualitas kota = frasa kerja
kurangnya ruang hijau = frasa keterangan
Agar susunannya sejajar, frasa tersebut harus diubah menjadi pola frasa yang sama, yakni frasa kerja. => dibuangnya sampah secara sembarangan, turunnya kualitas kota, dan kekurangan ruang hijau
(1) Kota-kota besar di Indonesia saat ini telah mengembangkan diri untuk lebih ramah terhadap lingkungan serta berupaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (2) Di Yogyakarta, upaya mewujudkan nuansa kota yang ramah lingkungan dibentuk oleh kalangan pemuda yang melakukan kampanye tentang perlunya menanam tumbuhan rindang di perkotaan, juga mengajari tata cara berkebun di lahan sempit. (3) Aksi kolektif yang dibangun oleh masyarakat mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap penyelesaian masalah lingkungan yang dimulai dari skala individu. (4) Mereka bergabung untuk mewujudkan cita-cita yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau. (5) Kegiatan ini dikenal dengan Jogja Berkebun yang terdiri atas berbagai macam latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari profesional, wiraswasta, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
(6) Komunitas-komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan dari infrastruktur fisik atau nonfisik kampung hingga ruang publik. (7) Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung di mana masyarakatnya berusaha untuk menyelesaikan masalah lingkungan di kampungnya. (8) Didorong oleh pendampingan beberapa universitas di Jakarta. (9) Masyarakat kemudian mulai mengembangkan program kampung hijau sebagai kampanye menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan di kampung- kampung padat penduduk ibu kota. Gagasan pada paragraf 1 akan menjadi lebih mudah dipahami apabila urutan kalimatnya adalah ….
Dalam sebuah paragraf terdapat kalimat utama dan kalimat-kalimat penjelas. Kalimat utama dapat berdiri sendiri dan bermakna.
Kalimat (1) merupakan kalimat utama. Kalimat (3) menjelaskan masyarakat telah berupaya menjaga keberlangsungan lingkungan yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya. Kalimat (4) terdapat kata ganti mereka sebagai penjelasan masyarakat pada sebelumnya. Kalimat (2) memberikan contoh kota yang masyarakatnya mewujudkan kota ramah lingkungan. Ditutup dengan kalimat (5) menjelaskan nama kegiatan mewujudkan kota ramah lingkungan di kota tersebut.
Dalam sebuah paragraf terdapat kalimat utama dan kalimat-kalimat penjelas. Kalimat utama dapat berdiri sendiri dan bermakna.
Kalimat (1) merupakan kalimat utama. Kalimat (3) menjelaskan masyarakat telah berupaya menjaga keberlangsungan lingkungan yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya. Kalimat (4) terdapat kata ganti mereka sebagai penjelasan masyarakat pada sebelumnya. Kalimat (2) memberikan contoh kota yang masyarakatnya mewujudkan kota ramah lingkungan. Ditutup dengan kalimat (5) menjelaskan nama kegiatan mewujudkan kota ramah lingkungan di kota tersebut.
(1) Kota-kota besar di Indonesia saat ini telah mengembangkan diri untuk lebih ramah terhadap lingkungan serta berupaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (2) Di Yogyakarta, upaya mewujudkan nuansa kota yang ramah lingkungan dibentuk oleh kalangan pemuda yang melakukan kampanye tentang perlunya menanam tumbuhan rindang di perkotaan, juga mengajari tata cara berkebun di lahan sempit. (3) Aksi kolektif yang dibangun oleh masyarakat mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap penyelesaian masalah lingkungan yang dimulai dari skala individu. (4) Mereka bergabung untuk mewujudkan cita-cita yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau. (5) Kegiatan ini dikenal dengan Jogja Berkebun yang terdiri atas berbagai macam latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari profesional, wiraswasta, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
(6) Komunitas-komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan dari infrastruktur fisik atau nonfisik kampung hingga ruang publik. (7) Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung di mana masyarakatnya berusaha untuk menyelesaikan masalah lingkungan di kampungnya. (8) Didorong oleh pendampingan beberapa universitas di Jakarta. (9) Masyarakat kemudian mulai mengembangkan program kampung hijau sebagai kampanye menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan di kampung- kampung padat penduduk ibu kota. Kalimat (6) dan (7) dalam bacaan di atas mengandung hubungan …
Kalimat (7) memberikan contoh kota yang melakukan upaya penyelamatan lingkungan dari kalimat (6). Hubungan kalimat (6) dan (7) adalah pemerian (penjelasan tentang sifat/ keadaan, penggambaran).
Kalimat (7) memberikan contoh kota yang melakukan upaya penyelamatan lingkungan dari kalimat (6). Hubungan kalimat (6) dan (7) adalah pemerian (penjelasan tentang sifat/ keadaan, penggambaran).
1) Saat ini internet menggunakan kode kompleks untuk melindungi kerahasiaan informasi. (2) Akan tetapi, para peretas semakin mahir mencari segala cara untuk mengalahkan sistem itu. (3) Hal ini tidak hanya menyebabkan pelanggaran privasi besar, tetapi juga menyebabkan penipuan yang mencapai triliunan dolar setiap tahun. (4) Namun sekarang, dunia lebih dekat dengan internet yang benar-benar aman dari ancaman serangan dunia maya yang semakin meningkat. (5) Hal ini berkat diciptakannya prototipe unik oleh ilmuwan internasional yang dapat mengubah cara berkomunikasi secara daring. (6) Penelitian yang dipimpin oleh University of Bristol memiliki potensi untuk melayani jutaan pengguna. (7) Temuan ini berupa jaringan kuantum terbesar yang pernah ada dari jenisnya dan dapat digunakan untuk mengamankan komunikasi daring. (8) Dengan menerapkan teknik baru yang memanfaatkan hukum fisika sederhana, prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas. (9) Hal ini merupakan terobosan besar karena sejauh ini fisikawan hanya mampu mengembangkan bentuk enkripsi yang aman bagi dua pengguna saja. Apabila gagasan pada bacaan di atas dipisahkan menjadi dua paragraf, pengelompokan kalimat- kalimatnya agar gagasan pada masing-masing paragraf padu dan utuh adalah….
Paragraf 1 diawali oleh kalimat (1) yang membahas saat ini internet menggunakan kode kompleks untuk melindungi kerahasiaan informasi yang dijelaskan lebih rinci pada kalimat (2), (3), (4), dan (5).
Paragraf 2 diawali oleh kalimat (6) yang menjelaskan topik berbeda, yakni penelitian tentang kuantum yang menghasilkan prototipe yang mampu melindungi pesan dari penyusup pada kalimat (7), (8), (9).
Paragraf 1 diawali oleh kalimat (1) yang membahas saat ini internet menggunakan kode kompleks untuk melindungi kerahasiaan informasi yang dijelaskan lebih rinci pada kalimat (2), (3), (4), dan (5).
Paragraf 2 diawali oleh kalimat (6) yang menjelaskan topik berbeda, yakni penelitian tentang kuantum yang menghasilkan prototipe yang mampu melindungi pesan dari penyusup pada kalimat (7), (8), (9).
1) Saat ini internet menggunakan kode kompleks untuk melindungi kerahasiaan informasi. (2) Akan tetapi, para peretas semakin mahir mencari segala cara untuk mengalahkan sistem itu. (3) Hal ini tidak hanya menyebabkan pelanggaran privasi besar, tetapi juga menyebabkan penipuan yang mencapai triliunan dolar setiap tahun. (4) Namun sekarang, dunia lebih dekat dengan internet yang benar-benar aman dari ancaman serangan dunia maya yang semakin meningkat. (5) Hal ini berkat diciptakannya prototipe unik oleh ilmuwan internasional yang dapat mengubah cara berkomunikasi secara daring. (6) Penelitian yang dipimpin oleh University of Bristol memiliki potensi untuk melayani jutaan pengguna. (7) Temuan ini berupa jaringan kuantum terbesar yang pernah ada dari jenisnya dan dapat digunakan untuk mengamankan komunikasi daring. (8) Dengan menerapkan teknik baru yang memanfaatkan hukum fisika sederhana, prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas. (9) Hal ini merupakan terobosan besar karena sejauh ini fisikawan hanya mampu mengembangkan bentuk enkripsi yang aman bagi dua pengguna saja. Ungkapan prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas pada kalimat (8) dapat disempurnakan menjadi …
Kalimat (8) Dengan menerapkan teknik baru yang memanfaatkan hukum fisika sederhana, prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas memiliki makna prototipe dengan menerapkan teknik baru mampu melindungi pesan. Kalimat tersebut tidak logis karena ilmuwanlah yang menerapkan teknik baru dan membuat prototipe mampu melindungi pesan. Jadi ungkapan pada kalimat (8) disempurnakan menjadi para ilmuwan membuat prototipe yang mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas.
Kalimat (8) Dengan menerapkan teknik baru yang memanfaatkan hukum fisika sederhana, prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas memiliki makna prototipe dengan menerapkan teknik baru mampu melindungi pesan. Kalimat tersebut tidak logis karena ilmuwanlah yang menerapkan teknik baru dan membuat prototipe mampu melindungi pesan. Jadi ungkapan pada kalimat (8) disempurnakan menjadi para ilmuwan membuat prototipe yang mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas.
1) Saat ini internet menggunakan kode kompleks untuk melindungi kerahasiaan informasi. (2) Akan tetapi, para peretas semakin mahir mencari segala cara untuk mengalahkan sistem itu. (3) Hal ini tidak hanya menyebabkan pelanggaran privasi besar, tetapi juga menyebabkan penipuan yang mencapai triliunan dolar setiap tahun. (4) Namun sekarang, dunia lebih dekat dengan internet yang benar-benar aman dari ancaman serangan dunia maya yang semakin meningkat. (5) Hal ini berkat diciptakannya prototipe unik oleh ilmuwan internasional yang dapat mengubah cara berkomunikasi secara daring. (6) Penelitian yang dipimpin oleh University of Bristol memiliki potensi untuk melayani jutaan pengguna. (7) Temuan ini berupa jaringan kuantum terbesar yang pernah ada dari jenisnya dan dapat digunakan untuk mengamankan komunikasi daring. (8) Dengan menerapkan teknik baru yang memanfaatkan hukum fisika sederhana, prototipe yang dibuat para ilmuwan ini mampu melindungi pesan dari penyusup sehingga transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas. (9) Hal ini merupakan terobosan besar karena sejauh ini fisikawan hanya mampu mengembangkan bentuk enkripsi yang aman bagi dua pengguna saja. Dari bacaan di atas, kalimat yang berpola dasar sama dengan kalimat Masalah tersebut memengaruhi bukan hanya kondisi finansial, melainkan juga kondisi emosi anggota keluarga sepanjang periode adalah…
Masalah tersebut (subjek) memengaruhi (predikat) bukan hanya kondisi finansial (objek), melainkan (konjungsi setara) juga kondisi emosi anggota keluarga sepanjang periode(objek).
Kalimat tersebut berupa kalimat majemuk setara dan predikat berbentuk kata kerja aktif transitif.
Akan tetapi, para peretas (S) semakin mahir (P)
Hal ini (S) tidak hanya menyebabkan (P) pelanggaran privasi besar (O), tetapi juga (konjungsi setara) menyebabkan (P) pe- nipuan yang mencapai triliunan dolar (0) setiap tahun (K)
Namun sekarang, dunia (S) lebih dekat (P) dengan internet yang benar-benar aman dari ancaman serangan dunia maya yang semakin meningkat (K)
Dengan menerapkan teknik baru yang me- manfaatkan hukum fisika sederhana (K) prototipe yang dibuat para ilmuwan ini (S) mampu melindungi (P) pesan dari penyu- sup (0) sehingga (konjungsi bertingkat) transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas (K)
Hal ini (S) merupakan (P) terobosan besar (pel) karena sejauh ini fisikawan hanya mampu mengembangkan bentuk enkripsi yang aman bagi dua pengguna saja (K)
Berdasarkan analisis di atas, kalimat yang berpola sama adalah kalimat (3).
Masalah tersebut (subjek) memengaruhi (predikat) bukan hanya kondisi finansial (objek), melainkan (konjungsi setara) juga kondisi emosi anggota keluarga sepanjang periode(objek).
Kalimat tersebut berupa kalimat majemuk setara dan predikat berbentuk kata kerja aktif transitif.
Akan tetapi, para peretas (S) semakin mahir (P)
Hal ini (S) tidak hanya menyebabkan (P) pelanggaran privasi besar (O), tetapi juga (konjungsi setara) menyebabkan (P) pe- nipuan yang mencapai triliunan dolar (0) setiap tahun (K)
Namun sekarang, dunia (S) lebih dekat (P) dengan internet yang benar-benar aman dari ancaman serangan dunia maya yang semakin meningkat (K)
Dengan menerapkan teknik baru yang me- manfaatkan hukum fisika sederhana (K) prototipe yang dibuat para ilmuwan ini (S) mampu melindungi (P) pesan dari penyu- sup (0) sehingga (konjungsi bertingkat) transaksi informasi lebih dari dua pihak dapat dilakukan tanpa rasa cemas (K)
Hal ini (S) merupakan (P) terobosan besar (pel) karena sejauh ini fisikawan hanya mampu mengembangkan bentuk enkripsi yang aman bagi dua pengguna saja (K)
Berdasarkan analisis di atas, kalimat yang berpola sama adalah kalimat (3).
(1) Transformasi, kreativitas, inovasi, dan produktivitas yang meningkat selama masa Covid-19 menguatkan keyakinan kita bahwa perguruan tinggi di Indonesia mampu menghasilkan karya unggul. (2) Sinergi lintas disiplin keilmuan, lintas perguruan tinggi, dan lintas institusi terbukti mampu menghasilkan karya inovatif. (3) Transformasi digital harus diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menciptakan kolaborasi antarperguruan tinggi serta dunia industri. (4) Penguatan infrastruktur jaringan internet menjadi agenda yang harus segera dituntaskan.
(5) Penguatan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran dan pengembangan platform pembelajaran menjadi tugas bersama.
(6) Program pemulihan ekonomi berbasis kekuatan kampus perlu dirancang dan diimplementasikan. (7) Berbagai program kampus merdeka dapat diimplementasikan untuk mewujudkan itu, baik melalui kegiatan KKN, mahasiswa membangun desa, mahasiswa penggerak UMKM, mahasiswa kerelawanan, maupun mahasiswa kewirausahaan. (8) Di dalam setiap kesulitan terkandung peluang melimpah. (9) Kreativitas dan semangatlah yang akan menemukan kemudahan dan peluang tersebut. (10) Saat ini bagi civitas akademika untuk bangkit menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik, membangun Indonesia maju, Indonesia makmur, sejahtera, dan berkeadilan. Dari bacaan di atas, frasa yang berpola makna sama dengan frasa perwira menengah adalah…
Trik Praktis
Frasa adalah kumpulan kata dalam satu pola. Cara mencari frasa sebentuk, yaitu:
1) Menentukan jenis kata (kata benda, kata sifat, kata kerja, dan kata bilangan)
2) Menentukan inti dan penjelas
3) Menentukan jenis kata dasar dan kata berimbuhan
4) Menentukan jenis frasa perwira (kata benda) menengah (kata keterangan)
karya (kata benda) unggul (kata sifat)
dunia (kata benda) industri (kata benda)
mutu (kata benda) pendidikan (kata benda)
pemulihan (kata benda) ekonomi (kata benda)
peluang (kata benda) melimpah (kata keterangan)
Jadi, jenis frasa yang sepola dengan frasa perwira menengah, yaitu frasa peluang melimpah.
Trik Praktis
Frasa adalah kumpulan kata dalam satu pola. Cara mencari frasa sebentuk, yaitu:
1) Menentukan jenis kata (kata benda, kata sifat, kata kerja, dan kata bilangan)
2) Menentukan inti dan penjelas
3) Menentukan jenis kata dasar dan kata berimbuhan
4) Menentukan jenis frasa perwira (kata benda) menengah (kata keterangan)
karya (kata benda) unggul (kata sifat)
dunia (kata benda) industri (kata benda)
mutu (kata benda) pendidikan (kata benda)
pemulihan (kata benda) ekonomi (kata benda)
peluang (kata benda) melimpah (kata keterangan)
Jadi, jenis frasa yang sepola dengan frasa perwira menengah, yaitu frasa peluang melimpah.
(1) Transformasi, kreativitas, inovasi, dan produktivitas yang meningkat selama masa Covid-19 menguatkan keyakinan kita bahwa perguruan tinggi di Indonesia mampu menghasilkan karya unggul. (2) Sinergi lintas disiplin keilmuan, lintas perguruan tinggi, dan lintas institusi terbukti mampu menghasilkan karya inovatif. (3) Transformasi digital harus diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menciptakan kolaborasi antarperguruan tinggi serta dunia industri. (4) Penguatan infrastruktur jaringan internet menjadi agenda yang harus segera dituntaskan.
(5) Penguatan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran dan pengembangan platform pembelajaran menjadi tugas bersama.
(6) Program pemulihan ekonomi berbasis kekuatan kampus perlu dirancang dan diimplementasikan. (7) Berbagai program kampus merdeka dapat diimplementasikan untuk mewujudkan itu, baik melalui kegiatan KKN, mahasiswa membangun desa, mahasiswa penggerak UMKM, mahasiswa kerelawanan, maupun mahasiswa kewirausahaan. (8) Di dalam setiap kesulitan terkandung peluang melimpah. (9) Kreativitas dan semangatlah yang akan menemukan kemudahan dan peluang tersebut. (10) Saat ini bagi civitas akademika untuk bangkit menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik, membangun Indonesia maju, Indonesia makmur, sejahtera, dan berkeadilan. Kalimat yang tidak logis dalam bacaan di atas adalah…
Ingat! Ingat!
Kalimat tidak logis adalah kalimat yang ti-
dak masuk akal. Kalimat logis merupakan salah satu syarat kalimat efektif. Penyebab kalimat tidak logis adalah pilihan kata yang kurang tepat atau salah satu unsur kalimat (S atau P) tidak ada.
Kalimat yang tidak logis dalam bacaan tersebut adalah kalimat (10) Saat ini bagi civitas akademika untuk bangkit menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik (K) membangun (P) Indonesia maju (0), Indonesia Makmur (0) Sejahtera (0) dan berkeadilan (O).
Kalimat tersebut tidak memiliki unsur S. Perbaikannya Saat ini, civitas akademika harus bangkit untuk menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik, membangun Indonesia maju, Indonesia makmur, sejahtera, dan berkeadilan.
Ingat! Ingat!
Kalimat tidak logis adalah kalimat yang ti-
dak masuk akal. Kalimat logis merupakan salah satu syarat kalimat efektif. Penyebab kalimat tidak logis adalah pilihan kata yang kurang tepat atau salah satu unsur kalimat (S atau P) tidak ada.
Kalimat yang tidak logis dalam bacaan tersebut adalah kalimat (10) Saat ini bagi civitas akademika untuk bangkit menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik (K) membangun (P) Indonesia maju (0), Indonesia Makmur (0) Sejahtera (0) dan berkeadilan (O).
Kalimat tersebut tidak memiliki unsur S. Perbaikannya Saat ini, civitas akademika harus bangkit untuk menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik, membangun Indonesia maju, Indonesia makmur, sejahtera, dan berkeadilan.
(1) Transformasi, kreativitas, inovasi, dan produktivitas yang meningkat selama masa Covid-19 menguatkan keyakinan kita bahwa perguruan tinggi di Indonesia mampu menghasilkan karya unggul. (2) Sinergi lintas disiplin keilmuan, lintas perguruan tinggi, dan lintas institusi terbukti mampu menghasilkan karya inovatif. (3) Transformasi digital harus diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menciptakan kolaborasi antarperguruan tinggi serta dunia industri. (4) Penguatan infrastruktur jaringan internet menjadi agenda yang harus segera dituntaskan.
(5) Penguatan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran dan pengembangan platform pembelajaran menjadi tugas bersama.
(6) Program pemulihan ekonomi berbasis kekuatan kampus perlu dirancang dan diimplementasikan. (7) Berbagai program kampus merdeka dapat diimplementasikan untuk mewujudkan itu, baik melalui kegiatan KKN, mahasiswa membangun desa, mahasiswa penggerak UMKM, mahasiswa kerelawanan, maupun mahasiswa kewirausahaan. (8) Di dalam setiap kesulitan terkandung peluang melimpah. (9) Kreativitas dan semangatlah yang akan menemukan kemudahan dan peluang tersebut. (10) Saat ini bagi civitas akademika untuk bangkit menggali kreativitas dan energi positif demi membangun hari esok yang lebih baik, membangun Indonesia maju, Indonesia makmur, sejahtera, dan berkeadilan. Bentuk per-an pada kata perguruan dalam kalimat (1) mempunyai kesamaan makna dengan bentuk per-an dalam kalimat ….
Per-an pada kata perguruan bermakna tempat semakna dengan per-an pada kata perairan bermakna tempat atau laut yang merupakan kawasan suatu negara pertalian bermakna perihal hubungan pelajaran bermakna hal yang dipelajari persuratkabaran bermakna perihal surat kabar perkapalan bermakna perihal kapal
Per-an pada kata perguruan bermakna tempat semakna dengan per-an pada kata perairan bermakna tempat atau laut yang merupakan kawasan suatu negara pertalian bermakna perihal hubungan pelajaran bermakna hal yang dipelajari persuratkabaran bermakna perihal surat kabar perkapalan bermakna perihal kapal
(1) Pada zaman ketika semakin banyak orang berpaling pada […] penyembuhan holistik, terapi musik merupakan media yang ampuh dan tidak berbahaya. (2) Terapi musik berhasil diterapkan pada individu dari berbagai usia. (3) Terapi musik pun mampu menjadi jalan keluar untuk mengataasi permasalahan emosional.
(4) Musik telah menjadi wadah untuk ekspresi dan komunikasi, dan tanpa kita sadari musik juga digunakan untuk memanipulasi perasaan. (5) Musik juga salah satu cara untuk membuat anak menjadi tenang. […].
(6) Terapi musik juga dapat meningkatkan fungsi mental, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan rasa sejahtera. (7) Musik adalah alat yang bermanfaat bagi seseorang untukmenemukan harmoni di dalam dirinya. (8) Hal ini diperlukan karena dengan adanya harmoni di dalam diri seseorang, ia akan lebih mudah mengatasi stres dan rasa sakitnya. (9) Musik banyak digunakan untuk menyembuhkan, menenangkan, kondisi fisik dan memperbaiki fisiologi. (10) Pada intinya, mendengarkan musik dapat mengubah suasana hati. Kata yang tepat untuk mengisi rumpang pada frasa … penyembuhan dalam kalimat (1) adalah…
Frasa adalah kumpulan kata dalam satu pola. Alternatif => pilihan di antara dua; sistem => perangkat unsur secara teratur; metode => cara kerja yang teratur; praktik => pelaksanaan; pola => cara kerja. Sesuai dengan konteks kalimat (1), kata yang tepat untuk mengisi rumpang pada frasa (….) penyembuhan adalah metode sehingga menjadi frasa metode penyembuhan.
Frasa adalah kumpulan kata dalam satu pola. Alternatif => pilihan di antara dua; sistem => perangkat unsur secara teratur; metode => cara kerja yang teratur; praktik => pelaksanaan; pola => cara kerja. Sesuai dengan konteks kalimat (1), kata yang tepat untuk mengisi rumpang pada frasa (….) penyembuhan adalah metode sehingga menjadi frasa metode penyembuhan.
(1) Puntung rokok adalah salah satu bentuk sampah yang paling umum di dunia yang menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. (2) Analisis distribusi sampah puntung rokok di lingkungan perkotaan dapat menghasilkan wawasan yang berguna untuk intervensi lebih lanjut mengurangi sampah ini. (3) Informasi tentang puntung rokok yang dibuang di ruang publik dikumpulkan melalui pengamatan sosial sistematis di berbagai sampel daerah di Madrid, Spanyol. (…). (4) Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan lokasi sebagai parameter utama.
(5) Ditemukan bahwa lokasi perhotelan dan perhentian angkutan umum merupakan tempat dengan konsentrasi puntung rokok tertinggi. (6) Lokasi selanjutnya adalah pintu masuk lokasi pendidikan dan taman bermain. (7) Daerah (…) kota menunjukkan jumlah puntung rokok tertinggi dibandingkan dengan daerah pinggiran kota. (8) Penelitian ini merupakan studi yang memperkirakan dan memetakan sampah puntung rokok di wilayah perkotaan besar. (9) Temuan dalam penelitian ini menunjukkan sifat puntung rokok yang ada di mana-mana di lingkungan perkotaan. (10) Oleh karena itu, diperlukan adanya intervensi untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah…
Ingat! Ingat!
Kalimat pasif memiliki ciri-ciri:
Subjeknya orang ke-3:
1) Subjek akan berubah menjadi objek dan objek akan berubah menjadi subjek.
2) Imbuhan predikat akan berubah, me menjadi di, memper- menjadi diper-, dll
Subjeknya orang pertama:
1) Objek akan berubah menjadi subjek
2) Imbuhan pada predikat akan dihilan gkan dan menjadi kata dasar.
3) Subjek dan predikat yang berubah menjadi kata dasar akan bergabung membentuk predikat.
Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah Pengumpulan data dilakukan untuk mengukur kepadatan puntung rokok di ruang publik di seluruh kota. Hal tersebut disesuaikan dengan kalimat sebelumnya dan sesudahnya.
Ingat! Ingat!
Kalimat pasif memiliki ciri-ciri:
Subjeknya orang ke-3:
1) Subjek akan berubah menjadi objek dan objek akan berubah menjadi subjek.
2) Imbuhan predikat akan berubah, me menjadi di, memper- menjadi diper-, dll
Subjeknya orang pertama:
1) Objek akan berubah menjadi subjek
2) Imbuhan pada predikat akan dihilan gkan dan menjadi kata dasar.
3) Subjek dan predikat yang berubah menjadi kata dasar akan bergabung membentuk predikat.
Kalimat pasif yang tepat untuk mengisi rumpang pada paragraf 1 adalah Pengumpulan data dilakukan untuk mengukur kepadatan puntung rokok di ruang publik di seluruh kota. Hal tersebut disesuaikan dengan kalimat sebelumnya dan sesudahnya.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah…
Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah pembauran. Berdasarkan KBBI, difusi memiliki makna percampuran. Percampuran sama dengan pembauran.
Sinonim kata difusi dalam kalimat (1) adalah pembauran. Berdasarkan KBBI, difusi memiliki makna percampuran. Percampuran sama dengan pembauran.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Frasa yang tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata…
Frasa tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata tradisional. Berdasarkan KBBI, tradisional bermakna sikap atau cara berpikir serta bertindak selalu berpegang teguh pada norma dan adat secara turun temurun. Asosiatif merupakan pergeseran makna dari suatu kata yang timbul akibat adanya persamaan sifat.
Frasa tidak menghendaki perubahan kalimat (5) memiliki makna asosiatif dengan kata tradisional. Berdasarkan KBBI, tradisional bermakna sikap atau cara berpikir serta bertindak selalu berpegang teguh pada norma dan adat secara turun temurun. Asosiatif merupakan pergeseran makna dari suatu kata yang timbul akibat adanya persamaan sifat.
(1) Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok lain dengan adanya kontak antarkelompok atau melalui proses difusi. (2) Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. (3) Adopsi tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam, dan sejenisnya.
(4) Perkembangan zaman juga mendorong terjadinya perubahan-perubahan di segala bidang termasuk dalam kebudayaan. (5) Mau tidak mau kebudayaan yang dianut semua kelompok akan bergeser, baik secara lambat maupun cepat, yang akan menimbulkan konflik antara kelompok yang menghendaki perubahan dan yang tidak menghendaki perubahan. (6) Hal yang terpenting dalam proses pengembangan suatu kebudayaan adalah adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku regular yang ditampilkan oleh para penganutnya. (7) Tidak jarang perilaku yang ditampilkan kelompok tertentu bertolak belakang dengan perilaku yang dianut di dalam kelompok sosialnya. (8) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai- nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok. Perumpamaan pada teks di atas ditemukan pada…
Perumpamaan merupakan perbandingan antara manusia/ benda dengan hal lainnya yang memiliki persamaan sifat. Bentuk perbandingan langsung dinyatakan dengan kata seperti, bagaikan, ibarat, seumpama, bak. Sementara itu, perbandingan secara tidak langsung dinyatakan secara implisit tanpa menggunakan kata perbandingan.
Bentuk perumpamaan ditemukan pada kalimat (E) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai-nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok.
Perumpamaan merupakan perbandingan antara manusia/ benda dengan hal lainnya yang memiliki persamaan sifat. Bentuk perbandingan langsung dinyatakan dengan kata seperti, bagaikan, ibarat, seumpama, bak. Sementara itu, perbandingan secara tidak langsung dinyatakan secara implisit tanpa menggunakan kata perbandingan.
Bentuk perumpamaan ditemukan pada kalimat (E) Oleh karena itu, kontrol sosial diperlukan untuk memfilter nilai-nilai yang sesuai dengan kebudayaan suatu kelompok.
(1) Kota-kota besar di Indonesia saat ini telah mengembangkan diri untuk lebih ramah terhadap lingkungan serta berupaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (2) Di Yogyakarta, upaya mewujudkan nuansa kota yang ramah lingkungan dibentuk oleh kalangan pemuda yang melakukan kampanye tentang perlunya menanam tumbuhan rindang di perkotaan, juga mengajari tata cara berkebun di lahan sempit. (3) Aksi kolektif yang dibangun oleh masyarakat mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap penyelesaian masalah lingkungan yang dimulai dari skala individu. (4) Mereka bergabung untuk mewujudkan cita-cita yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan akibat sampah yang dibuang sembarangan, menurunnya kualitas kota, dan kurangnya ruang hijau. (5) Kegiatan ini dikenal dengan Jogja Berkebun yang terdiri atas berbagai macam latar belakang profesi yang berbeda, mulai dari profesional, wiraswasta, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
(6) Komunitas-komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan dari infrastruktur fisik atau nonfisik kampung hingga ruang publik. (7) Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung di mana masyarakatnya berusaha untuk menyelesaikan masalah lingkungan di kampungnya. (8) Didorong oleh pendampingan beberapa universitas di Jakarta. (9) Masyarakat kemudian mulai mengembangkan program kampung hijau sebagai kampanye menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan di kampung- kampung padat penduduk ibu kota. Tujuan penulisan kalimat (7) pada bacaan di atas adalah untuk ….
Dalam kalimat (6) berisi komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sedangkan kalimat (7) berisi Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung. Frasa di Jakarta menunjukkan contoh komunitas di perkotaan. Berdasarkan hubungan kalimatnya, tujuan penulisan kalimat (7) memberikan contoh.
Dalam kalimat (6) berisi komunitas masyarakat perkotaan secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sedangkan kalimat (7) berisi Di Jakarta, upaya penyelamatan lingkungan ada di sekitar area kampung. Frasa di Jakarta menunjukkan contoh komunitas di perkotaan. Berdasarkan hubungan kalimatnya, tujuan penulisan kalimat (7) memberikan contoh.